Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Stok BBM Pangkep Dipastikan Aman, Antrean Terjadi Akibat Panic Buying

Stok BBM Pangkep Dipastikan Aman, Antrean Terjadi Akibat Panic Buying

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
31 Maret 2026, 16.59 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Stok BBM Pangkep
JurnalPost.com – Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Dinkopdatin (Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, & Perindustrian) Drs. H Asykur Abu Bakar, M.Si, memastikan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, dan Solar di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Pangkep dalam kondisi aman. Kepadatan dan antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU dipastikan akibat panic buying dan keterlambatan pengiriman imbas arus balik, bukan karena kelangkaan stok. Asykur menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan pihak Pertamina Provinsi di Makassar. Dari hasil koordinasi tersebut, Pertamina menjamin tidak ada kelangkaan BBM meski saat ini tengah beredar isu viral mengenai terhambatnya kapal Pertamina di Timur Tengah. "Sampai saat ini Pertamina belum pernah mengeluarkan pernyataan bahwa stok BBM langka. Ketersediaan tetap ada, persediaan aman mulai dari pusat sampai di Makassar. Kami mengimbau masyarakat jangan panik," ujarnya Asykur saat dikonfirmasi, Selasa.

Penyebab Antrean: Panic Buying dan Keterlambatan Logistik

Asykur menjelaskan, penumpukan kendaraan yang mayoritas terjadi di SPBU area Kota Pangkajene murni disebabkan oleh kepanikan masyarakat yang termakan isu kelangkaan dan rencana kenaikan harga BBM. Menurut pantauan di lapangan, kepanikan ini mengubah pola konsumsi warga secara drastis. Berdasarkan laporan dari penanggung jawab SPBU di Pangkajene, warga yang biasanya hanya mengisi 10 liter kini mendadak melipatgandakan takarannya. "Masyarakat panik gara-gara pemberitaan yang viral. Rata-rata yang dulu cuma isi 10 liter, sekarang dia isi sampai 40, 50, bahkan 60 liter. Ini yang membuat antrean menjadi lama," ungkapnya. Terkait kekosongan yang sempat terjadi di beberapa titik, seperti di SPBU Kalibone, Asykur mengklarifikasi bahwa hal itu murni karena kendala teknis distribusi. Kepadatan lalu lintas arus balik libur Lebaran dari arah Makassar menyebabkan armada tangki BBM terjebak macet. "Ada sedikit keterlambatan suplai karena macet arus balik dari Makassar yang bisa sampai 2 jam. Jadi masyarakat di Kalibone sempat menunggu sekitar satu jam, setelah tangki tiba pengisian kembali normal," jelasnya.

Pengawasan Ketat Cegah Penimbunan

Untuk mencegah tindakan penimbunan yang dipicu oleh kepanikan warga, Dinas Dinkopdatin telah menerjunkan staf ke lapangan guna memantau langsung situasi di tujuh SPBU utama di Pangkep. Ketujuh SPBU tersebut tersebar di wilayah Kalibone, Bungoro, Labbakkang, Ma'rang, Segeri, Mandalle, hingga kawasan Pangkajene. Pihaknya juga secara tegas memperingatkan oknum masyarakat untuk tidak memanfaatkan situasi ini dengan melakukan penimbunan BBM. "Masyarakat jangan panik agar tidak memicu tindakan mengambil berkali-kali untuk ditimbun. Ini menjadi atensi kami bersama Pertamina, karena menimbun BBM itu jelas melanggar hukum," tegasnya. Hingga saat ini, dari hasil pantauan staf dan konfirmasi via telepon dengan para penanggung jawab SPBU, situasi di sepanjang jalur lintas daerah Kabupaten Pangkep diklaim masih terkendali. Antrean panjang kendaraan truk di jalan raya dinilai masih dalam batas kewajaran dan aktivitas pengisian berjalan lancar. Pemerintah daerah juga akan terus mengecek kesesuaian data distribusi harian BBM dari Pertamina guna menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/stok-bbm-pangkep-dipastikan-aman-antrean-terjadi-akibat-panic-buying/91820/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.37 WITA

  • #Berita Pangkep
  • #Harga BBM
  • #Stok BBM Pangkep

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pilihan Editor

  1. 1 Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai
  2. 2

    Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar

  3. 3

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  4. 4

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  5. 5

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.