Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Gadis Berkabung Senyap: Novel Fiksi yang Membongkar Luka Sosial dan Spiritualitas Perempuan

Gadis Berkabung Senyap: Novel Fiksi yang Membongkar Luka Sosial dan Spiritualitas Perempuan

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
06 Juli 2025, 00.45 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Gadis Berkabung Senyap

Penulis: Apriliana Soekir | Genre: Fiksi

Jakarta, JurnalPost.com – Sebuah novel fiksi berjudul Gadis Berkabung Senyap karya Apriliana Soekir hadir menampar kesadaran kita akan realitas getir yang sering kali diselimuti diam dan stigma. Melalui narasi yang penuh misteri, spiritualitas, dan refleksi jiwa, novel ini menjadi medium perlawanan terhadap ketimpangan yang menimpa perempuan baik secara sosial, budaya, maupun spiritual.

IKLAN

Tokoh utama dalam novel ini adalah seorang gadis yang kehilangan arah hidupnya setelah kematian sang Ayah dikabarkan oleh tujuh penari dan seorang nenek dalam mimpi-mimpinya. Sejak saat itu, ia terjerembab dalam pusaran trauma, pelecehan, dan keterasingan. Namun perjalanan hidupnya berubah drastis setelah bertemu seorang pria yang membimbingnya melewati titik-titik kelam menuju kesadaran diri yang baru yang tak hanya membawa harapan, tetapi juga membuka tabir kelam kutukan dan tragedi masa lalu.

BUKU FILSAFAT PENDIDIKAN
Baca Juga

Di Tengah Modernisasi dan AI, Ke Mana Arah Pendidikan Kita Sebenarnya?

Kisah ini tak hanya fiksi biasa. Penulis mengungkap bahwa cerita dalam Gadis Berkabung Senyap merupakan adaptasi dari pengalaman pribadi sang penulis dan rekannya, yang dalam novel disamarkan dengan nama “Meta”. Pengalaman yang pahit namun jujur sebuah keberanian untuk membuka luka yang selama ini dianggap tabu: pelecehan seksual di lingkungan pesantren, tekanan spiritual dan sosial, serta kehampaan batin yang jarang disuarakan para korban.

“Saya menulis ini dengan luka yang belum kering. Tapi saya percaya, suara yang disuarakan dalam senyap bisa jadi cahaya bagi yang lain,” ungkap Apriliana dalam keterangannya.

Tak hanya menyentuh sisi psikologis, novel ini juga sarat akan nuansa mitologi dan budaya lokal. Dari mimpi-mimpi penuh makna, pendakian gunung berhantu, hingga kisah perempuan yang kehilangan bayi karena memakan ikan gabus semuanya dirangkai dalam benang merah mitos-mitos yang masih hidup di masyarakat.

Dua Karya Suhendar
Baca Juga

Dua Karya Suhendar “Pilopiu” Tembus Rubrik Resensi Kompas, Berawal dari Konten Kreator

IKLAN

Gadis Berkabung Senyap menjadi refleksi sosial mendalam. Tentang bagaimana perempuan, khususnya para santri, kerap terjebak dalam sistem yang tak berpihak, dikepung oleh nilai-nilai yang membungkam mereka. Novel ini bukan sekadar kisah pribadi, tetapi cermin besar dari realita yang selama ini diabaikan banyak pihak.

Dengan gaya naratif yang puitis dan emosional, Apriliana Soekir menyampaikan pesan kuat: bahwa luka bisa menjadi jalan menuju penyembuhan, dan suara senyap para korban layak untuk didengar, dihargai, dan diperjuangkan.

About: Apriliana Soekir

Ingin Sukses Kembangkan Madrasah, Bacalah Buku Terbitan USAID dan Kemenag Ini
Baca Juga

Ingin Sukses Kembangkan Madrasah, Bacalah Buku Terbitan USAID dan Kemenag Ini

Apriliana Soekir

Apriliana Soekir lahir di Ngawi, Jawa Timur, pada 29 April 1999. Saat ini, ia masih berstatus sebagai mahasiswi di Universitas Kehidupan, Jurusan Kemanusiaan.

Setelah menerbitkan novel pertamanya yang berjudul Kenapa Harus Perempuan, karyanya yang kedua adalah *Gadis Berkabung Senyap. Beberapa puisinya telah dimuat di media cetak, antara lain:

Pelukan Sunyi dan Bergulat dengan Rindu dalam harian Fajar Makassar Sederhana, Kepada Ruang Singgah, dan Teropong Waktu dalam harian Suara Merdeka

Sementara cerpen berjudul Lajang yang Jalang dimuat dalam harian Radar Kediri. Selain itu, cerita pendek, kutipan, dan karya tulis lainnya tersebar di berbagai media massa nasional.

Karya-karyanya juga dapat dijumpai melalui Instagram: @AprilianaSoekir atau melalui e-mail: [aprilianasoekir@gmail.com]

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/gadis-berkabung-senyap-novel-fiksi-yang-membongkar-luka-sosial-dan-spiritualitas-perempuan/83313/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.28 WITA

  • #Apriliana Soekir
  • #Buku
  • #Novel Fiksi

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  3. 3

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  4. 4

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  5. 5

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.