Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  2. Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  3. Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  4. Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  5. HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. Beranda Migran Menyambut Pembebasan Mary Jane dan Menuntut Keadilan Seluruh Perempuan Pekerja Migran yang Dikriminalisasi

Beranda Migran Menyambut Pembebasan Mary Jane dan Menuntut Keadilan Seluruh Perempuan Pekerja Migran yang Dikriminalisasi

Foto profil Rina Maharani
Editor: Rina Maharani
26 September 2026, 11.50 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Beranda Migran

JurnalPost.com - Beranda Migran menyambut pembebasan Mary Jane Veloso setelah Presiden Filipina Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr. mengonfirmasi pemberian absolute pardon kepadanya pada Jumat, (25/9/2026). Setelah lebih dari 16 tahun berada dalam kurungan besi di dua negara, Mary Jane akhirnya memperoleh kebebasan yang selama ini diperjuangkan oleh keluarga dan jaringan solidaritas di Filipina, Indonesia, serta berbagai negara lainnya.

Pembebasan ini adalah buah dari perjuangan panjang dan tak kenal lelah yang dilakukan oleh Mary Jane dan keluarganya, organisasi pekerja migran, kelompok perempuan, organisasi masyarakat sipil, organisasi keagamaan, kelompok hak asasi manusia, pengacara, aktivis, serta jaringan solidaritas internasional.

IKLAN

Selama bertahun-tahun, dari berbagai penjuru dunia, mereka tidak berhenti melakukan kampanye, petisi, aksi jalanan, doa bersama, lobi politik, advokasi hukum, kampanye media, penggalangan dukungan internasional, hingga berbagai bentuk tekanan publik kepada pemerintah Indonesia dan Filipina. Bahkan setelah Mary Jane dipindahkan dari Indonesia ke Filipina pada Desember 2024, perjuangan tidak berhenti. Pada Juni 2026, keluarga dan organisasi pendukung kembali turun ke jalan menuntut pembebasan penuh Mary Jane, sementara pada saat yang sama Mary Jane akhirnya dapat memberikan kesaksian dalam perkara perdagangan orang terhadap perekrutnya setelah proses tersebut tertunda selama bertahun-tahun.

Gedung Merah Putih
Baca Juga

Ketika Hukum Kehilangan Legitimasi dan Rasa Keadilan

Karena itu, ketika Presiden Marcos akhirnya memberikan absolute pardon, keputusan tersebut harus dilihat dalam konteks perjuangan yang telah berlangsung jauh sebelum pemerintah mengambil keputusan. Pemerintah tidak tiba-tiba menemukan alasan kemanusiaan untuk membebaskan Mary Jane. Alasan kemanusiaan tersebut telah disuarakan oleh gerakan rakyat selama bertahun-tahun.

Sejak Mary Jane ditangkap pada 2010, keluarga dan organisasi masyarakat sipil telah berulang kali mengingatkan bahwa kasusnya tidak dapat dilepaskan dari kerentanan perempuan pekerja migran terhadap perdagangan orang, perekrutan ilegal, penipuan, dan eksploitasi oleh jaringan kriminal. Pada 2015, tekanan internasional turut berperan dalam mendorong penghentian eksekusinya agar ia dapat memberikan kesaksian terhadap orang-orang yang diduga merekrut dan menjebaknya.

Bahkan setelah kembali ke Filipina pada 2024, kebebasan Mary Jane tidak otomatis terwujud. Ia tetap berada dalam tahanan dan perjuangan untuk mendapatkan pengampunan penuh terus dilakukan. Pada Juli 2025, misalnya, keluarga Mary Jane bersama organisasi masyarakat sipil menyerahkan petisi clemency kepada pemerintah Filipina yang didukung lebih dari 13.000 tanda tangan.

Beranda Migran memberikan penghormatan kepada keluarga Mary Jane yang selama bertahun-tahun tidak pernah berhenti menuntut keadilan. Kami juga menyampaikan solidaritas kepada jaringan pekerja migran, organisasi perempuan, kelompok HAM, komunitas keagamaan, jaringan pengacara, serta seluruh organisasi dan individu di berbagai negara yang terus menjaga kasus Mary Jane tetap hidup dalam ruang publik dan agenda politik.

