Oleh: Arjuna Sayogi Leksono | Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sebelas Maret
Surakarta, JurnalPost.com - Arjuna Sayogi Leksono, mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret (UNS), telah menyelesaikan program magang laboratorium di Laboratory of Energy and Process Integration, Institute of Industrial Science, The University of Tokyo, Jepang, dari 10 Januari hingga 11 Februari 2026. Program ini merupakan bagian dari UNS Global Challenge 2025 dalam skema Improving Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) Times Higher Education Impact Rankings 2025. Program ini difasilitasi oleh Subdirektorat Layanan Internasional UNS. Selama 33 hari, Arjuna melakukan riset di bawah bimbingan langsung Muhammad Aziz, Dr.Eng., ilmuwan asal Indonesia yang menjabat sebagai Peneliti Utama di laboratorium tersebut.
Penelitian ini berfokus pada masalah mendasar yang dihadapi dunia: permintaan energi global terus meningkat, sementara sebagian besar pasokannya masih bergantung pada bahan bakar fosil yang terbatas dan menghasilkan gas rumah kaca. Banyak proses industri membuang panas dalam jumlah besar ke lingkungan tanpa dimanfaatkan, hal ini dikenal sebagai waste heat. Arjuna meneliti potensi pemanfaatan waste heat sebagai sumber energi terbarukan untuk pembangkitan listrik dan produksi hidrogen. Hidrogen dipercaya akan menjadi bahan bakar bersih di masa depan. Pendekatan ini relevan dengan SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim)
Internship berlangsung dalam tiga tahap. Pada minggu pertama (10–21 Januari 2026), Arjuna menjalani orientasi riset, pengenalan alat laboratorium modern, dan penetapan parameter bersama Prof. Muhammad Aziz. Ia juga mendapat kesempatan menyaksikan simulasi sidang disertasi mahasiswa doktoral. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang standar riset internasional. Pada minggu kedua (22–31 Januari 2026), eksperimen dimulai dan judul penelitian ditetapkan:
"Utilization of HF-free TiCoSb and ZrNiSn-based Half-Heusler Alloys for Integrated Closed-Loop Supercritical CO₂ Partial Expansion Brayton Cycle Driven by High Temperature Reservoir for Hydrogen Production". Penelitian ini direncanakan akan diterbitkan di jurnal Renewable Energy. Pada tahap akhir (1–11 Februari 2026), Arjuna melakukan simulasi komputasi menggunakan Aspen HYSYS untuk menentukan parameter optimum produksi hidrogen melalui membran Nafion N115.

Selama rangkaian riset itu, Arjuna berhasil menghasilkan satu artikel ilmiah yang siap diajukan ke jurnal atau konferensi internasional. Ini adalah capaian produktif dalam waktu kurang dari enam pekan. Program ini meningkatkan kapasitas analisis termodinamika, pemodelan komputasi, dan kolaborasi riset internasional Arjuna serta membuka peluang kerja sama akademik jangka panjang antara UNS dan The University of Tokyo. Dengan melibatkan mahasiswa sarjana dalam ekosistem riset berkelas dunia, UNS menegaskan komitmennya terhadap SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur) dan SDG 17 (Kemitraan Global). Informasi lebih lanjut tentang UNS Global Challenge bisa diakses melalui https://uns.ac.id/id/.
Narasumber: Muhammad Aziz, Dr.Eng. Peneliti Utama, Laboratorium of Energy and Process Integration, Institute of Industrial Science, The University of Tokyo | maziz@iis.u-tokyo.ac.jp | +81-3-5452-6196
Sumber: Laporan Kegiatan UNS Global Challenge 2025, Subdirektorat Layanan Internasional, Universitas Sebelas Maret.Sumber: Laporan Kegiatan UNS Global Challenge 2025, Subdirektorat Layanan Internasional, Universitas Sebelas Maret.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda