Tegal, Jurnal Post - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kota Tegal di serbu para pelamar kerja dari penjuru kota Tegal tidak lain tujuan mereka guna membuat kartu pencari kerja atau AK I, jum’at (7/7). Ada sekitar 90 orang lebih mengantri membuat kartu pencari kerja di kantor tersebut.
Mayoritas pembuat AK I atau kartu pencari kerja adalah lulusan SMK dan sederajat . Adapun tujuan tempat kerja mereka rata-rata menuju ke beberapa PT di Cikarang, Jawa Barat. Menurut salah satu petugas Disnakerin yang menangani bidang pengembangan dan perluasan kesempatan kerja, Nurcahyati, untuk mengurangi angka pengangguran, disnakerin memberikan pelatihan.
“Mereka yang habis kontrak akan kembali mencari pekerjaan, secara tidak langsung akan menambah angka pengangguran sehingga mereka harus di didik untuk menjadi wirausahawan mandiri”, pungkasnya.
Sebagaimana di ketahui bersama hampir semua PT selalu menerapkan sistem kontrak kerja. Rata-rata durasinya hanya 2 tahun. Bila kontrak kerja telah habis dan mereka tidak di perpanjang, kemungkinan besar akan kembali ke kota Tegal menjadi pengangguran kembali. Hal ini lah yang tidak di inginkan oleh Disnakerin kota Tegal sehingga para pencari kerja saat ini perlu di didik untuk menjadi wirausawan mandiri yang tidak bergantung menjadi karyawan kontrak pada perusahaan di luar kota.
“Mereka di berikan pelatihan selama 2 bulan kemudian magang di perusahaan dengan harapan mereka di rekrut menjadi karyawan tetap atau pegawai tetap di tempat magang, bukan sebagai pegawai kontrak”, tambah Nurcahyati.
Adapun untuk jenis pelatihannya antara lain montir mobil, jahit terampil, tata rias wajah dan rambut, rias pengantin, desain grafis dan teknisi komputer. Harapanya kalau pun mereka tidak menjadi peagawai tetap namun setidaknya mereka mempunyai keterampilam untuk membuka usaha sendiri secara mandiri. (kb)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda