Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  2. Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

  3. Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  1. Beranda
  2. Profil
  3. Kenalan dengan MING VENUS dan HENYM VENUS, Dua Kreator Musik Surabaya yang Punya Cerita di Balik Karyanya

Kenalan dengan MING VENUS dan HENYM VENUS, Dua Kreator Musik Surabaya yang Punya Cerita di Balik Karyanya

Foto profil Shella Paramitha
Penulis: Shella Paramitha
18 Oktober 2026, 02.10 WITA Editor: Danang Purnama
6 menit baca
Ming Venus

Surabaya, JurnalPost.com — Meniti karier di dunia musik ternyata bukan cuma soal menciptakan lagu atau menghasilkan remix yang enak didengar. Ada proses panjang, tantangan, hingga usaha membangun karakter musik sendiri. Hal itulah yang menjadi bagian dari perjalanan dua kreator asal Surabaya, MING VENUS dan HENYM VENUS.

Keduanya sama-sama menekuni dunia musik, meski memiliki ketertarikan berbeda. MING VENUS dikenal sebagai DJ dan remixer yang mengeksplorasi musik elektronik, sementara HENYM VENUS lebih tertarik pada penciptaan lagu dan pengembangan karya musikal.

IKLAN

Di tengah ramainya industri musik digital, keduanya terus mengembangkan kreativitas sekaligus memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan karya kepada pendengar.

foto mang venus
Baca Juga

Siapa MING VENUS? DJ Asal Surabaya yang Punya 101 Ribu Followers TikTok

MING VENUS Cerita Awal Terjun ke Dunia DJ

MING VENUS bukan nama baru dalam perjalanan musik elektronik yang ditekuninya. Kreator asal Surabaya itu mulai aktif sejak 2018 dengan mengeksplorasi sejumlah genre, seperti Breakbeat, Funkot, trance remix, hingga Electronic Dance Music (EDM).

Ketertarikannya terhadap musik elektronik menjadi alasan utama ia memilih menekuni dunia DJ dan remix.

Ketika ditanya apa yang membuatnya tertarik mendalami bidang tersebut, MING VENUS mengungkap bahwa proses mengolah musik menjadi sesuatu yang berbeda memberikan kepuasan tersendiri.

"Saya menyukai musik elektronik dan proses mengolah lagu menjadi sesuatu yang memiliki karakter berbeda. Bagi saya, remix bukan sekadar mengubah aransemen, tetapi juga menjadi cara untuk mengekspresikan kreativitas dan menghadirkan pengalaman musik yang menarik bagi pendengar," ungkap MING VENUS.

Jefferson
Baca Juga

Berawal dari 2 Ribu Followers, Jefferson Sukses Tembus 120 Ribu Pengikut TikTok dalam Setahun

Pilihan MING VENUS untuk mengeksplorasi Breakbeat dan Funkot juga bukan tanpa alasan. Menurutnya, kedua genre tersebut memiliki karakter ritme dan energi yang menarik untuk dikembangkan.

"Breakbeat dan Funkot memiliki karakter ritme dan energi yang menarik untuk dikembangkan. Saya juga mengeksplorasi trance remix dan EDM agar bisa terus belajar, mencoba pendekatan baru, dan mengembangkan identitas musikal saya," jelasnya.

Namun, perjalanan sebagai kreator musik independen tidak selalu berjalan mulus.

MING VENUS menyadari bahwa perkembangan platform digital membuat persaingan semakin terbuka. Setiap kreator memiliki kesempatan untuk memperkenalkan karya, tetapi juga dituntut menghasilkan sesuatu yang memiliki ciri khas.

Mengenal Ali Haida
Baca Juga

Mengenal Ali Haidar, Kreator Game Asal Kediri yang Konsisten Membangun Karier dari Live Streaming

"Salah satu tantangannya adalah menjaga konsistensi dalam berkarya di tengah banyaknya musik dan kreator yang hadir di platform digital. Menurut saya, penting untuk terus belajar, memperhatikan kualitas karya, dan membangun hubungan yang baik dengan pendengar," katanya.

HENYM VENUS Lebih Suka Menuangkan Perasaan Lewat Lagu

Berbeda dengan MING VENUS yang banyak berkutat dengan musik elektronik dan remix, HENYM VENUS memiliki ketertarikan pada proses menciptakan lagu.

Foto Ming Venus

Bagi kreator asal Surabaya tersebut, musik bukan sekadar hiburan. Ada ide dan perasaan yang bisa disampaikan melalui sebuah karya.

Saat ditanya mengenai alasan dirinya tertarik menciptakan lagu, HENYM VENUS menjelaskan bahwa musik menjadi salah satu media untuk mengekspresikan kreativitas.

"Saya tertarik pada proses menciptakan lagu karena musik dapat menjadi sarana untuk menyampaikan ide dan perasaan. Saya ingin terus mengeksplorasi kreativitas dan mengembangkan karya dengan karakter saya sendiri," tutur HENYM VENUS.

Dalam proses berkarya, HENYM VENUS juga melihat kolaborasi sebagai kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan sudut pandang baru.

