Jurnalpost - Universitas Islam Makassar memberi pembekalan Kuliah Kerja Nyata Reguler dan Desa Sejahtera Mandiri (DSM), Sabtu (3/9) yang dipusatkan di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM,setidaknya ada 260 mahasiswa UIM akan mengikuti KKN Reguler dan 27 orang yang mengikuti KKN DSM dan akan dilepas pada tanggal 5 September 2016 selama 40 hari.
Mahasiswa yang mengikuti KKN Reguler akan ditempatkan di kabupaten Maros yang akan disebar di 3 kecamatan yakni Tanralili, Tompu Bulu, Moncongloe, dan akan dibagi masing-masing 10 sampai 15 mahasiswa perdesa. Ungkap Nur Ida selaku Ketua Panitia KKN Reguler.
Sedangkan mahasiswa yang akan mengikuti KKN Desa Sejahtera Mandiri yang berlokasi di kabupaten Pangkajene Kepulauan dan Sidrap, dimana KKN DSM ini adalah program kerja sama antara Universitas Islam Makassar dan Kementerian Sosial RI, dimana KKN ini merupakan perwujudan dari stimulant awal agar terus terjadi penguatan pelbagai kebutuhan substantif di daerah, sekaligus sebagai upaya pemetaan terhadap masalah-masalah di lapangan. Ungkap Suardi Bakri selaku Ketua Panitia KKN DSM.
"Selain itu KKN DSM akan melaksanakan beberapa program di 4 desa yakni Desa Passeno dan Duampanua yang berlokasi di kecamatan Baranti di kabupaten Sidrap serta desa Bontomanai dan Barabatu yang berlokasi di kecamatan Labakkang di kabupaten Pangkep yang akan melaksanakan beberapa program yakni bantuan pada rumah yang tidak layak huni, bantuan badan kelompok usaha bersama (KUBE)." Tambah Suardi
Pelaksana Tugas Rektor Universitas Islam Makassar yang juga Wakil Rektor II UIM, Saripuddin Muddin dalam sambutannya mengungkapkan, mahasiswa UIM yang akan mengikuti kuliah kerja nyata dan terjung langsung ditengah masyarakat, diharapkan mampu mengimplementasikan visi misi Univeristas yakni menuju kampus Qur’ani dan riset universitas, tentunya ini bukan hal mudah, tetapi dengan kemampuan dan skil yang telah diberikan kurang lebih 6 semester dibangku kuliah dan organisasi ekstra serta intra kampus, diharapkan mampu menjawab seluruh harapan dan ekspestasi masyarakat.
“Disisi lain berbagai persoalan dan masalah ditengah masyakarat, tentunya mahasiswa akan hadapi, disinilah kesiapan dan kreativitas mahasiswa dituntut dalam menyelesaikan masalah” Tambahnya.
Selain itu seluruh peserta KKN akan mendapatkan materi “Pernanan Aqidah dan Akhlak dalam pelaksanaan KKN” oleh Rais Syuriyah NU Sulsel yang juga Ketua MUI Sulawesi Selatan, Anregurutta Kyai M Sanusi Baco, “Sosialisasi Visi Misi Universitas Islam Makassar melalui KKN” akan dibawakan oleh Wakil Rektor II Saripuddin Muddin, “Arti dan Tujuan KKN” oleh Wakil Rektor I Prof Arfin Hamid, “Pembinaan/Penguatan Nilai-Nilai Budaya Lokal yang Islami bagi Generasi Muda oleh Wakil Rektor IV Muammar Bakry, “Peranan KKN dalam Pemberdayaan Masyarakat di Pedesaan melalui Kewirausahaan” oleh Abd. Rahim Mas P. Sanjata, dan ‘Prinsip-prinsip Kesuksesan Individu yang diimplementasikan melalui KKN” yang akan dibawakan oleh Ketua LPPM Darmawan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda