Sumber: Dokumen Dekdok Nganjuk 33
JurnalPost.com, Nganjuk - Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) UNESA kelompok 33 Nganjuk, tema asistensi mengajar mengadakan kegiatan Festival Ramadhan dengan menggandeng salah satu sekolah penggerak, SD Negeri 1 Loceret, Sabtu (8/4/2023). Kegiatan ini mengusung tema Melalui Kreasi Menjadikan Generasi Muda yang Berkarakter Islami.
Kegiatan ini meliputi beberapa rangkaian acara, yaitu pembukaan yang berisi sambutan-sambutan dari ketua pelaksana dan Kepala SD Negeri 1 Loceret, serta peresmian pembukaan Festival Ramadhan dan ditutup dengan pembacaan doa.
“Festival Ramadhan ini merupakan satu diantara beberapa program kerja kami yang ada di SD Negeri 1 Loceret yang bertemakan Melalui Kreasi Menjadikan Generasi Muda yang Berkarakter Islami, yang bertujuan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan diisi kegiatan perlombaan, antara lain lomba adzan, kaligrafi, dan fashion show,” tutur Isni Assaidah selaku ketua pelaksana program kerja Festival Ramadhan.
Jumlah peserta yang mengikuti lomba sebanyak 118 peserta yang berasal dari kelas 1 sampai kelas 6. Siswa yang mengikuti lomba adzan ada 28 peserta, 31 peserta mengikuti lomba kaligrafi, sedangkan 59 peserta mengikuti lomba fashion show yang terdiri dari hampir seluruh murid.
“Melalui kegiatan ini peserta didik diharapkan dapat menuangkan ide kreatifitas dalam mengikuti ajang perlombaan di kegiatan Festival Ramadhan,” tutur Mastutik, S.Pd selaku kepala SD Negeri 1 Loceret.
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 06.30 hingga pukul 11.00 ini sangat meriah karena bukan hanya siswa-siswinya saja yang antusias, bahkan semua guru dan staf SD Negeri 1 Loceret pun ikut memeriahkan kegiatan ini. Hal ini dapat dibuktikan saat semua peserta lomba fashion show telah menampilkan pose terbaik mereka, kemudian disusul oleh kepala sekolah, guru, dan staf lainnya.
“Kita sambut penampilan selanjutnya dari Ibu Mastutik” tutur Arum Juniar Hansa selaku MC fashion show Festival Ramadhan 2023. Disambung dengan fashion show panampilan dewan guru dan staf lainnya hingga kegiatan lomba yang pertama selesai.
Kemudian beralih ke lomba selanjutnya yaitu lomba adzan dan kaligrafi yang dilaksanakan secara bersamaan. Untuk waktu lomba adzan kurang lebih 90 menit, sedangkan waktu lomba kaligrafi 100 menit. Meskipun acara yang terlaksana mengalami keterlambatan selama 35 menit tetapi seluruh lomba berjalan lancar. Kepala sekolah hingga dewan guru dan staf sangat mengapresiasi kegiatan ini.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda