Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kemenag Gelar Takjil Pesantren, Gaungkan Spirit Beragama dengan Asyik

Kemenag Gelar Takjil Pesantren, Gaungkan Spirit Beragama dengan Asyik

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
04 Maret 2026, 04.04 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Kemenag

Jakarta, JurnalPost.com — Direktorat Pesantren Kementerian Agama kembali menggelar Takjil Pesantren yang dirangkai dengan Talkshow dan Ngaji Bareng Santri di Pesantren Daarul Rahman, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026) sore. Seri kedua ini mengangkat tema “Beragama dengan Asyik” sebagai penguatan budaya keberagamaan yang hidup di lingkungan pesantren.

Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Arskal Salim menegaskan bahwa pesantren membentuk pengalaman beragama yang tidak kaku, melainkan tumbuh dari pembiasaan ibadah sehari-hari. Tradisi tersebut menjadikan agama hadir sebagai rutinitas yang menyenangkan sekaligus membangun karakter kebangsaan.

IKLAN

“Di dalam pesantren kita mampu memahami agama. Dalam pesantren menerapkan kebiasaan-kebiasaan dalam menjalankan ibadah sehingga mampu memunculkan beragama itu asyik secara mendasar dan telah menjadi rutinitas, budaya dalam pondok pesantren. Membangun bangsa dari pondok pesantren,” ucap Arskal Salim.

pejabat Kementerian Agama
Baca Juga

Kemenag Tegaskan Peran Strategis Penghulu sebagai Perawat Umat di Tengah Transformasi KUA

Pengasuh Pesantren Daarul Rahman KH Faiz Syukron Makmum menjelaskan bahwa spirit beragama yang asyik harus tetap bertumpu pada kedalaman ilmu dan keterbukaan terhadap perkembangan zaman. Ia menekankan integrasi antara penguasaan ilmu agama dan literasi teknologi sebagai kebutuhan santri masa kini.

“Santri tidak boleh dibatasi hanya belajar agama, tetapi juga harus melek perkembangan zaman dan teknologi sehingga mampu memadukan antara ilmu agama dan perkembangan teknologi. Ngajinya jangan terlalu formal namun harus sesuai dengan forum yang akan menerima ilmu,” jelasnya.

Gus Faiz, nama akrabnya, menambahkan bahwa kultur, inovasi cara belajar, serta pembiasaan sejak dini menjadi fondasi agar santri mampu beradaptasi tanpa kehilangan arah. Pesantren, menurutnya, harus melahirkan generasi yang tumbuh selaras dengan perjalanan zaman.

IKLAN

“Pesantren membutuhkan kultur, budaya, inovasi cara belajar, belajar bagaimana berinovasi, belajar bagaimana berbaur dan terjun di tengah masyarakat. Semoga santri dapat menikmati fasilitas yang diberikan negara kepada pondok pesantren,” tuturnya.

Uji Kapasitas
Baca Juga

Masuk Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pesantren Basnang Said menyebut bahwa negara harus hadir untuk memastikan pesantren semakin kuat dan mandiri. Kehadiran tersebut diwujudkan melalui ruang dialog serta penguatan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan pesantren.

“Dalam menguatkan pesantren, negara hadir untuk pesantren. Untuk itu perlu adanya forum mengumpulkan pesantren se-DKI Jakarta guna menampung masukan pondok pesantren yang ada di DKI Jakarta,” kata Basnang.

Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi Dana Abadi Pesantren sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi. Skema inkubasi bisnis dinilai menjadi langkah konkret agar pesantren tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga mandiri secara ekonomi.

“Dana Abadi Pesantren hadir untuk pesantren dalam bentuk bantuan inkubasi bisnis pesantren,” tegasnya.

Peserta Short Course
Baca Juga

Peserta Short Course Penghulu Ikuti GEMAH, Perkuat Implementasi Ekoteologi di KUA

Kegiatan ini juga dihadiri Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Helmi Halimatul Udhma yang turut memberikan motivasi kepada para santri. Kehadirannya memperkuat pesan tentang pentingnya menjalani agama dengan penuh kegembiraan, kasih sayang, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/kemenag-gelar-takjil-pesantren-gaungkan-spirit-beragama-dengan-asyik/91206/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.24 WITA

  • #Berita Kemenag

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Pilihan Editor

  1. 1 Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta
  2. 2

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  3. 3

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  4. 4

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  5. 5

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.