BEKASI, JurnalPost.com - Panitia Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2026 menargetkan penyelenggaraan kegiatan tahun ini berlangsung lebih meriah, dan mampu menjangkau lebih luas berbagai lapisan masyarakat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu agenda unggulan yang kembali akan digelar adalah Apel Akbar 1.000 Relawan Kemanusiaan Bela Palestina yang dipersiapkan lebih atraktif oleh Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR).
Komitmen tersebut disampaikan Ketua BSP 2026 yang juga Sekretaris Jenderal Aqsa Working Group (AWG), Yusuf Maulana, dalam Musyawarah Pleno I Panitia BSP 2026 di Aula Radio Silaturahim (Rasil), Kalimanggis, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Ahad (28/6/2026).
"Kami bertekad pelaksanaan Bulan Solidaritas Palestina tahun ini harus lebih baik, lebih meriah, dan mampu menjangkau lebih banyak elemen masyarakat maupun unsur pemerintahan," ujar Yusuf Maulana.
Musyawarah perdana panitia BSP 2026 yang digelar AWG tersebut dihadiri Ketua Presidium AWG Muhammad Anshorullah beserta jajaran presidium, perwakilan UAR, STAI Al-Fatah, serta para syubban dan fatayat Markaz Cileungsi.
Rapat yang berlangsung pukul 13.00 hingga 17.45 WIB itu memfokuskan pembahasan pada penyempurnaan struktur kepanitiaan, penunjukan penanggung jawab kegiatan (PIC), penentuan lokasi, serta jadwal pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan BSP sepanjang November 2026.
Yusuf berharap setiap penanggung jawab kegiatan segera menyusun tim kepanitiaan sekaligus konsep acara yang akan dilaksanakan.
"Setelah pertemuan ini kami berharap setiap PIC segera menyusun kepanitiaan beserta rencana kegiatan dan waktu pelaksanaannya sehingga seluruh agenda dapat dipersiapkan secara maksimal," katanya.
Dalam rapat tersebut Yusuf didampingi Sekretaris Panitia Tawakal Amrullah, Wakil Ketua I Rachmat Asyari, Wakil Ketua II Angga Aminuddin, dan Wakil Ketua III Farid Zanzabil Al Ayubi.
UAR Kembali Dipercaya
Pada BSP kelima ini, UAR kembali mendapat amanah menjadi penyelenggara Apel Akbar 1.000 Relawan Kemanusiaan Bela Palestina, salah satu agenda yang selama ini menjadi ikon Bulan Solidaritas Palestina.
Ketua Panitia BSP berharap pelaksanaan apel tahun ini dapat melampaui kesuksesan penyelenggaraan sebelumnya.
"Kami berharap UAR dapat kembali menghadirkan Apel 1.000 Relawan Kemanusiaan Bela Palestina yang lebih meriah, lebih atraktif, dan semakin menginspirasi masyarakat untuk peduli terhadap perjuangan rakyat Palestina," ujar Yusuf Maulana.
Menanggapi kepercayaan tersebut, perwakilan Pengurus Pusat UAR, Muqarrobin Al Ayubi, menyatakan kesiapan lembaganya untuk kembali menjadi penanggung jawab kegiatan tersebut.
"Insya Allah kami siap kembali menggelar Apel 1.000 Relawan Kemanusiaan untuk Palestina seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami berharap tidak ada agenda besar lain yang dilaksanakan pada hari yang sama sehingga seluruh peserta yang hadir di Buperta dapat mengikuti apel secara maksimal," kata Muqarrobin.
Rangkaian Kegiatan
Selain Apel Akbar Relawan Kemanusiaan, BSP 2026 akan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, sosial, olahraga, dan aksi kemanusiaan, antara lain: Grand Opening BSP, Seminar Internasional, Summit for Palestine (pendakian gunung), Daurah dan Festival Baitul Maqdis, Solidarity Run for Palestine, Long March, Sarasehan Aktivis for Palestine, dan Closing Ceremony BSP 2026
Panitia juga membuka kesempatan bagi para ikhwan dan akhwat, syubban, fatayat, mahasiswa STAI Al-Fatah maupun STISA Abdullah bin Mas'ud, serta masyarakat umum yang ingin berkontribusi dalam kepanitiaan BSP 2026 sebagai bagian dari amal dan perjuangan kemanusiaan untuk Palestina. Bagi yang berminat dipersilakan menghubungi sekretaris panitia 085719558720.
Aksi Nyata Bangsa Indonesia
Bulan Solidaritas Palestina merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Aqsa Working Group sejak 2021. Pada penyelenggaraan perdana, kegiatan ini masih bernama Pekan Solidaritas Palestina (PSP) sebelum aksi nyata ini berkembang menjadi rangkaian kegiatan selama satu bulan penuh.
Melalui BSP, AWG berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang menguatkan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina, sekaligus menggalang dukungan moral, edukasi, relawan, dan bantuan kemanusiaan.
Panitia berharap masyarakat dari berbagai kalangan dapat ikut berpartisipasi, baik dengan menghadiri kegiatan, memberikan dukungan pembiayaan, maupun mengirimkan tim relawan dan tim lembaga kemanusiaan terkait sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsa. [AM]
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda