Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  4. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  5. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

F
Penulis: Fahmi
03 November 2026, 22.53 WITA Editor: Gilang Pamungkas
6 menit baca
Foto Bersama
Tim pengabdi Universitas Indonesia memperkenalkan konsep ekonomi sirkular dan teknologi pengolahan limbah plastik kepada masyarakat Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (2/11/2026). (Foto: Dokumentasi Tim Pengabdian UI)

BULELENG, JurnalPost.com — Sampah plastik yang selama ini menjadi persoalan lingkungan mulai dilihat sebagai peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali. Melalui program pengabdian masyarakat, Universitas Indonesia (UI) mendorong warga mengembangkan pengelolaan limbah menjadi bahan baku dan produk yang memiliki nilai jual.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 2 November 2026, tersebut memperkenalkan konsep ekonomi sirkular, hilirisasi limbah, perlindungan kekayaan intelektual, hingga teknologi pengolahan plastik menggunakan mesin ekstruder.

IKLAN

Program ini dilaksanakan tim pengabdi Universitas Indonesia dengan dukungan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS UI).

Digitalisasi
Baca Juga

Digitalisasi dan Pelayanan Prima Jadi Strategi Penguatan Potensi Desa di Teluk Pakedai

Selain meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan, kegiatan tersebut diarahkan untuk membuka peluang usaha baru melalui pemanfaatan sumber daya yang selama ini belum diolah secara optimal.

Ketua Tim Pengabdian UI, Siti Fatimah, M.Pd., CertDA., mengatakan bahwa pengelolaan sampah seharusnya tidak berhenti pada kegiatan mengumpulkan dan membuang limbah. Menurutnya, sampah dapat menjadi sumber daya ekonomi apabila dikelola dengan pendekatan yang tepat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong perubahan cara pandang masyarakat bahwa sampah bukan sekadar limbah yang harus dibuang, melainkan sumber daya yang dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi," ujar Siti Fatimah.

Dosen Program Studi Administrasi Perkantoran Sekolah Vokasi UI tersebut berharap pengetahuan dan teknologi yang diperkenalkan dapat diterapkan secara berkelanjutan melalui kerja sama masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait.

foto berasma
Baca Juga

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Kebiasaan Warga

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat Desa Tembok diperkenalkan dengan konsep ekonomi sirkular, yakni pendekatan yang berupaya mempertahankan nilai guna material selama mungkin melalui pengurangan limbah, penggunaan kembali, dan pengolahan material.

Penerapannya tidak selalu membutuhkan teknologi berskala besar. Kebiasaan sederhana seperti membawa tas belanja sendiri, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memilah sampah sejak dari rumah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan yang berkelanjutan.

Tim UI juga memperkenalkan prinsip 5R melalui diskusi dan kegiatan kelompok untuk membantu peserta memahami cara mengurangi timbulan sampah dan memanfaatkan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

Desa Tembok dinilai mempunyai modal awal untuk mengembangkan sistem tersebut. Salah satunya melalui keberadaan bank sampah berbasis komunitas yang digerakkan oleh Budi.

Suasana masyarakat mengikuti Gebyar Jalan Sehat Desa Pabean Tahun 2026
Baca Juga

Gebyar Jalan Sehat Desa Pabean 2026, Menggerakkan Warga dari Kesehatan hingga Kebersamaan

Inisiatif masyarakat ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah telah menjadi bagian dari aktivitas warga, meskipun masih terdapat peluang pengembangan agar hasil pemilahan dan pengolahan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Lima Prinsip Pengolahan Sampah Bernilai Ekonomi

Selain membahas perubahan kebiasaan, peserta mendapat pemahaman mengenai hilirisasi limbah plastik.

Pendekatan ini menekankan pentingnya mengolah material bekas menjadi bahan baku atau produk dengan nilai tambah, bukan sekadar menjual sampah dalam kondisi campuran.

Tim pengabdi memperkenalkan lima prinsip pengelolaan sampah bernilai ekonomi, yaitu pilah, bersih, kering, cukup banyak, dan rutin.

Kelima prinsip tersebut menjadi dasar untuk menghasilkan bahan baku yang lebih konsisten dan sesuai dengan kebutuhan proses pengolahan.

Foto bersama TIM

Peserta juga mempelajari kode identifikasi plastik bernomor 1 hingga 7. Pemahaman mengenai jenis plastik dianggap penting karena setiap material memiliki karakteristik dan kebutuhan pengolahan yang berbeda.

