Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Teknologi
  3. Demam Robot Humanoid di China Picu Lonjakan Penyewaan

Demam Robot Humanoid di China Picu Lonjakan Penyewaan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
16 Maret 2025, 10.35 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Robot Humanoid
Dua robot humanoid berjalan maju di aula ekshibisi Unitree Robotics di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 20 Februari 2025. (Xinhua/Huang Zongzhi)

HANGZHOU, JurnalPost.com - Dalam penampilan yang memukau di sebuah pertunjukan yang belum lama ini digelar di Hangzhou, pusat teknologi terkemuka di China timur, belasan robot humanoid berputar dan meliuk dalam sinkronisasi yang sempurna, sendi-sendi mereka berderit mengikuti irama musik yang ceria saat penampilan robot-robot itu memukau penonton dan mengundang sorak-sorai.

Pertunjukan ini mencerminkan tren yang berkembang, dengan semakin banyak bisnis dan individu menyewa robot humanoid untuk pertunjukan, pameran, dan siaran langsung guna menarik perhatian publik.

IKLAN

Robot-robot ini menjadi terkenal awal tahun ini ketika satu armada robot dari Unitree, sebuah perusahaan rintisan (startup) robotika asal China, memukau penonton dengan tarian tersinkronisasi dalam balutan jaket berwarna-warni di Gala Festival Musim Semi (Spring Festival Gala), tercatat sebagai salah satu siaran yang paling banyak ditonton di China. Perhatian publik yang luar biasa dan demam robot yang muncul setelah pertunjukan itu menjadikan robot-robot ini komoditas yang sangat diminati di pasar penyewaan.

robot humanoid
Baca Juga

Robot Humanoid Catat 9,39 Detik di Lari 100 Meter, Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt

"Pesanan untuk penyewaan robot humanoid G1 dari Unitree melonjak sejak awal Februari, dengan pemesanan yang sudah penuh hingga akhir Maret," kata Gao Lai, yang telah menggeluti bisnis penyewaan robot selama lebih dari satu dekade. Perusahaannya menyediakan robot-robot yang disewa untuk pertunjukan di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang.

"Harga sewa harian untuk robot humanoid berkisar antara 8.000 hingga 15.000 yuan (1 yuan = Rp2.268). Dengan melonjaknya permintaan, kami memperkirakan pendapatan kami akan naik 80 persen tahun ini," imbuh Gao.

Dalam hal presale, model G1 dari Unitree dibanderol mulai dari 99.000 yuan, sementara model H1 memiliki harga awal 650.000 yuan.

Para pelaku industri mengatakan kepada Xinhua bahwa meningkatnya permintaan robot untuk acara bisnis, pameran, dan pertunjukan mendorong ekspansi pasar penyewaan robot, yang mana hal ini memiliki potensi besar.

Kolaborasi Teknologi AI dan Kreativitas Manusia
Baca Juga

AI vs Ilustrator: Perubahan Kompetensi yang Dibutuhkan Tenaga Kerja Kreatif di Era Digital

Di Xianyu, yang merupakan salah satu platform perdagangan barang bekas terbesar di China, menyewa satu robot Unitree dapat menelan biaya ribuan yuan, yang sering kali mencakup biaya transportasi, penyesuaian mesin, dan dukungan di lokasi.

Di Distrik Yuhang, Hangzhou, yang baru-baru ini mengadakan pertunjukan, otoritas setempat berencana mengadakan lebih banyak pertunjukan robot dan sesi pelatihan di area pedesaan dengan menyewa robot.

IKLAN

"Menari bersama robot menarik perhatian, dan kami berharap dapat bermitra dengan berbagai perusahaan untuk memperkenalkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ke komunitas pedesaan," kata Zhang Jingcan, seorang pejabat distrik.

"Konsep robot humanoid bukanlah hal baru. Sejak yang pertama dikembangkan di Jepang pada 1960-an, robot humanoid menjadi titik fokus persaingan global," kata Xiong Rong, profesor di Universitas Zhejiang sekaligus kepala Pusat Inovasi Robot Humanoid Zhejiang (Zhejiang Humanoid Robot Innovation Center).

AI Content Design
Baca Juga

AI Content Design Berkembang, Kreator Kini Bisa Mengubah Teks Menjadi Konten Siap Publikasi

"Dengan dukungan AI, robot kami berkembang lebih cepat dari yang saya perkirakan," ujar Wang Xingxing, CEO Unitree Robotics. "Kami telah meningkatkan algoritma perangkat lunak di robot humanoid kami untuk membuatnya lebih lincah dan meningkatkan keterampilan menari mereka."

Namun, masih ada beberapa ketidakpastian dalam menerapkan robot humanoid pada skenario yang lebih kompleks di rumah atau di lingkungan bisnis yang memerlukan interaksi manusia-robot yang lebih fleksibel dan beragam.

"Robot humanoid akan mencapai tingkat kemajuan baru pada akhir tahun ini, dan jika semuanya berjalan lancar, kita dapat melihat mereka diterapkan di beberapa sektor layanan atau industri pada tahun depan atau tahun berikutnya," kata Wang. "Namun, beberapa model untuk penggunaan rumah tangga mungkin akan mengalami penerimaan yang lebih lambat karena persyaratan keamanan yang lebih tinggi."

Seraya menekankan pentingnya keamanan dalam penerapan robot, Xiong mengatakan, "Hanya dengan memastikan keamanan pada interaksi manusia-robot, robot itu sendiri, dan data, kita dapat mencapai produksi skala besar."

Banyak pelaku industri sepakat bahwa tujuan akhir dari robot humanoid adalah untuk berkembang menjadi robot serba guna yang mampu beradaptasi di berbagai lingkungan dan melakukan beragam tugas tanpa bergantung pada lokasi atau peralatan tertentu. Untuk mencapai tujuan ini, dibutuhkan kemajuan di bidang AI, manufaktur canggih, dan material baru, yang didorong oleh kolaborasi akademis dan industri.

Dengan permintaan yang melonjak dan inovasi yang berkelanjutan, pasar robot humanoid di China diperkirakan akan mengalami pertumbuhan eksponensial dalam beberapa tahun mendatang, menguasai pangsa pasar global yang signifikan.

Menurut sebuah laporan mengenai industri robot humanoid yang dirilis di Konferensi AI Dunia (World AI Conference) 2024 di Shanghai, nilai pasar robot humanoid di China diperkirakan mencapai 2,76 miliar yuan tahun lalu. Pada 2029, angka ini diproyeksikan akan mencapai 75 miliar yuan, yang mencakup 32,7 persen dari pasar global. (Xinhua)

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/demam-robot-humanoid-di-china-picu-lonjakan-penyewaan/79212/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.45 WITA

  • #Robot Humanoid

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Udayana Terapkan AGRI-MOTION, Smart Farming Berbasis IoT di Desa Nyanglan

Mahasiswa UGM Kembangkan Anoda Baterai Ion-Natrium dari Jerami Padi dan Limbah Grafit

UNNES Kembangkan Sahabat Sehat PAKAR, Chatbot WhatsApp untuk Literasi Kesehatan Mental Perempuan

Chery Buka Prapemesanan SUV Listrik J6T, Varian Terbaru dengan Fitur Lebih Lengkap

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat
  2. 2

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  3. 3

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  5. 5

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.