Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Mukhtar Tompo Desak Pembangunan Bendungan Pammukkulu Dihentikan Sementara

Mukhtar Tompo Desak Pembangunan Bendungan Pammukkulu Dihentikan Sementara

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
02 Agustus 2018, 16.56 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Mukhtar Tompo Desak Pembangunan Bendungan Pammukkulu Dihentikan Sementara

JURNALPOST.COM, JAKARTA - Puluhan warga Desa Kale Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar mengadukan nasib mereka ke Gedung DPR RI. Mereka adalah warga yang terkena dampak pembangunan bendungan Pammukkulu Kabupaten Takalar. Pengaduan mereka diterima oleh Anggota DPR RI asal Sulawesi Selatan Mukhtar Tompo, di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR/MPR, Kamis, 02 Agustus 2018.

Dalam aduannya, perwakilan warga, Muhallim Bahar menyampaikan bahwa proses pelaksanaan ganti rugi tanah, tanaman dan bangunan untuk bendungan Kale Ko’mara tidak sesuai dengan mekanisme peraturan yang berlaku.

IKLAN

“Penentuan harga ganti rugi tanah, tanaman dan bangunan milik masyarakat tidak melalui musyawarah penentuan harga yang disepakati oleh para Pemilik tanah yang terkena genangan lokasi Bendungan Pamukkulu,“ tandas Muhallim.

Usai Dilantik Jadi Pendekar, Mukhtar Tompo Ziarahi Makam Pendekar Munir Yunus
Baca Juga

Usai Dilantik Jadi Pendekar, Mukhtar Tompo Ziarahi Makam Pendekar Munir Yunus

Muhallim melanjutkan, 91% masyarakat abstain dan menolak proses musyawarah apatah lagi hasil musyawarah. “Demikian pula penentuan luas areal tanah yang terkena ganti rugi, tanpa ada konfirmasi persetujuan dan tanda tangan hasil dari pengukuran kepada para pemilik tanah. Begitupun penentuan jenis dan jumlah tanaman, kelas tanaman dan harga ganti rugi tanaman sangat tidak transparan,” tegas mantan aktivis mahasiswa UIN Alauddin ini.

“Belum pernah ada kesepakatan harga antara masyarakat pemilik lahan dengan pemerintah, belum pernah ada sosialisasi tentang besaran harga sebagai nilai taksasi harga, pemerintah lewat berbagai tim yang dibentuk tidak jujur dalam mempublikasi besaran harga kompensasi nilai tanah berdasarkan hasil dari tim appraisal yang sesungguhnya sudah ada,” tambahnya.

IKLAN

Menanggapi aduan warga, Mukhtar Tompo akan segera menindaklanjutinya. “Saya selalu mendukung pembangunan. Namun tidak boleh dengan alibi pembangunan, kita melabrak aturan hukum, dan mengabaikan aspek kemanusiaan warga yang terkena imbas pembangunan. Olehnya itu, saya mendesak agar pembangunan bendungan dihentikan sementara,” tegas Anggota Komisi VII DPR RI ini.

Selanjutnya, Mukhtar meminta agar tim apraisal dibentuk kembali, soalnya kehadiran tim apraisal sebelumnya dinililainya telah kadaluwarsa. “Bayangkan tim apraisal telah dibentuk sejak 07 November 2016, namun tanpa pernah diketahui warga, tiba-tiba pada tanggal 30 Mei 2018, mereka langsung memaparkan hasil penilaiannya,” ujar Mukhtar.

Mukhtar Tompo Dikukuhkan Sebagai Pendekar Tapak Suci
Baca Juga

Mukhtar Tompo Dikukuhkan Sebagai Pendekar Tapak Suci

Dalam waktu dekat, DPR akan mengundang Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Kementerian Lingkungan Hidup. Mukhtar menyatakan persoalan ini menjadi pembahasan lintas Komisi, yaitu Komisi II, V, dan VII.

Di Komisi II terkait dengan proses pembebasan lahan di BPN, Komisi V dalam hubungannya dengan Kementerian PUPR dan Balai Besar Pompengan, Komisi VII terkait dengan potensi kerusakan lingkungan dalam pembangunan bendungan. Pihak terkait lainnya seperti Bupati dan DPRD Takalar akan turut diundang.

“Sembari menunggu kejelasan semuanya, saya mendesak agar pembangunan Bendungan Pammukkulu dihentikan sementara. Jangan sampai terjadi konflik horizontal yang berdampak pada kerugian material bahkan jiwa. Saya tadi sudah meminta agar warga bersabar, namun jika pembangunan tetap dipaksakan, saya tak bisa menjamin jika warga bertindak sendiri,” tutup Mukhtar.(Rls)

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/mukhtar-tompo-desak-pembangunan-bendungan-pammukkulu-dihentikan-sementara/7469/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.24 WITA

  • #Anggota Komisi VII DPR RI
  • #Mukhtar Tompo
  • #Pembangunan Bendungan Pammukkulu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Pilihan Editor

  1. 1 Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital
  2. 2

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  3. 3

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. 4

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  5. 5

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.