Ia menilai setiap kreator memiliki pendekatan masing-masing yang justru dapat saling melengkapi ketika dipertemukan dalam sebuah proyek musik.

IKLAN

"Kolaborasi memberikan kesempatan untuk bertukar ide dan melihat musik dari sudut pandang yang berbeda. Saya percaya setiap kreator memiliki karakter dan pendekatan masing-masing yang bisa saling melengkapi," ujarnya.

Ada Dreams of You dan Eternal Glow

Dalam aktivitas kreatif mereka, MING VENUS dan HENYM VENUS juga dikaitkan dengan proyek musik bertajuk "Dreams of You — Breakbeat Remix 2026" serta karya berjudul "Eternal Glow".

Kedua judul tersebut menjadi bagian dari perjalanan eksplorasi musik dan pengembangan karya yang mereka tekuni.

MING VENUS mengungkapkan bahwa setiap proyek memiliki tantangan tersendiri. Meski begitu, ia melihat proses tersebut sebagai kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan bermusik.

"Saya ingin terus mengeksplorasi musik dan menghadirkan karya yang memiliki karakter tersendiri. Setiap proyek memberikan kesempatan untuk belajar, mencoba ide baru, dan mengembangkan kualitas produksi," jelas MING VENUS.

Perkembangan teknologi juga menjadi faktor penting dalam perjalanan kreator musik masa kini.

Melalui media sosial, musisi independen memiliki kesempatan memperkenalkan hasil karyanya tanpa sepenuhnya bergantung pada jalur promosi konvensional.

MING VENUS sendiri memanfaatkan TikTok dengan akun @ming_venus untuk mendukung aktivitas musiknya.

"Media sosial membantu saya membagikan karya dan berinteraksi dengan pendengar. Saya melihat platform digital sebagai sarana untuk memperluas jangkauan musik sekaligus membangun identitas sebagai DJ dan remixer," ungkapnya.

Sementara itu, HENYM VENUS juga hadir melalui TikTok @henym.venus.

Menurutnya, kehadiran platform digital memberi ruang yang semakin luas bagi kreator untuk membagikan perkembangan karya sekaligus menjalin komunikasi dengan audiens.

"Platform digital membantu kreator memperkenalkan karya kepada pendengar yang lebih luas. Selain itu, platform tersebut memberikan ruang untuk membagikan perkembangan karya dan membangun komunikasi dengan audiens," tuturnya.

Pesan dan Harapan untuk Perjalanan Musik ke Depan

Meski memiliki pendekatan musik berbeda, MING VENUS dan HENYM VENUS sama-sama menempatkan kreativitas serta konsistensi sebagai bagian penting dalam perjalanan mereka.

Bagi keduanya, perkembangan teknologi menjadi kesempatan untuk terus belajar, menjangkau pendengar baru, dan membuka peluang kolaborasi.

HENYM VENUS pun berharap perjalanan bermusiknya terus berkembang dan menghadirkan karya-karya baru.

"Saya berharap bisa terus menciptakan karya, mengeksplorasi ide baru, dan menjalin kolaborasi yang positif. Bagi saya, proses belajar dan konsistensi sangat penting dalam perjalanan bermusik," kata HENYM VENUS.

Dari Surabaya, MING VENUS dan HENYM VENUS menunjukkan bahwa setiap kreator memiliki jalannya sendiri dalam membangun identitas musikal.

Perjalanan mereka juga memperlihatkan bahwa berkarya di era digital tidak cukup hanya mengikuti tren. Kreativitas, keberanian mencoba hal baru, dan kemauan untuk terus belajar menjadi bekal penting agar mampu bertahan di tengah perkembangan industri musik.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/kenalan-dengan-ming-venus-dan-henym-venus-dua-kreator-musik-surabaya-yang-punya-cerita-di-balik-karyanya/98243/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 02 November 2026, 11.23 WITA

  • #DJ dan Remixer
  • #Henym Venus
  • #Industri Musik Digital
  • #Kreator Musik
  • #Ming Venus
  • #Musik Elektronik
  • #Musik Surabaya

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Lagu “Bersatu” dari Baguskhare Berhasil Tembus Ribuan Pemutaran di Jerman

Zia Maulidin, Kreator Aceh di Balik @xxgirls02 yang Punya 6 Juta Followers

Alea Malika Putri, Anak Muda Bekasi yang Kejar Mimpi dari Organisasi hingga Dunia Kreatif

Kenalan dengan Panjul, Kreator TikTok asal Brebes yang Kini Sibuk Jual Beli Akun Game

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Flu Sedang Naik: Kapan Cukup Istirahat di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

KM Tilongkabila dan Masyarakat Pelabuhan: Kisah Perjalanan, Perjuangan Hidup, dan Harapan di Setiap Dermaga

Awali Hari dengan Salat Subuh Berjamaah dan Senam Pagi, MAN 1 Bulukumba Tanamkan Semangat Sehat Lahir dan Batin

Pilihan Editor

  1. 1 Dari Fermentasi dan Inovasi ke Modernisasi: Mengangkat Nilai Jual Tempe melalui Teknologi Modern
  2. 2

    Peran Teknologi Pangan dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional

  3. 3

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

  4. 4

    Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

  5. 5

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.