Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Menguji Keberanian Bicara: Public Speaking sebagai Kebutuhan Dasar Mahasiswa di Dunia Kerja

Menguji Keberanian Bicara: Public Speaking sebagai Kebutuhan Dasar Mahasiswa di Dunia Kerja

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
02 Desember 2025, 16.15 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Menguji Keberanian Bicara: Public Speaking sebagai Kebutuhan Dasar Mahasiswa di Dunia Kerja

Oleh: Hanna

JurnalPost.com - Di era persaingan kerja yang semakin ketat, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup menjadi bekal utama lulusan perguruan tinggi. Perusahaan kini mencari talenta yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mampu menyampaikan ide dengan jelas, meyakinkan, dan profesional. Di sinilah public speaking menjadi kebutuhan dasar setiap mahasiswa sebelum melangkah ke dunia kerja. Keterampilan berbicara di depan umum bukan sekadar modal presentasi tugas kuliah, tetapi jembatan penting untuk membangun kepercayaan diri, jejaring profesional, dan citra diri di ruang kerja.

IKLAN

Banyak mahasiswa yang sebenarnya memiliki gagasan brilian, namun ragu menyampaikannya karena takut salah, malu dinilai orang lain, atau merasa kurang percaya diri. Melatih public speaking sejak di bangku kuliah membantu mahasiswa belajar menerima dan menghargai dirinya sendiri, sekaligus mengelola rasa cemas saat tampil. Saat seseorang berani menjadi dirinya sendiri dan mampu mengomunikasikan pikirannya secara terbuka, peluang untuk didengar, dihargai, dan diakui di lingkungan profesional menjadi jauh lebih besar. Keberanian inilah yang kelak dibutuhkan saat memimpin rapat, mempresentasikan proyek, atau melakukan negosiasi dengan klien.

Public Speaking
Baca Juga

Public Speaking: Skill Wajib Mahasiswa Biar Makin Pede di Kehidupan Sehari-hari

Berbagai pelatihan dan praktik public speaking di kampus dapat menjadi “laboratorium sosial” bagi mahasiswa. Melalui simulasi presentasi, sesi berbagi pengalaman, hingga latihan menyampaikan pendapat di depan teman sekelas, mahasiswa belajar menyusun alur bicara, memilih diksi yang tepat, serta menjaga bahasa tubuh dan intonasi suara. Suasana yang suportif dan saling mengapresiasi membuat mereka merasa aman untuk mencoba, melakukan kesalahan, dan memperbaiki diri. Kebiasaan ini akan membentuk pola pikir bahwa berbicara di depan umum adalah keterampilan yang bisa dilatih, bukan bakat bawaan semata.

IKLAN

Dosen UPN Veteran Jawa Timur, yang diinisiasi oleh dosen dan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi ini diisi dengan sesi interaktif mengenai pentingnya menjadi diri sendiri, mengenali kekuatan pribadi, hingga praktik langsung berbicara di depan teman sekelas. Dosen pembimbing, Ade Kusuma, M.I.Kom, membuka kegiatan dengan menyampaikan pentingnya kepercayaan diri di usia remaja.

“Kepercayaan diri bukan hanya tentang berani tampil, tapi tentang menerima diri sendiri secara utuh. Saat seseorang bisa menjadi dirinya sendiri, di situlah bahagia yang sejati muncul,” ungkap Ade Kusuma saat menyapa para siswa.

Kegiatan ini sebagai ruang kreasi mahasiswa Ilmu Komunikasi: Ananda Salma Armelita, Alesandro Naysa Pangeran, Muhammad Thariq Taqi, Devina Rizky Laurentia, Meisya Ayu Faradila di SMP Negeri 1 Sedati.

Confident Classroom Presentation Moment
Baca Juga

Bukan Tidak Bisa, Hanya Belum Terbiasa: Membangun Percaya Diri Saat Berbicara di Depan Umum

Selain itu, public speaking juga berkaitan erat dengan kemampuan memahami dan mengelola emosi. Mahasiswa belajar mengenali sumber kecemasan, membedakan kritik yang membangun dan komentar yang menjatuhkan, serta membiasakan diri untuk tetap tenang di bawah tekanan. Di dunia kerja, kemampuan ini sangat berharga ketika harus menyampaikan kabar kurang menyenangkan, membela keputusan tim, atau menghadapi audiens yang kritis. Public speaking yang baik bukan hanya soal fasih berbicara, tetapi juga soal keteguhan sikap, empati, dan kemampuan membaca situasi.

Pada akhirnya, menjadikan public speaking sebagai kebutuhan dasar mahasiswa berarti menyiapkan mereka untuk menjadi profesional yang siap tampil, memimpin, dan berkontribusi secara nyata. Kampus yang serius mengintegrasikan pelatihan public speaking ke dalam kegiatan kurikuler maupun ko-kurikuler sesungguhnya sedang menyiapkan lulusan yang tidak hanya “siap kerja” di atas kertas, tetapi juga siap hadir dan bersuara di ruang-ruang pengambilan keputusan. Sebab, di dunia kerja modern, ide yang baik baru akan berdampak jika mampu dikomunikasikan dengan jelas dan meyakinkan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/menguji-keberanian-bicara-public-speaking-sebagai-kebutuhan-dasar-mahasiswa-di-dunia-kerja/88643/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.47 WITA

  • #Berita Mahasiswa
  • #Dunia Kerja
  • #Public Speaking

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pilihan Editor

  1. 1 Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat
  2. 2

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  3. 3

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  4. 4

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  5. 5

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.