Online Shopping Scam Warning
Baca Juga

Maraknya Penipuan Belanja Online, Siapa yang Bertanggung Jawab Melindungi Konsumen?

Kemenangan ini sekaligus menunjukkan pentingnya solidaritas internasional yang terorganisir, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Kasus Mary Jane membuktikan bahwa ketika berbagai kelompok dari latar belakang berbeda mampu membangun satu tuntutan bersama, mempertahankannya selama bertahun-tahun, dan terus memberikan tekanan kepada negara, perubahan yang sebelumnya tampak mustahil dapat terjadi.

IKLAN

Mary Jane bebas bukan karena pemerintah akhirnya berbaik hati. Mary Jane bebas karena rakyat tidak pernah berhenti menuntut kebebasannya.

Kemenangan ini juga tidak boleh menjadi akhir perjuangan. Pemerintah Filipina harus memastikan bahwa absolute pardon benar-benar diterjemahkan menjadi pemulihan penuh bagi Mary Jane dan keluarganya. Proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perdagangan orang dan perekrutannya juga harus terus berjalan dengan menjamin hak dan keselamatan Mary Jane sebagai korban.

Lebih jauh, kasus Mary Jane harus menjadi pengingat bagi pemerintah Indonesia, Filipina, dan negara-negara pengirim serta penerima pekerja migran lainnya bahwa perlindungan pekerja migran tidak boleh bergantung pada seberapa besar perhatian publik terhadap suatu kasus. Masih terdapat banyak pekerja migran yang menghadapi kriminalisasi, penahanan, perdagangan orang, eksploitasi, bahkan ancaman hukuman mati tanpa memperoleh dukungan dan solidaritas sebesar yang diterima Mary Jane.

Meilani Zahrah Hapsari
Baca Juga

Mabuk Tanpa Minum: Anomali Auto-Brewery Syndrome dan Jebakan Pidana UU LLAJ

Pembebasan Mary Jane menjadi satu momentum untuk membuka harapan bagi perempuan pekerja migran lain yang menghadapi situasi serupa, termasuk mereka yang masih terancam hukuman mati di luar negeri. Momen ini juga seharusnya mendorong pemerintah Indonesia untuk memberi perhatian lebih besar terhadap pekerja migran yang berhadapan dengan hukum atau hukuman mati.

Salah satunya adalah Merry Utami, mantan pekerja migran Indonesia di Taiwan yang bekerja untuk menghidupi kedua anaknya. Ia terjerat perkara narkotika karena menjadi korban jebakan sindikasi kejahatan narkotika terorganisir dan kemudian ditangkap di Indonesia. Merry Utami kemudian divonis hukuman mati pada Mei 2002 sebelum kemudian mendapatkan grasi lewat Keppres Nomor 1/G Tahun 2023 yang mengubah vonisnya menjadi penjara seumur hidup.

Beranda Migran mendesak pemerintah Indonesia untuk memberikan pengampunan berupa pembebasan sepenuhnya bagi Merry Utami setelah lebih dari 20 tahun menjalani hukuman penjara. Upaya ini menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan bagi pekerja migran yang menjadi korban sindikat perdagangan orang dan narkotika.

Perjuangan tidak berhenti pada kebebasan Mary Jane. Perjuangan berikutnya adalah memastikan tidak ada lagi pekerja migran yang harus menunggu belasan atau puluhan tahun untuk mendapatkan keadilan.


ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/beranda-migran-menyambut-pembebasan-mary-jane-dan-menuntut-keadilan-seluruh-perempuan-pekerja-migran-yang-dikriminalisasi/97867/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.14 WITA

  • #Beranda Migran
  • #Mary Jane Veloso
  • #Pekerja Migran
  • #Perdagangan Orang
  • #Solidaritas Internasional
  • #hukum
  • #keadilan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Pilihan Editor

  1. 1 Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah
  2. 2

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  3. 3

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  4. 4

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  5. 5

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.