Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Jadi Mitra Strategis, Menteri Agama Gandeng Ormas Islam Perkuat Nasionalisme Inklusif

Jadi Mitra Strategis, Menteri Agama Gandeng Ormas Islam Perkuat Nasionalisme Inklusif

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
30 Juli 2025, 22.17 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Menteri Agama

Jakarta, Bimas Islam, JurnalPost.com — Kementerian Agama, kata Menteri Agama Nasaruddin Umar, berkomitmen untuk terus mendorong penguatan moderasi beragama sebagai agenda nasional. Hal ini dilakukan melalui berbagai program kolaboratif dengan ormas, lembaga pendidikan, dan komunitas lintas iman.

Dalam forum Dialog Nasional Ormas Islam dan OKP Islam yang digelar Direktorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam di Auditorium HM. Rasjidi, Kemenag RI, Jakarta, Rabu (30/7/2025), Menag menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan gagasan dan membangun sinergi antar-elemen umat Islam dalam merespons dinamika kebangsaan.

IKLAN

“Tema dan kegiatan ini sangat bagus, serta menjadi momen kita duduk bersama, bersinergi dan berkolaborasi. Ormas Islam adalah mitra strategis Kemenag, tidak hanya menjadi penjaga moral, tapi juga pelopor solusi,” tandasnya.

Menteri Agama
Baca Juga

Buka Ijtimak Ulama Tafsir Al-Qur’an, Menag Dorong Pendekatan Tafsir Induktif dan Berwawasan Keindonesiaan

Dalam arahannya, Menag menggarisbawahi pentingnya nasionalisme inklusif sebagai fondasi utama dalam merawat keberagaman bangsa, terlebih di tengah ketegangan geopolitik global yang kian kompleks. Menurutnya, nasionalisme yang terbuka dan menghargai perbedaan merupakan kekuatan khas Indonesia dalam menjaga harmoni antarumat beragama.

“Nasionalisme yang eksklusif hanya akan melahirkan segregasi. Kita butuh nasionalisme inklusif yang mampu mengintegrasikan keberagaman tanpa menegasikan identitas agama, budaya, maupun etnis,” ujar Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut.

Ia menekankan bahwa nasionalisme Indonesia berdiri di atas semangat Pancasila—bukan berbasis etnis maupun agama tertentu seperti di sejumlah negara lain—melainkan mengakomodasi seluruh elemen bangsa secara setara dan tanpa diskriminasi.

“Islam bukan dari Indonesia, Hindu bukan dari Indonesia, Kristen pun bukan. Tapi semua bisa tumbuh dalam konteks kebudayaan Indonesia. Di sinilah pentingnya proses indonesianisasi ajaran, bukan arabisasi, bukan indiaisasi, bukan westernisasi,” tegasnya.

Foro Menag
Baca Juga

STQH Nasional 2025, Menag: Merawat Lingkungan adalah Bentuk Zikir Sosial

IKLAN

Menag juga menyampaikan bahwa tantangan geopolitik saat ini menguji ketahanan nilai-nilai kebangsaan. Ketika banyak negara mengalami fragmentasi identitas, Indonesia justru mampu menjaga keutuhan berkat pendekatan inklusif yang mengedepankan moderasi dan dialog.

Ia mencontohkan bagaimana perempuan di Indonesia mendapat ruang partisipasi publik yang luas, termasuk dalam aktivitas ekonomi dan keagamaan, yang mencerminkan wajah Islam yang kontekstual, bukan tekstual semata.

“Pasar-pasar tradisional kita, penjual dan pembelinya banyak perempuan. Masjid kita pun bisa diisi bersama. Ini tidak bisa dipaksakan dengan pendekatan tekstual yang kaku, tapi harus kontekstual,” katanya.

Dalam konteks global, ia menegaskan bahwa Islam Indonesia bukanlah “Islam pinggiran”, melainkan representasi Islam yang damai, demokratis, dan berperadaban. “Justru kita menjadi cahaya baru dari Timur yang berhasil mempertemukan iman, kebudayaan, dan kemanusiaan,” ucapnya.

Menteri Agama
Baca Juga

Lantik Dewan Hakim dan Pengawas STQHN ke-28: Menag: Jaga Integritas

Menutup paparannya, Menag menekankan bahwa kesadaran geopolitik dan geostrategis harus disandingkan dengan kekuatan geobudaya dan geodemografi. Indonesia sebagai bangsa dengan pluralitas yang tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk mengelola keberagaman dengan visi kebangsaan yang kuat.

“Nasionalisme inklusif bukan hanya tugas negara, tapi juga tanggung jawab umat. Agama harus menjadi energi positif untuk merawat persatuan, bukan alat politik identitas yang memecah belah,” pungkasnya.

Kegiatan itu turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang diwakili oleh Asisten Deputi Kesatuan Bangsa Cecep Agus Supriyanta, Wakil Menteri Agama Romo H. R Syafi'i, Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi, Guru Besar UIN Jakarta Gun Gun Heryanto, Staf Khusus Menteri Agama Faried F Saenong, serta Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi dan Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/jadi-mitra-strategis-menteri-agama-gandeng-ormas-islam-perkuat-nasionalisme-inklusif/84202/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.39 WITA

  • #Berita Kemenag
  • #Menteri Agama

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Pilihan Editor

  1. 1 Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah
  2. 2

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  3. 3

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

  5. 5

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.