Jurnalpost - Rais Syuriyah Pengurus Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Anregurutta KH M Sanusi Baco resmi melepas kontingen Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama sebanyak 244 orang untuk mengikuti Kongres ke-17 Muslimat Nahdlatul Ulama yang akan dilaksanakan di Jakarta, Asrama Haji Pondok Gede 24 - 27, Selasa (22/11) di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM.
Ketua PW Muslimat NU Sulawesi Selatan, Majdah Agus Arifin Nu'mang dalam sambutannya meminta restu kepada Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah NU Sulsel yang akan berangkat kongres ke-17 Muslimat NU di Jakarta, semoga rombongan pulang dengan selamat.
"Untuk utusan resmi PW Muslimat NU Sulsel sebanyak 66 orang, karena melihat kondisi kongres yang akan kedatangan tokoh-tokoh nasional dan tentunya akan menjadi daya tarik serta peserta akan mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan, sehingga banyak cabang yang mengutus lebih dari jumlah peserta yang resmi, yakni 3 orang."
Keberadaan PW Muslimat NU Sulsel sangat diperhitungkan dikancah nasional, sehingga beberapa rumusan atau gagasan akan kami bawa ke kongres, tentunya untuk kemajuan Muslimat dimasa yang akan datang. Ujarnya.
Perlu kami laporkan, saat ini mayoritas Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang Muslimat NU di Indonesia telah terang-terangan mendukung dan meminta kesediaan Khofifah Indar Parawansah untuk menjadi Ketua Umum PP Muslimat NU, olehnya itu kami meminta petunjuk kepada Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah NU Sulsel seperti apa sikap PW Muslimat NU Sulsel. Tambahnya
Iskandar Idy Ketua Tanfidziyah NU Sulsel dalam sambutannya sangat kagum atas eksistensi Muslimat NU di Sulsel, program laskar anti narkoba begitu intens dikumandangkan di setiap pelantikan, tentunya sebagai bentuk pertanggung jawaban Muslimat kepada masyarakat.
Bahkan Ketua NU Sulsel ini berkelakar bahwasanya, Tak hanya itu Muslimat NU Sulsel keberadaannya mengalahkan eksistensi Bapak-Bapaknya yang ada di NU. Tambahnya.
Rais Syuriyah PWNU Sulsel, Anregurutta KH M Sanusi Baco dalam sambutannya berterima kasih atas kontribusi Muslimat NU dalam pengembangan NU di Sulawesi Selatan, kehadiran Muslimat tentunya mampu mewarnai corak beragama di Sulawesi Selatan.
"Alhamdulillah, saat ini saya masih dipercaya Ketua Umum MUI Sulsel keempat kalinya, dimana MUI terdiri dari banyak golongan, apa tak lagi Muslimat NU, semuanya adalah warga NU dan keberadaan Ibu Khofifah masih dibutuhkan untuk memajukan Muslimat NU di Indonesia.
Penulis: Andy Muhammad Idris (Melaporkan Makassar)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda