Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Teknologi
  3. Mengapa Blackberry Ditinggalkan Masyarakat?

Mengapa Blackberry Ditinggalkan Masyarakat?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
02 Januari 2016, 21.49 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Mengapa Blackberry Ditinggalkan Masyarakat?

JURNALPOST.COM - Saat ini aneka merek handphone telah beredar ke pasaran, salah satunya adalah Blackberry. Handphone ini merupakan produk dari Kanada. Beberapa tahun silam Blackberry sangat diunggulkan dan di puja-puja. Akan tetapi saat ini Blackberry sudah mengalami lesu dalam segi penjualan.

Banyak alasan simpang siur yang membayangi dan beredar di masyarakat. Mulai dari harganya yang tidak sesuai kualitas hingga kalah bersaing dengan merek sekelasnya. Tetapi apa sebenarnya yang membuat perusahaan smartphone sekelas Blackberry bisa melemah penjualannya?

IKLAN

Aplikasi yang kurang lengkap

Faktor pertama yang disinyalir membuat penjualan Blackberry melemah adalah kurang lengkapnya aplikasi yang tersedia di dalam Blackberry World. Bandingkan saja dengan banyak jumlah aplikasi PlayStore. Tentu saja mereka sudah kalah bukan? Kurang lengkapnya aplikasi inilah yang menjadikan Blackberry ditinggalkan oleh banyak masyarakat dan mereka lebih memilih untuk menggunakan smartphone Android.

3 Alasan Masyarakat Memilih Android
Baca Juga

3 Alasan Masyarakat Memilih Android

IKLAN

Spesifikasi yang tidak sesuai

Blackberry sering kali meluncurkan produk dengan desain-desain yang mewah. Harga yang ditawarkan oleh mereka juga termasuk tinggi. Biasanya saat mereka pertama kali meluncurkan produk, harga yang mereka tawarkan berkisar antara 3 juta hingga 5 juta rupiah. Namun sayangnya desain dan harga yang mewah tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang dimilikinya. Bahkan spesifikasi segala jenis Blackberry juga cenderung sama. Jadi hal tersebut membuat konsumen merasa rugi apabila membelinya.

Aplikasi andalan kurang menarik

Sudah diketahui banyak orang jika Blackberry hanya mengandalkan aplikasi andalan berupa Blackberry Mesengger saja. Jarang sekali perusahaan ini melakukan inovasi untuk menghebohkan pasaran. Terutama dari segi software development. Hal inilah yang menjadi alasan publik untuk mulai meninggalkannya. Berbeda dengan iPhone atau Android yang terus melakuka inovasi sehingga tidak ditinggalkan oleh masyarakat.

Ternyata alasan tersebutlah yang membuat Blackberry ditinggalkan oleh masyarakat. Selain itu biaya yang digunakan untuk berlangganan Blackberry dengan full service juga lebih mahal jika dibandingkan dengan Android atau iPhone. Sehingga masyarakat mulai meninggalkannya dengan alasan ekonomi pula. Ini tentu membuat Blackberry semakin terpuruk, terkecuali Blackberry mencoba bermain pada Operating System (OS) Android.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/mengapa-blackberry-ditinggalkan-masyarakat/425/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.20 WITA

  • #Android
  • #Blackberry
  • #Handphone
  • #Smartphone

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

AI vs Ilustrator: Perubahan Kompetensi yang Dibutuhkan Tenaga Kerja Kreatif di Era Digital

AI Content Design Berkembang, Kreator Kini Bisa Mengubah Teks Menjadi Konten Siap Publikasi

Mahasiswa Udayana Terapkan AGRI-MOTION, Smart Farming Berbasis IoT di Desa Nyanglan

Mahasiswa UGM Kembangkan Anoda Baterai Ion-Natrium dari Jerami Padi dan Limbah Grafit

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Pilihan Editor

  1. 1 Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama
  2. 2

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

  3. 3

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  4. 4

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

  5. 5

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.