Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Gelar Sosialisasi Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Rumah Tangga

Mahasiswa KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Gelar Sosialisasi Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Rumah Tangga

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
12 Agustus 2026, 13.11 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
UIN Kiai Ageng

Oleh: Nadya Abyan Nastiti (KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo)

JurnalPost.com - Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari bersama Bapak Arif Wibowo, M.Pd.I menggelar kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk kompos dari limbah rumah tangga bersama ibu-ibu PKK di Desa Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama menjalankan program KPM. Sosialisasi menghadirkan pemateri dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Ngrayun yang memberikan penjelasan mengenai pengelolaan limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos. Kegiatan berlangsung pada hari Minggu, 9 Agustus 2026 di Aula Balai Desa Baosan Kidul dan dikuti oleh anggota PKK Baosan Kidul.

IKLAN

Kegiatan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya limbah rumah tangga, khususnya limbah organik seperti sisa makanan, sayuran, dan buah-buahan yang dihasilkan setiap hari. Limbah organik di Desa Baosan Kidul masih sering dibuang begitu saja. Fenomena ini menyebabkan penumpukan limbah dan menimbulkan bau akibat tidak dikelola dengan baik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari berupaya memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai cara memanfaatkan limbah organik agar memiliki nilai guna. Pembuatan pupuk kompos dinilai menjadi salah satu alternatif sederhana yang dapat dilakukan masyarakat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain membantu mengurangi jumlah limbah rumah tangga, pengolahan tersebut juga dapat menghasilkan pupuk yang bermanfaat bagi tanaman.

Universitas Majalengka
Baca Juga

Aksi Nyata Kelompok KKN Universitas Majalengka dalam Meningkatkan Kesadaran Pencegahan Stunting Warga Desa Sindangwangi

Dalam kegiatan tersebut, pemateri dari Balai Penyuluh Pertanian yaitu Bapak Dimas Kukuh Satriatama, menjelaskan berbagai jenis limbah rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kompos. Peserta diperkenalkan pada bahan organik yang mudah ditemukan, seperti sisa sayuran, kulit buah, daun kering, dan sisa makanan tertentu. Pemateri juga menjelaskan bahan-bahan yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam proses pembuatan kompos agar hasil yang diperoleh tetap baik. Penjelasan disampaikan secara langsung dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga peserta dapat mengikuti materi dengan baik. Selain memberikan penjelasan secara teoritis, pemateri juga mengarahkan peserta untuk memahami tahapan pengolahan limbah organik hingga menjadi pupuk kompos.

IKLAN

Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan pupuk kompos. Peserta diajak mengenali dan memilah terlebih dahulu limbah rumah tangga yang dapat digunakan sebagai bahan kompos. Setelah itu, bahan-bahan organik tersebut dipersiapkan dan diolah melalui tahapan yang telah dijelaskan oleh pemateri. Mahasiswa KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari turut mendampingi peserta selama proses praktik agar ibu-ibu PKK dapat memahami setiap langkah yang dilakukan. Praktik secara langsung tersebut diharapkan dapat membuat materi yang disampaikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan secara mandiri di rumah.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu PKK mengikuti pemaparan materi dan praktik dengan aktif serta mengajukan sejumlah pertanyaan mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan pupuk kompos. Selain itu mahasiswa KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari juga membagikan doorprize kepada ibu-ibu PKK yang sudah aktif bertanya. Interaksi antara peserta, pemateri, dan mahasiswa KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari membuat kegiatan berlangsung secara komunikatif dan interaktif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari berharap masyarakat dapat mulai membiasakan diri memilah limbah rumah tangga, khususnya antara limbah organik dan anorganik. Limbah organik yang sebelumnya hanya dianggap sebagai sampah dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk lingkungan.

Pembuatan kompos juga dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pembuangan limbah rumah tangga secara langsung. Selain itu, pupuk yang dihasilkan dapat digunakan untuk mendukung kegiatan bercocok tanam di lingkungan rumah maupun lahan pertanian masyarakat. Dengan demikian, pengelolaan limbah tidak hanya menjadi upaya menjaga kebersihan, tetapi juga dapat memberikan manfaat untuk kebutuhan pertanian khususnya pada petani porang.

Mahasiswa Indonesia–Jepang Bangun Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Baca Juga

Mahasiswa Indonesia–Jepang Bangun Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Bagi mahasiswa KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari, kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari proses belajar sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari tidak hanya berperan dalam menyampaikan program, namun juga berusaha membangun komunikasi dan bekerja sama dengan masyarakat untuk menemukan solusi terhadap persoalan yang ada di lingkungan sekitar. Kehadiran pemateri dari Balai Penyuluh Pertanian juga memberikan tambahan pengetahuan kepada peserta berdasarkan pemahaman dan pengalaman di bidang pertanian. Kolaborasi antara mahasiswa, BPP, dan ibu-ibu PKK diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan pengelolaan limbah yang lebih baik. Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa persoalan lingkungan dapat ditangani melalui langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

Kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk kompos dari limbah rumah tangga diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan KPM Kelompok 87 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari saja. Pengetahuan yang telah diperoleh peserta dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan rumah masing-masing. Kebiasaan memilah dan mengolah limbah organik diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus menghasilkan pupuk yang bermanfaat bagi tanaman. Mahasiswa KPM juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Dengan pemanfaatan limbah secara tepat, sampah rumah tangga yang sebelumnya tidak bernilai dapat diubah menjadi sesuatu yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/mahasiswa-kpm-kelompok-87-uin-kiai-ageng-muhammad-besari-gelar-sosialisasi-pembuatan-pupuk-kompos-dari-limbah-rumah-tangga/96936/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.28 WITA

  • #Berita Mahasiswa
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Pilihan Editor

  1. 1 Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru
  2. 2

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  3. 3

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  4. 4

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  5. 5

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.