Kabupaten Semarang, JurnalPost.com – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26 berkolaborasi dengan SD Negeri Kandangan 01 yang berlokasi di Dusun Sajen, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Senin (10/8/2026). Kolaborasi tersebut dilakukan melalui pendampingan belajar membaca dan menulis bagi siswa kelas 1 dan 2 sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi dasar sekaligus mendukung proses pembelajaran di sekolah.
Program pendampingan belajar tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui bidang pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mendampingi siswa mengenal huruf, membaca kata dan kalimat sederhana, serta melatih keterampilan menulis melalui berbagai latihan yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa.
Pendampingan dilakukan secara bertahap agar siswa dapat mengikuti materi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Mahasiswa juga memberikan perhatian kepada siswa yang masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca, maupun menulis.
Agar suasana pembelajaran lebih menarik, Tim KKN menggunakan metode yang interaktif, seperti membaca bersama, permainan edukatif, dan latihan menulis secara bertahap. Pendekatan tersebut membuat siswa lebih aktif mengikuti pembelajaran serta mendorong mereka untuk berani mencoba membaca maupun menulis di depan kelas.

Koordinator Bidang Pendidikan Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26, Arkan, mengatakan bahwa program tersebut merupakan salah satu upaya mahasiswa untuk mendukung peningkatan kemampuan literasi siswa sejak usia dini.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu siswa kelas 1 dan 2 meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, sekaligus menumbuhkan semangat belajar mereka,” ujar Arkan.
Sementara itu, guru kelas 2 SD Negeri Kandangan 01, Nia, menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan mahasiswa KKN dalam mendampingi proses pembelajaran. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan suasana belajar yang lebih semangat sekaligus membantu guru dalam memberikan pendampingan kepada siswa.

“Untuk saat ini, saya pribadi mengamati kakak-kakak KKN yang berada di sini. Mungkin baru sekitar dua mingguan, saya menilai semua kakak-kakak aktif dan bisa bekerja sama dengan kami selaku guru di SD Kandangan 01. Kakak-kakaknya juga support kami dan bisa membantu kami dalam mengajar,” kata Nia.
Menurut Nia, keterlibatan mahasiswa KKN menjadi bentuk dukungan tambahan bagi guru dalam mendampingi siswa selama proses pembelajaran. Kerja sama tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan pendidikan di sekolah.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan pendampingan literasi menjadi pengalaman untuk berinteraksi secara langsung dengan siswa sekaligus memahami kebutuhan pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Mahasiswa dapat menerapkan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa agar kegiatan belajar berlangsung secara menyenangkan.
Melalui program tersebut, Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26 berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa SD Negeri Kandangan 01. Kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah juga diharapkan dapat terus terjalin sebagai bentuk dukungan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat.
Penulis: Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda