Jakarta, JurnalPost.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Kedokteran, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), menyelenggarakan Program Apoteker Cilik di Yayasan Bekal Kebaikan Anak Bangsa, Jakarta Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Apoteker Cilik: Implementasi Riset Multidisiplin dan Inovasi Farmasi untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan, Kemandirian Ekonomi, dan Dukungan SDGs bagi Generasi Alfa”.
Program ini merupakan implementasi hibah Pengabdian kepada Masyarakat UPN Veteran Jakarta yang bertujuan meningkatkan literasi kesehatan sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan pada anak sejak usia dini.
Kegiatan dipimpin oleh apt. Wafa, S.Far., M.Farm. sebagai ketua pelaksana. Ia didampingi tim yang terdiri atas Dr. apt. Aprilla Ayu Wulandari, S.Farm., M.Sc., apt. Aulia Farkhani, S.Farm., M.Farm., apt. Rifaldi Saputra, S.Farm., M.Farm., dan Seftiwan Pratami Djasfar, S.Si., M.Si.
Pelaksanaan kegiatan turut memperoleh dukungan dari Ketua Yayasan Bekal Kebaikan Anak Bangsa, H. Rif’at Syauqi, Lc., bersama para pengurus yayasan yang memfasilitasi kegiatan serta mendampingi anak-anak selama program berlangsung.

Program Apoteker Cilik digelar sebagai respons terhadap pentingnya peningkatan literasi kesehatan bagi anak-anak Generasi Alfa. Materi yang diberikan mencakup penggunaan obat secara tepat, pentingnya gizi seimbang, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mendapatkan edukasi kesehatan, para peserta juga diperkenalkan pada keterampilan kewirausahaan sederhana. Pembelajaran tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan keberanian anak-anak untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai manfaat.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti penyuluhan kesehatan yang dikemas secara interaktif melalui diskusi, permainan edukatif, dan praktik langsung. Anak-anak juga memperoleh pengalaman melakukan praktik kefarmasian sederhana dengan menggunakan bahan-bahan yang aman dan mudah diperoleh.
Ketua pelaksana kegiatan, apt. Wafa, S.Far., M.Farm., mengatakan Program Apoteker Cilik dirancang agar anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui Program Apoteker Cilik, kami berharap anak-anak tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan, tetapi juga memiliki keterampilan, kreativitas, dan rasa percaya diri untuk berkarya sejak dini. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Yayasan Bekal Kebaikan Anak Bangsa, H. Rif’at Syauqi, Lc., mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dan bermanfaat bagi anak-anak binaan karena memadukan edukasi kesehatan dengan praktik kefarmasian yang menarik serta mudah dipahami.
Sebagai bagian dari evaluasi, tim pelaksana memberikan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Tim juga melakukan penilaian terhadap keterampilan praktik yang diperoleh anak-anak selama mengikuti program.
Ke depan, Program Apoteker Cilik diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendampingan dan kolaborasi antara UPN Veteran Jakarta dan Yayasan Bekal Kebaikan Anak Bangsa.
Program tersebut juga diharapkan dapat mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda