JAKARTA, JurnalPost.com - Di usia muda, Andrean Nugrah Wijaya berhasil menunjukkan bahwa dunia akademik dan bisnis dapat berjalan beriringan. Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Departemen Perdata Bisnis Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) ini aktif mengembangkan sejumlah usaha sekaligus tetap berprestasi di bidang pendidikan.
Andrean saat ini menjabat sebagai CEO PT Jaya Tera Solution (JTS), sebuah perusahaan rintisan yang bergerak di bidang konsultan akademik. Ketertarikannya terhadap dunia usaha telah tumbuh sejak kecil saat dirinya sering mengamati aktivitas bisnis yang dijalankan sang ayah.
"Dari kecil saya melihat bagaimana papa bekerja, melayani pelanggan, mengambil keputusan, dan bertahan dalam dunia usaha. Dari situlah saya mulai jatuh cinta dengan dunia bisnis," kata Andrean dalam keterangannya.
Meski menekuni dunia bisnis, Andrean mengaku memiliki perhatian besar terhadap isu pendidikan di Indonesia. Menurutnya, masih banyak anak dari keluarga kurang mampu yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan berkualitas.
Berangkat dari kegelisahan tersebut, ia mendirikan JTS Smart Bimbel, salah satu unit usaha di bawah JTS Group yang menyasar pelajar dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Program tersebut menawarkan biaya belajar yang terjangkau, sistem pembayaran cicilan, hingga fasilitas gratis bagi siswa tertentu.
"Kalau anak orang kaya bisa masuk bimbingan belajar mahal, maka anak orang miskin juga harus punya kesempatan yang sama untuk berkembang. Pendidikan bagus adalah hak semua anak Indonesia," ujarnya.
Tak hanya bergerak di sektor pendidikan, Andrean juga merambah bidang hukum. Dalam perjalanannya membangun jaringan profesional, ia bertemu dengan seorang pengacara muda yang memiliki visi serupa dalam memberikan layanan hukum yang lebih mudah diakses masyarakat.
Dari kolaborasi tersebut lahirlah DARA LAW FIRM, sebuah kantor konsultan hukum yang dibangun dengan semangat menghadirkan layanan hukum yang profesional, transparan, dan dekat dengan masyarakat.
Menurut Andrean, hukum seharusnya tidak hanya dapat diakses oleh kelompok tertentu, tetapi harus menjadi instrumen perlindungan dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain DARA LAW FIRM, Andrean juga mengembangkan usaha di bidang kontraktor serta pengadaan kebutuhan operasional perkantoran, mulai dari komputer, sistem PABX, hingga berbagai perlengkapan pendukung perusahaan.
Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha, Andrean tetap fokus menempuh pendidikan hukum. Ia mengaku ingin berkontribusi dalam menciptakan sistem hukum yang lebih adil dan berpihak kepada masyarakat.
"Saya ingin membuktikan bahwa hukum bisa menjadi alat keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya untuk mereka yang punya kekuasaan," tegasnya.
Komitmennya di bidang akademik juga dibuktikan melalui sejumlah prestasi. Salah satunya dengan berhasil menjadi finalis lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Jambi.
Bagi Andrean, usia muda bukanlah alasan untuk menunda mimpi. Ia meyakini keberanian untuk memulai, konsistensi dalam belajar, serta kepedulian terhadap masyarakat menjadi modal penting untuk menciptakan perubahan.
Kisah Andrean Nugrah Wijaya menjadi contoh bahwa generasi muda dapat berperan di berbagai bidang sekaligus. Melalui bisnis, pendidikan, dan dunia hukum, ia berupaya membangun jalan agar lebih banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda