Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mudzakarah Konflik AS–Israel vs Iran, Umat Diminta Siap Hadapi Dampak Global

Mudzakarah Konflik AS–Israel vs Iran, Umat Diminta Siap Hadapi Dampak Global

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
09 Maret 2026, 02.36 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Mudzakarah
Amir Majelis Ukhuwah Pusat (MUP) H. Syakuri SH menyampaikan sambutan dalam Mudzakarah “Kesiapsiagaan Umat Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Global” di Kampus STAI Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Sabtu 7 Maret 2026

BOGOR, JurnalPost.com – Majelis Ukhuwah Pusat (MUP) menggelar mudzakarah (seminar) untuk memetakan langkah strategis umat dalam menyikapi eskalasi konflik global, khususnya agresi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Forum bertema “Kesiapsiagaan Umat Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Global” ini berlangsung di Kampus STAI Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/3/2026).

Amir Majelis Ukhuwah Pusat H. Syakuri SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi memicu dampak luas bagi stabilitas global maupun kehidupan umat Islam.

IKLAN

“Amerika dan Zionis Israel mengeroyok Iran demi mempertahankan hegemoni mereka di kawasan negara-negara Arab. Umat harus bersiap mengantisipasi kemungkinan terburuk dari konflik tersebut,” ujarnya.

UAR
Baca Juga

Pembina Utama Ta'ziyah Keluarga Anggota UAR Korda Jakarta Barat

Seperti diketahui, ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat sejak akhir Februari 2026 ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran hingga menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang kemudian dibalas dengan serangan rudal oleh Iran, sehingga memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik regional.

Mudzakarah menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Imaam Yakhsyallah Mansur, Asep Faturrahman, Dr. Aat Surya Safaat, Rifa Berliana Arifin, serta Wawan Ruswandi. Para pembicara membahas berbagai aspek mulai dari geopolitik global, hukum internasional, peran generasi muda, hingga ketahanan ekonomi dan pangan umat.

Imaam Yakhsyallah Mansur menyampaikan materi tentang fenomena “manusia barbar dan negara barbar modern”. untuk mengkaji perilaku negara kuat dalam konflik global yang dinilai sering mengabaikan nilai kemanusiaan.

Menurut beliau, praktik barbarisme modern dapat terlihat ketika kekerasan dilakukan atas nama keamanan nasional atau kepentingan geopolitik. Serangan militer, blokade ekonomi, maupun tekanan politik terhadap negara lain seringkali berdampak besar terhadap rakyat sipil yang tidak terlibat langsung dalam konflik.

AWG
Baca Juga

Aktivis AWG: Ilmu di UAR Jadi Bekal Berharga dalam Pelayaran ke Gaza

“Pokok permasalahan konflik itu satu, yaitu adanya penjajahan atas bangsa Palestaina oleh zionis Israel dan Iran membela Palestina,” ujar Imaam Yakhsyallah.

Dalam pemaparannya, Asep Faturrahman menilai konflik Amerika – Israel versus Iran tidak terlepas dari kepentingan geopolitik global dan kondisi umat Islam yang masih terpecah. Ia menegaskan pentingnya persatuan umat serta solidaritas antarnegara Muslim dalam menghadapi dinamika konflik global.

IKLAN

Sementara itu, Dr. Aat Surya Safaat menjelaskan bahwa agresi militer terhadap Iran merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip hukum internasional, termasuk larangan penggunaan kekuatan militer terhadap negara lain serta pelanggaran terhadap hukum humaniter yang melindungi warga sipil.

Forum mudzakarah juga menyampaikan sejumlah sikap umat, di antaranya mengutuk agresi militer Amerika Serikat dan Israel serta menyerukan solidaritas global untuk menolak praktik militerisme dan standar ganda dalam penegakan hukum internasional. Peserta juga mendorong pemerintah Indonesia agar tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

HUT Kemerdekaan
Baca Juga

Upacara HUT Kemerdekaan RI Pesantren Al-Fatah Cileungsi: Mengisi Kemerdekaan Dengan Amal Nyata

Presidium Aqsa Working Group (AWG) Rifa Berliana Arifin dalam paparannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam merespons isu global melalui peningkatan literasi geopolitik dan penggunaan media sosial secara bijak.

“Para pemuda hendaknya lebih kritis terhadap berbagai informasi dan lebih aktif dalam kegiatan kemanusiaan serta forum kajian yang membahas persoalan internasional dan peradaban umat,” ujarnya.

Pada sesi terakhir, Wawan Ruswandi menyoroti pentingnya kesiapsiagaan umat dari sisi ekonomi dan ketahanan pangan dalam menghadapi ketidakpastian global. Menurutnya, dampak konflik internasional sering kali pertama dirasakan masyarakat melalui tekanan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Ketika dunia tidak stabil, yang pertama kita rasakan bukan suara perang, melainkan naiknya harga kebutuhan pokok. Karena itu yang perlu diperkuat adalah ketahanan keluarga dan jamaah,” katanya.

Ia juga memaparkan konsep lima pilar ketahanan pangan keluarga Al-Jamaah, antara lain kemandirian pangan rumah tangga, penguatan ekonomi keluarga, gotong royong jamaah, optimalisasi tanah wakaf secara produktif, serta pengembangan program wakaf produktif.

Mudzakarah diikuti sekitar 150 peserta secara luring dan daring melalui Zoom Meeting. Peserta berasal dari berbagai unsur, di antaranya pengurus Jama’ah Muslimin (Hizbullah) pusat dan wilayah, mahasiswa STAI Al-Fatah, Pengurus Pusat Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), Presidium AWG, Maemuna Center, AFKADO, pimpinan Pondok Pesantren Al-Fatah, serta pengurus DKM At-Taqwa Cileungsi, Bogor.

Forum ini menyimpulkan bahwa konflik global saat ini tidak hanya berdampak pada aspek politik dan keamanan, tetapi juga pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu umat Islam didorong memperkuat persatuan dalam Jama’ah, solidaritas, serta kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan krisis global. [am]

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/mudzakarah-konflik-as-israel-vs-iran-umat-diminta-siap-hadapi-dampak-global/91316/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.22 WITA

  • #Aqsa Working Group
  • #Majelis Ukhuwah Pusat
  • #UAR

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar
  2. 2

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  3. 3

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  4. 4

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. 5

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.