Di Desa Tembok, peluang pengembangan pengelolaan limbah turut didukung keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) melalui BUMDes Giri Arta.

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi salah satu modal bagi desa untuk membangun sistem pengumpulan, pemilahan, dan pemanfaatan sampah yang lebih terorganisasi.

Meski demikian, pengembangan usaha berbasis limbah tetap membutuhkan pasokan bahan baku yang stabil, kesesuaian teknologi, serta akses pasar agar kegiatan produksi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

IKLAN

Produk Kerajinan Lokal Didorong Memiliki Perlindungan Hukum

Tidak hanya berfokus pada pengolahan plastik, program pengabdian UI juga menyentuh aspek perlindungan kekayaan intelektual bagi pelaku usaha masyarakat.

Materi ini berkaitan dengan potensi kerajinan lokal Desa Tembok, antara lain gantungan kunci dari batok kelapa, tatakan gelas, dan berbagai produk anyaman.

Peserta memperoleh pengenalan mengenai merek, hak cipta, desain industri, serta kekayaan intelektual komunal.

Pemahaman tersebut diperlukan agar masyarakat tidak hanya mampu menghasilkan barang, tetapi juga dapat membangun identitas produk yang mudah dikenali konsumen.

Dalam pengembangan usaha, merek dapat menjadi pembeda antara produk satu pelaku usaha dan produk lainnya.

Sementara itu, perlindungan desain industri maupun hak cipta dapat menjadi relevan sesuai dengan karakteristik hasil kreativitas yang dikembangkan masyarakat.

Tim UI juga memberikan gambaran mengenai proses pendaftaran merek dan pentingnya merancang identitas usaha yang memiliki ciri khas.

Mesin Ekstruder Diperkenalkan untuk Mengolah Limbah Plastik

Salah satu bagian penting kegiatan adalah pengenalan mesin ekstruder sebagai teknologi untuk mengolah jenis plastik tertentu menjadi material yang dapat dimanfaatkan kembali.

Peserta mendapatkan penjelasan mengenai prinsip kerja mesin, komponen utama, serta dasar-dasar pengoperasiannya.

Teknologi ekstrusi bekerja dengan memanaskan dan mendorong material plastik melalui sistem mekanis sehingga dapat dibentuk menjadi material baru sesuai kebutuhan proses produksi.

Namun, tidak semua jenis plastik dapat diproses dengan perlakuan yang sama. Karena itu, tim pengabdi menekankan pentingnya pemilahan bahan, pengaturan suhu, dan penerapan keselamatan kerja.

Pengenalan tersebut merupakan tahap awal sebelum kegiatan teknis lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2026.

Melalui tahapan pembelajaran ini, masyarakat diharapkan mempunyai bekal untuk memahami peluang sekaligus tantangan penggunaan teknologi dalam pengolahan limbah plastik.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Ekonomi Desa

Program pengabdian masyarakat di Desa Tembok melibatkan tim lintas disiplin Universitas Indonesia.

Selain Siti Fatimah sebagai ketua, tim terdiri atas Ira Iriyanti, Karin Amelia Safitri, Mila Viendyasari, Radityo Kusumo Santoso, Muhammad Dhafa Ardilinata, Fahmi, dan Dennis Oktavianus Christiawan.

Keterlibatan berbagai bidang keilmuan memungkinkan kegiatan pemberdayaan tidak hanya membahas persoalan lingkungan, tetapi juga pengembangan usaha, perlindungan produk, dan pemanfaatan teknologi.

Ke depan, keberhasilan program akan bergantung pada kemampuan masyarakat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas pengelolaan sampah sehari-hari.

Kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah desa, BUMDes, komunitas pengelola sampah, serta pelaku usaha menjadi faktor penting untuk memastikan kegiatan tidak berhenti pada tahap sosialisasi.

Pengembangan ekonomi sirkular di Desa Tembok juga berpotensi membuka peluang usaha berbasis material daur ulang, terutama apabila didukung ketersediaan bahan baku dan pemasaran produk.

Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan sampah diharapkan tidak lagi dipandang semata-mata sebagai kewajiban menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/ui-dorong-limbah-plastik-jadi-produk-bernilai-ekonomi-di-desa-tembok-bali/98510/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.38 WITA

  • #Desa
  • #Dorong
  • #Ekonomi
  • #Jadi
  • #Masyarakat
  • #Menjadi
  • #Plastik
  • #Produk
  • #Sampah
  • #limbah

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Pilihan Editor

  1. 1 UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik
  2. 2

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  3. 3

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  4. 4

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. 5

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.