Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  2. Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

  3. Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  1. Beranda
  2. Internasional
  3. Kepala Desa Indonesia Pelajari Tata Kelola Pedesaan dan Pertanian Digital di Tiongkok

Kepala Desa Indonesia Pelajari Tata Kelola Pedesaan dan Pertanian Digital di Tiongkok

Foto profil Rina Maharani
Editor: Rina Maharani
18 September 2026, 03.02 WITA Editor: Hasbi
3 menit baca
Kepala Desa Indonesia
Upacara penutupan program Benchmarking Kepala Desa 2026 di Universitas Yunnan Minzu, Kunming, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya. (Sumber: Universitas Yunnan Minzu)

Kunming, JurnalPost.com — Sejumlah kepala desa asal Indonesia mengikuti program Benchmarking Kepala Desa 2026 di Provinsi Yunnan, Tiongkok, dengan mempelajari tata kelola pedesaan, pengembangan industri lokal, perdagangan, hingga penerapan pertanian digital.

Program tersebut ditutup melalui upacara yang digelar di Universitas Yunnan Minzu, Kunming, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya.

IKLAN

Selama mengikuti kegiatan, para peserta mengunjungi sejumlah lokasi di Kunming, termasuk Desa Haiyan, Pusat Perdagangan Internasional Luosiwan, serta Pasar Bunga Dounan.

Indonesian City Commute at Dusk
Baca Juga

Analisis Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 2020–2024

Kunjungan itu memberi kesempatan kepada para kepala desa untuk melihat langsung praktik pembangunan pedesaan, pengembangan perdagangan, serta pengelolaan industri khas daerah.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Xishuangbanna. Di wilayah tersebut, para peserta mengunjungi proyek pengembangan kopi, program pembangunan desa bersama, pelestarian warisan budaya takbenda, hingga proyek pertanian berbasis teknologi digital.

Peserta juga berdiskusi dengan perangkat desa dan warga setempat mengenai berbagai pendekatan dalam mengembangkan perekonomian dan tata kelola wilayah pedesaan.

Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Mulyadin Malik, mengatakan kunjungan lapangan memberikan pengalaman yang lebih konkret kepada para peserta.

Unity in Diversity Campus Gathering
Baca Juga

Bhinneka Tunggal Ika Tidak Cukup Jadi Semboyan: Peran Psikologi Multikultural dalam Merawat Keberagaman

“Para kepala desa dapat secara langsung mengamati proses penanaman dan metode-metode praktis. Hal ini jauh lebih efektif daripada mempelajari teori di ruang kelas,” ujar Mulyadin Malik.

Menurut Malik, program tersebut membantu peserta dari Indonesia memahami secara langsung pendekatan yang diterapkan Tiongkok dalam tata kelola pedesaan serta pengembangan industri berbasis potensi lokal.

IKLAN

Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama program dapat diterapkan di Indonesia dengan tetap mempertimbangkan karakteristik dan kondisi masing-masing desa.

Sejumlah peserta juga menilai kunjungan lapangan memberikan wawasan praktis mengenai pengembangan industri pedesaan, promosi pariwisata desa, serta pelestarian budaya tradisional.

Mengenali Potensi, Merancang Masa Depan
Baca Juga

Mengenali Potensi, Merancang Masa Depan: Upaya Penguatan SDM Desa Ngolodono

Pengalaman itu dinilai dapat menjadi salah satu referensi dalam merancang program pembangunan pedesaan di Indonesia sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Wakil Rektor Universitas Yunnan Minzu, Shao Weiqing, mengatakan pihak universitas berharap program tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat pertukaran dan kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok.

Menurut dia, program itu juga membuka ruang bagi kedua negara untuk saling mempelajari pengalaman dalam pengembangan pedesaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Program Benchmarking Kepala Desa pertama kali diluncurkan pada 2019. Hingga 2026, kegiatan tersebut telah diselenggarakan sebanyak enam angkatan dan diikuti lebih dari 100 kepala desa asal Indonesia yang melakukan kunjungan studi ke Tiongkok.

Kerja sama di bidang pembangunan pedesaan juga diperkuat melalui nota kesepahaman yang ditandatangani Indonesia dan Tiongkok pada Oktober 2023 mengenai pengembangan pedesaan dan pengentasan kemiskinan.

Kesepakatan tersebut menjadi kerangka untuk pertukaran kebijakan, berbagi pengalaman, serta pengembangan kapasitas di bidang pembangunan desa dan penanggulangan kemiskinan.

Program Benchmarking Kepala Desa 2026 diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia dengan Universitas Yunnan Minzu sebagai tuan rumah kegiatan.

(Kantor Berita China/Xinhua)

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/kepala-desa-indonesia-pelajari-tata-kelola-pedesaan-dan-pertanian-digital-di-tiongkok/97736/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 02 November 2026, 11.23 WITA

  • #Indonesia
  • #Tiongkok
  • #kemendes pdt
  • #kepala desa
  • #pembangunan desa
  • #pertanian digital
  • #tata kelola pedesaan
  • #universitas yunnan minzu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Raih ACRA Award di Thailand, Kepala BSSN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

BPKH dan Bank Muamalat Ajak Diaspora Indonesia di Malaysia Persiapkan Haji Sejak Dini

Pakar Indonesia Tertarik Kembangkan Moksibusi Sensitif Panas Usai Forum Pengobatan Tradisional SCO 2026

Pengangguran Pemuda Berpendidikan Tinggi di Sri Lanka Capai 43 Persen, Tertinggi di Asia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

KM Tilongkabila dan Masyarakat Pelabuhan: Kisah Perjalanan, Perjuangan Hidup, dan Harapan di Setiap Dermaga

Siapa MING VENUS? DJ Asal Surabaya yang Punya 101 Ribu Followers TikTok

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    Dari Laboratorium ke Genggaman: Menelusuri Evolusi dan Cara Kerja Water Quality Field Test Kit

  3. 3

    Biaya yang Tak Masuk Inflasi

  4. 4

    KM Tilongkabila dan Masyarakat Pelabuhan: Kisah Perjalanan, Perjuangan Hidup, dan Harapan di Setiap Dermaga

  5. 5

    Seleksi Talenta Bukan Hanya di Dunia Kerja, Belajar dari Pengalaman Kerja Kelompok

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.