JURNALPOST - Siapa yang tak tahu Qualcomm, perusahaan raksasa yang produknya sudah pasti tersemat di setiap smartphone. Saat ini perusahaan asal amerika tersebut mencoba melebarkan sayap perusahaannya. Kini mereka merambah bisnis chip untuk drone.
Memang saat ini penggunaan drone sedang moncer-moncer-nya. Baik itu untuk petualangan atau pun digunakan oleh para professional.
Qualcomm pun tak membuang begitu saja peluang emas ini, mereka memutuskan turut andil dalam pembuatan drone. Namun mereka tidak akan bermain sendiri dalam bisnis drone ini. Mereka nantinya akan tetap menggandeng beberapa perusahaan pembuat drone, mereka hanya akan memasok chip yang akan digunakan sebagai otak dari drone yang akan dibuat
Perusahaan asal Amerika tersebut juga mengatakan bahwa mereka sudah memiliki chip pertama yang akan disematkan di dalam drone. Mereka memberi nama Snapdragon 800 untuk chip pertama mereka.
Selama ini drone kerap kali digunakan sebagai alat untuk mengambil foto dari jarak jauh. Namun dengan menggunakan Snapdragon 800 ini mereka akan merubah drone menjadi alat untuk tujuan fotografi dan pembuatan video.
Selain itu drone juga membutuhkan sistem pengendalian dan komunikasi yang baik,maka dari itu tak menampik kemugkinan fitur tersebut ada di dalam chip Snapdragon 800.
Selama digunakan untuk otak ponsel, snapdragon sudah menunjukan kinerja terbaiknya. Qualcomm menilai Snapdragon 800 sudah mumpuni untuk disematkan di dalam drone.
Mereka mengatakan ponsel yang memakai prosesor ini telah menunjukan hasil berupa kualitas kamera yang sangat baik saat digunakan untuk memotret.
Mereka juga mengklaim biaya pembuatan drone bisa ditekan dengan hadirnya prosesor Qualcomm Snapdragon 800. Proses kerja chip ini adalah dengan menangani beberapa kebutuhan komputasi sekaligus.
Namun sampai detik ini konsumen nampaknya harus bersabar diri dulu. Seperti yang telah dikutip dari situs Ubergizmo, Qualcomm baru akan mengumumkan keseriusannya dalam merambah bisnis drone pada bulan September mendatang.
Kita tunggu saja bagaimana action Qualcomm dalam merambah bisnis ke dunia drone. Akankah sesukses bisnis mereka di smartphone?
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda