Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Inilah 3 Jenis Tanaman Beracun yang Dapat Dijadikan Obat

Inilah 3 Jenis Tanaman Beracun yang Dapat Dijadikan Obat

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
22 Februari 2016, 06.04 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Inilah 3 Jenis Tanaman Beracun yang Dapat Dijadikan Obat
Tanaman kecubung

JURNALPOST.COM - Kesehatan itu mahal harganya sehingga ketika sakit tidak sedikit yang akhirnya memilih untuk menggunakan bahan-bahan alami karena harga obat yang diresepkan oleh dokter lebih mahal sehingga tidak dapat dibeli. Beberapa tanaman dapat dijadikan sebagai obat namun sebagian tanaman tidak dapat dipergunakan karena termasuk tanaman beracun. Akan tetapi, tanaman beracun tersebut tidak sepenuhnya tidak dapat dipergunakan karena beberapa diantaranya dapat dipergunakan sebagai obat.

Tanaman kecubung

Pertama adalah Lateng. Tanaman beracun ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Karo sebagai obat. Bernama latin Dendrocnide moroides tanaman yang disebut juga dengan jelatang ini dapat menyengat kulit yang mengakibatkan rasa sakit dan perih luar biasa ketika bersentuhan langsung dengan daunnya. Akan tetapi, tanaman ini dapat dipergunakan sebagai obat gatal-gatal dengan memanfaatkan akarnya terutama akar lateng ndiru. Caranya dengan mengambil akarnya dan membersihkannya lalu direbus dan air rebusan untuk mandi.

IKLAN

Kedua adalah tanaman kecubung yang biasanya hidup di hutan namun saat ini banyak digunakan sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki bunga seperti terompet yang berwarna putih atau lembayung ini dapat menimbulkan efek halusinogen ketika mengkonsumsi bijinya karena dalam biji terdapat racun yang bernama zat alkaloid. Di beberapa kasus, biji kecubung digunakan untuk melakukan bunuh diri. Tidak heran jika tanaman ini disebut sebagai Iblis Pembunuh ketika disalahgunakan.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Akan tetapi, kecubung dapat dipergunakan sebagai obat terutama untuk jenis Datura metel karena memiliki senyawa kimia yang diantaranya yaitu hiosin, zat lemak, atripin atau hyosiamin, co-oksalat dan skopolamin. Bagian yang dapat dipergunakan sebagai obat adalah bagian daunnya. Berbagai macam penyakit yang dapat disembuhkan dengan daun ini diantaranya yaitu asma, sakit pinggang, reumatik, pegel linu, nyeri haid, bisul dan sakit gigi. Karena khasiatnya, tanaman ini disebut juga sebagai Malaikat Penoling atau Angel’s Trumpet.

Ketiga, Jarak pagar atau biji kasturi atau castrol bean yang sanggup menggumpalkan darah merah karena didalamnya terdapat risin yang merupakan salah satu jenis enzim protein. Racunnya dapat membunuh manusia, hewan dalam waktu beberapa jam. Dengan jumlah 500 mikrogram risin dapat membunuh seseorang. Akan tetapi, tanaman ini berguna untuk menyembuhkan tumor, AIDS dan kerusakan sumsum tulang.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/inilah-3-jenis-tanaman-beracun-yang-dapat-dijadikan-obat/1132/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.39 WITA

  • #Obat
  • #biji kasturi
  • #tanaman beracun
  • #tanaman kecubung

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 1

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Y
    yanto-hadi 24 Januari 2021 13.29 WITA
    Artikel yang berguna.

Artikel Terkait

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Pilihan Editor

  1. 1 Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting
  2. 2

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  3. 3

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. 4

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

  5. 5

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.