Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Prof Ambo Asse: Pondok Pesantren Harus Punya Ciri Khas

Prof Ambo Asse: Pondok Pesantren Harus Punya Ciri Khas

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Agustus 2016, 05.30 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Pondok Pesantren Harus Punya Ciri Khas
SEMILOKA. Ketua Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse (kiri) menyerahkan materi seminar dan lokakarya kepada Ketua LP3 Muhammadiyah Sulsel, Lukman Abdul Shamad, pada pembukaan Semiloka Standar Kurikulum dan Standar Kompetensi Lulusan Pondok Pesantren Muhammadiyah, di Kampus Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar, Senin, 22 Agustus 2016.

Jurnalpost - Setiap Pondok Pesantren (Ponpes) harus punya ciri khas yang membedakannya dengan Ponpes lainnya atau dengan dengan sekolah umum. Ciri khas itu dapat berupa keterampilan tambahan, keahlian, atau kelebihan khusus.

SEMILOKA. Ketua Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse (kiri) menyerahkan materi seminar dan lokakarya kepada Ketua LP3 Muhammadiyah Sulsel, Lukman Abdul Shamad, pada pembukaan Semiloka Standar Kurikulum dan Standar Kompetensi Lulusan Pondok Pesantren Muhammadiyah, di Kampus Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar, Senin, 22 Agustus 2016.

“Ciri khas yang paling umum yaitu hafalan al-qur’an, kemampuan berbahasa Arab, serta kajian fiqih dan hadits,” kata Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse, pada pembukaan Seminar dan Lokakarya Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren (LP3) Muhammadiyah Sulsel, di Kampus Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar, Senin, 22 Agustus 2016.

IKLAN

Selain memiliki ciri khas, katanya, pondok pesantren juga harus mampu bersaing dengan sekolah umum dari segi kualitas pelayanan, proses belajar mengajar, serta lulusan, sehingga masyarakat akan berlomba-lomba menyekolahkan anak-anak mereka ke pondok pesantren.

Pesantren Bakery Workshop in Action
Baca Juga

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

IKLAN

“Kita berharap pondok pesantren benar-benar menerapkan disiplin, menjaga kebersihan, serta memberikan pelayanan yang berkualitas, sehingga masyarakat tidak ragu menyekolahkan anak-anak mereka ke pondok pesantren,” tutur Ambo Asse. Hal senada dikemukakan Wakil Ketua Muhammadiyah Sulsel yang mengkoordinir Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren, KH Mawardi Pewangi.

“Salah satu yang perlu dijaga yaitu kebersihan, terutama WC dan toilet, karena kalau WC dan toiletnya bersih, maka hampir bisa dipastikan, semua ruangan yang ada di dalam pondok pasti bersih,” ujar Mawardi.

Ketua Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah Sulsel, Lukman Abdul Shamad, melaporkan bahwa Semiloka Standar Kurikulum dan Standar Kompetensi Lulusan Pondok Pesantren Muhammadiyah, diikuti puluhan pimpinan pondok pesantren Muhammadiyah se-Sulsel.

Materi yang dibahas dalam Semiloka selama dua hari itu, antara lain tentang penyusunan standar penilaian dan kewirausahaan, model-model pesantren Muhammadiyah berbasis kewirausahaan, serta manajemen pesantren modern.

bersih sampah
Baca Juga

Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/prof-ambo-asse-pondok-pesantren-harus-punya-ciri-khas/3071/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.36 WITA

  • #LP3
  • #Muhammadiyah Sulsel
  • #Pesantren
  • #Prof Ambo Asse

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Pilihan Editor

  1. 1 Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa
  2. 2

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

  3. 3

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

  4. 4

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  5. 5

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.