Jakarta, JurnalPost.com — Di tengah tuntutan industri manufaktur yang semakin dinamis, pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing perusahaan. Tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, perusahaan kini mulai menyadari pentingnya pendekatan psikologis dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan sehat. Mahasiswi Psikologi dari Universitas Brawijaya, Izzati Amara Ulayah hadir membawa perspektif baru melalui program magangnya dengan kontribusi nyata dalam pengembangan pelatihan karyawan sekaligus peningkatan kualitas lingkungan kerja.
Izzati melaksanakan program magang di salah satu perusahaan manufaktur di Jakarta yakni PT. A (perusahaan tidak berkenan disebut namanya) dengan penempatan pada divisi Technical Training. Divisi ini memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia melalui penyelenggaraan berbagai pelatihan teknis serta pengelolaan suggestion system sebagai sarana peningkatan kualitas kerja karyawan.
Selama masa magang, Izzati terlibat aktif dalam mendukung berbagai aktivitas pelatihan. Ia berkontribusi dalam pengembangan produk berupa template dokumentasi, komitmen, serta feedback bagi peserta trainee. Produk tersebut dirancang untuk membantu perusahaan dalam memastikan proses pelatihan berjalan lebih sistematis, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong keterlibatan karyawan dalam proses pembelajaran.
Dalam kegiatan sehari-hari, Izzati juga membantu proses pengadministrasian serta dokumentasi pelatihan yang berlangsung di divisi Technical Training. Peran ini tidak hanya memperkuat aspek operasional, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam memahami dinamika pengelolaan pelatihan di lingkungan industri.
Selain itu, sebagai bagian dari pendekatan psikologi industri dan organisasi, Izzati melakukan analisis terhadap kondisi ergonomis di lingkungan kerja. Analisis ini kemudian diintegrasikan dengan konsep psikologi positif, khususnya dalam melihat bagaimana faktor lingkungan kerja dapat mendukung kesejahteraan, kenyamanan, serta produktivitas karyawan. Hasil dari analisis tersebut dituangkan dalam bentuk poster informatif yang diharapkan dapat menjadi masukan konstruktif bagi perusahaan untuk lebih memperhatikan aspek ergonomi di tempat kerja.
Melalui kegiatan magang ini, diharapkan terjadi sinergi antara ilmu psikologi dengan praktik industri, khususnya dalam upaya pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kualitas kesejahteraan psikologis yang optimal.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda