JurnalPost.com - Melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang diadakan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jendral (Ditjen) Perumahan ini guna untuk meningkatkan hunian yang lebih layak dan mensejahterakan masyarakat.. Dalam rangka meningkatkan partisipasi sosial pada program ini, Ditjen Perumahan Kementrian PUPR Jawa Timur membuka kesempatan kepada kepada mahasiswa Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kampus Merdeka untuk berperan serta dan ikut andil di lapangan dalam melakukan peningkatan hunian layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Guna Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) memberikan bantuan stimulan ini adalah mengatasi rumah yang tidak layak huni dan mendorong kesejahteraan hunian yang layak bagi masyarakat yang menerimanya. Penyaluran bantuan di Jawa Timur tersebar di beberapa kota antara lain Kota Surabaya, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan. Salah satu penyaluran bantuan BSPS pada tahun 2023 ini adalah Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur dengan total penerima 276 unit rumah tidak layak huni. Dua puluh satu unit dari penerima bantuan merupakan masyarakat dari kelurahan Manukan Kulon, Kota Surabaya. Dalam program ini, para penerima mendapatkan bantuan sebesar dua puluh juta rupiah, dengan rincian tujuh belas koma lima juta berupa material dan dua koma lima juta berupa uang tunai untuk upah tukang. Dalam upaya pengefektifan biaya, Ditjen Perumahan PUPR memperbolehkan para penerima bantuan menggunakan material yang sudah ada sebelumnya untuk digunakan kembali dengan syarat masih layak pakai dan sesuai dengan standart material dari Ditjen Perumahan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Selama pelaksanaan program ini berjalan, Kegiatan BSPS PUPR membutuhkan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang dipersiapkan secara khusus untuk menjadi pendamping bagi masyarakat dalam pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). TFL sendiri terbagi menjadi dua kelompok, antara lain Tenaga Fasilitator Lapangan Teknik dan Lapangan Pemberdayaan. Mahasiswa Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kampus Merdeka turut ikut serta dalam tugas-tugas yang dijalani oleh TFL seperti melaksanakan kegiatan sosial yang berkelanjutan dan intensif terhadap rumah layak huni kepada masyarakat, verifikasi dan identifikasi calon penerima bantuan, survey penyedia bahan bangunan, penyusunan proposal, mengawasi pembangunan fisik, penyusunan laporan penggunaan dana, Analisa pelaksanaan teknis pembangunan rumah, penyulahan kepada para penerima bantuan mengenai aplikasi e-bsps, pembukaan rekening dari penerima bantuan, dan mendata progress lapangan setiap minggu. Selain ilmu pasti, ilmu sosial juga dipelajari oleh para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini.
Dengan kesempatan bagi mahasiswa yang mendapatkan untuk bergabung di program kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini, mereka mendapatkan ilmu baru terutama ilmu sosial dan ilmu lapangan. Tak hanya mengenai proses pembangunan secara arsitektural dan Sesuai dengan Teknik Sipil, mereka secara langsung turun ke lapangan dan bekerja sama dengan tim ahli dan praktisi di bidang perumahan, mereka melakukan kegiatan penyuluhan, verifikasi ulang, dan pengawasan pembangunan di rumah para penerima bantuan yang akan di bedah.
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat menjadi salah satu langkah kemajuan di Indonesia untuk menciptakan perubahan positif dalam sektor apapun. Dalam berlangsungnya kegiatan ini, banyak pihak terutama mahasiswa akan membuat program kegiatan lebih efisien dan inklusif. Selain itu, program ini dapat menyadarkan para mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menghadapi tantangan nyata yang telah dihadapi selama belajar nyata di lapangan dan meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu sosial terkait dengan perumahan di Indonesia ini untuk lebih maju.
Penulis: Naurah Iftikhar UPN “Veteran” Jawa Timur
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda