Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Profil
  3. Kisah Inspiratif Devi Nursitasari, dari Bidan Jadi Konten Kreator Sukses

Kisah Inspiratif Devi Nursitasari, dari Bidan Jadi Konten Kreator Sukses

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
22 September 2025, 19.03 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Devi Nursitasari

JurnalPost, Yogyakarta - Tidak semua perjalanan hidup berjalan sesuai rencana. Begitu pula dengan jalan yang ditempuh Devi Nursitasari, seorang ibu rumah tangga kelahiran 10 Juli 1992. Sejak remaja, ia memiliki cita-cita mulia: menjadi bidan yang membantu proses kelahiran dan mendampingi kesehatan perempuan. Mimpi itu sempat ia wujudkan. Devi berhasil menyelesaikan pendidikan S1 Kebidanan dan sempat mengabdi selama setahun penuh sebagai bidan.

Namun, roda kehidupan berputar ke arah yang berbeda. Setelah menikah, Devi mendapati dirinya harus mendampingi suami yang pekerjaannya menuntut mereka berpindah dari satu daerah ke daerah lain. Profesi yang ia banggakan terpaksa dilepas. Ia memilih fokus sebagai ibu rumah tangga. Awalnya, keputusan itu terlihat sederhana.

IKLAN

Tetapi seiring waktu, rutinitas domestik yang berulang membuat Devi merasa kehilangan arah. Ia bangun setiap pagi, mengurus anak dan rumah, lalu kembali mengulangnya lagi keesokan hari. Monotonnya aktivitas membuatnya bertanya-tanya: apakah benar hanya ini peran yang tersisa untuk dirinya? “Ada masa ketika saya merasa jenuh sekali. Rasanya saya tidak berkembang, tidak punya ruang untuk diri saya sendiri,” ujar Devi dalam sebuah wawancara.

Mayang Clara
Baca Juga

Mayang Clara, Konten Kreator Inspiratif dengan Sentuhan Estetik dan Relatable

Titik baliknya datang di tahun 2021. Pada bulan September, dengan perasaan campur aduk antara iseng dan ingin mencoba hal baru, Devi mulai membuat video singkat mengenai kesehariannya. Ia mengunggahnya di YouTube tanpa target besar, tanpa ekspektasi akan mendapat banyak penonton. Namun, reaksi yang ia terima justru mengejutkan. Banyak orang merasa akrab dengan konten yang ia bagikan: aktivitas sederhana di rumah, tips mengatur barang, hingga trik kecil yang mempermudah urusan rumah tangga.

Respon positif itu memberi energi baru. Devi kemudian memperluas langkah ke platform lain: Instagram dengan akun @devinursita, TikTok dengan nama @devinursitaa, dan kanal YouTube yang ia beri judul “Devi Nursitasari”. Dari sana, jejak digitalnya semakin jelas: ia bukan lagi sekadar ibu rumah tangga yang berbagi kegiatan, melainkan seorang kreator konten yang dipercaya banyak orang.

IKLAN

Foto Devi Nursitasari

Kini, Devi dikenal luas di kalangan ibu rumah tangga dan penggemar konten home and living. Ia rutin membagikan tips praktis serta ulasan produk rumah tangga. Kontennya tidak hanya sebatas menghibur, tetapi juga membantu ribuan pengikut menentukan produk mana yang benar-benar bermanfaat. “Saya ingin orang lain merasa terbantu dengan apa yang saya bagikan. Kalau ada yang jadi lebih mudah karena konten saya, itu sudah membuat saya bahagia,” tuturnya.

Kevin octavian
Baca Juga

Kevin octavian, Mantan Penjual Durian dari Surabaya, Kini Jadi TikTokers dengan Jutaan Pengikut

Perlahan tapi pasti, pintu rezeki terbuka lebar. Devi mendapat banyak kesempatan kerja sama dengan brand-brand besar, terutama yang bergerak di bidang kebutuhan rumah tangga. Produk yang sebelumnya hanya bisa ia lihat di pasaran, kini hadir di rumahnya secara gratis untuk ia coba dan bagikan pengalamannya. Dari sinilah ia menyadari bahwa konten yang dulu dianggap sepele justru bisa mendatangkan nilai besar.

Lebih jauh, perjalanan ini memberinya makna yang lebih dalam. Devi mengaku kini ia merasa jauh lebih mandiri dan percaya diri. “Sejak ngonten, saya bisa punya penghasilan sendiri. Saya tidak harus meninggalkan rumah, tetap bisa bersama anak-anak, tapi juga bisa membantu ekonomi keluarga. Itu yang membuat saya merasa lebih berarti,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Cerita Devi menjadi gambaran nyata bahwa peluang bisa datang dari mana saja, bahkan dari aktivitas yang terlihat biasa. Dari dapur sederhana, dari ruang tamu biasa, dari rutinitas sehari-hari yang tak pernah ia kira bisa menjadi pintu menuju kemandirian finansial. Kini, Devi melangkah lebih mantap. Ia terus membangun relasi dengan sesama kreator, menjaga profesionalitas dengan brand, dan tetap konsisten menghadirkan konten yang bermanfaat. Baginya, perjalanan ini baru permulaan.

Kisah Devi Nursitasari adalah pengingat: bahwa setiap orang punya kesempatan untuk bangkit, bahkan ketika merasa terjebak dalam rutinitas. Kreativitas, keberanian mencoba, dan ketekunan bisa membuka jalan yang sebelumnya tak pernah terpikirkan.

Rabiatul Adawiah
Baca Juga

Ini Cerita Rabiatul Adawiah, Ibu Muda yang sukses sebagai Konten Kreator

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/kisah-inspiratif-devi-nursitasari-dari-bidan-jadi-konten-kreator-sukses/86002/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.42 WITA

  • #Influencer
  • #Konten Kreator

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kenalan dengan MING VENUS dan HENYM VENUS, Dua Kreator Musik Surabaya yang Punya Cerita di Balik Karyanya

Berawal dari 2 Ribu Followers, Jefferson Sukses Tembus 120 Ribu Pengikut TikTok dalam Setahun

Mengenal Ali Haidar, Kreator Game Asal Kediri yang Konsisten Membangun Karier dari Live Streaming

Lagu “Bersatu” dari Baguskhare Berhasil Tembus Ribuan Pemutaran di Jerman

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pilihan Editor

  1. 1 Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal
  2. 2

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  3. 3

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  4. 4

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  5. 5

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.