Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Takjil Pesantren di Depok, Kemenag dan Pemkot Perkuat Pembinaan Santri

Takjil Pesantren di Depok, Kemenag dan Pemkot Perkuat Pembinaan Santri

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
16 Maret 2026, 21.45 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Takjil Pesantren

Depok, JurnalPost.com — Kementerian Agama menggelar kegiatan Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri di Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Depok, Senin (16/3/2026). Kegiatan bertema “Pesantren: Dari Indonesia untuk Perdamaian Dunia” ini menegaskan pentingnya penguatan pembinaan santri melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pesantren.

Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk mendukung keberadaan dan perkembangan pesantren. Menurutnya, pesantren telah berkontribusi besar dalam membentuk akhlak generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat.

IKLAN

“Pondok pesantren memiliki peran besar dalam menjaga, membina, dan membentuk akhlak para santri serta generasi muda. Kami di Pemerintah Kota Depok akan terus mendukung keberadaan pesantren dan lembaga pendidikan yang telah hadir bahkan sebelum Indonesia merdeka,” ujar Supian Suri.

pejabat Kementerian Agama
Baca Juga

Kemenag Tegaskan Peran Strategis Penghulu sebagai Perawat Umat di Tengah Transformasi KUA

Ia juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan dunia pesantren karena pernah menjadi santri. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup dan kepemimpinannya.

“Saya bangga pernah menjadi santri dan saya selalu menyampaikan kepada anak-anak bahwa tidak akan pernah menyesal menjadi santri,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno menegaskan bahwa pesantren merupakan produk asli pendidikan Indonesia. Karena itu, menurutnya, pesantren harus terus mendapatkan perhatian dan dukungan dari negara.

“Pesantren adalah produk genuine pendidikan Indonesia. Jika pesantren tidak mendapat perhatian pemerintah, maka itu sama saja dengan melawan sejarah,” tegas Suyitno.

Uji Kapasitas
Baca Juga

Masuk Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

IKLAN

Ia menjelaskan bahwa pesantren memiliki karakter pendidikan yang berbeda dengan perguruan tinggi modern. Sistem pendidikan berbasis asrama menjadikan pembinaan karakter dan spiritual santri berlangsung secara menyeluruh.

“Di pesantren, pembinaan tidak hanya pada aspek ilmu, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan spiritualitas santri,” katanya.

Direktur Pesantren Basnang Said menjelaskan bahwa kegiatan Takjil Pesantren merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama menyapa santri di berbagai daerah. Program ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan komunitas pesantren.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menyapa santri di berbagai daerah sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan pesantren,” jelas Basnang Said.

Peserta Short Course
Baca Juga

Peserta Short Course Penghulu Ikuti GEMAH, Perkuat Implementasi Ekoteologi di KUA

Basnang menambahkan bahwa Kementerian Agama terus mendorong berbagai program pembinaan pesantren. Upaya tersebut dilakukan agar pesantren semakin kuat dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyah KH Ahmad Damanhuri menceritakan perjalanan pesantren yang dipimpinnya dari kondisi sederhana hingga berkembang menjadi lembaga pendidikan yang terintegrasi dengan berbagai jenjang pendidikan. Pesantren tersebut kini memiliki lembaga pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi.

“Pesantren ini lahir dari kondisi yang sangat sederhana, bahkan dulu kegiatan santri dilakukan di emperan masjid. Namun dengan semangat untuk memberi manfaat bagi umat, Al-Karimiyah terus berkembang hingga menjadi pusat pendidikan dan penyebaran ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin,” tutur Ahmad Damanhuri.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/takjil-pesantren-di-depok-kemenag-dan-pemkot-perkuat-pembinaan-santri/91541/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.39 WITA

  • #Berita Kemenag
  • #Takjil Pesantren

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar
  2. 2

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  3. 3

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

  4. 4

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  5. 5

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.