Surabaya, JurnalPost.com - PT Multi Power Abadi (MPA) Surabaya menggelar program upgrading karyawan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan persiapan talenta internal untuk menghadapi tanggung jawab yang lebih besar di lingkungan perusahaan.
Kegiatan yang berlangsung di Training Room MPA, Gunung Anyar Tambak, Surabaya, Jumat (11/9/2026), tersebut diikuti sekitar 20 karyawan. Program difokuskan pada penguatan motivasi, pola pikir, karakter, serta kemampuan kepemimpinan peserta.
Pengembangan talenta internal dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi, terutama ketika perusahaan berkembang dan membutuhkan karyawan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dan mengambil peran kepemimpinan.
PT Multi Power Abadi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi, renovasi, dan desain interior. Layanannya mencakup pengerjaan rumah, kantor, ruko, pabrik, hingga bangunan komersial.
Pengembangan SDM Jadi Perhatian
Pimpinan PT Multi Power Abadi, Mario Mariadi, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan.
Menurutnya, pertumbuhan bisnis perlu diimbangi dengan peningkatan kemampuan orang-orang yang berada di dalam organisasi. Karena itu, perusahaan berupaya memberikan ruang bagi karyawan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab yang lebih besar.
“Kami ingin perusahaan tumbuh bersama dengan orang-orang di dalamnya. Karena itu, pengembangan karyawan menjadi bagian penting agar mereka siap mengambil tanggung jawab yang lebih besar dan menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Mario Mariadi.
Program tersebut melibatkan Coach Dr. H. Jumadi Subur bersama tim sebagai trainer dan pendamping pengembangan sumber daya manusia.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi mengenai motivasi, kepemimpinan, pengembangan diri, hingga pentingnya keberanian mengambil peran dalam lingkungan kerja.
Mengenal Konsep 4 ON Leadership
Salah satu materi yang disampaikan dalam upgrading tersebut adalah konsep 4 ON Leadership. Materi menggunakan kisah kepemimpinan Muhammad Al-Fatih dalam penaklukan Konstantinopel sebagai salah satu contoh mengenai pentingnya visi, keberanian bertindak, konsistensi, dan kerja sama.
Konsep tersebut terdiri atas Vision, Action, Passion, dan Collaboration.
Vision menekankan pentingnya kemampuan menentukan arah dan tujuan. Seorang calon pemimpin dinilai perlu mempunyai gambaran mengenai apa yang ingin dicapai serta langkah yang harus dipersiapkan untuk menuju tujuan tersebut.
Tahap berikutnya adalah Action, yakni keberanian mengubah gagasan dan rencana menjadi tindakan nyata. Dalam materi tersebut, peserta didorong membangun kebiasaan bekerja keras, bekerja cerdas, sekaligus bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dijalankan.
Sementara itu, Passion berkaitan dengan semangat dalam melaksanakan pekerjaan dan tanggung jawab. Motivasi dinilai tidak hanya bergantung pada faktor eksternal, tetapi juga dapat tumbuh ketika seseorang memahami makna dari pekerjaan dan peran yang dijalankannya.
“Motivasi terbaik bukan hanya datang dari luar, tetapi tumbuh dari dalam diri ketika seseorang menemukan makna dan kecintaan terhadap apa yang dikerjakannya,” ujar Dr. H. Jumadi Subur.
Adapun Collaboration menitikberatkan pada kemampuan bekerja bersama. Kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan individu, tetapi juga bagaimana seseorang membangun komunikasi, saling mendukung, dan menggerakkan tim menuju tujuan yang sama.

“Pemimpin harus memiliki visi yang jelas, berani mengambil tindakan, menjaga semangat, dan mampu membangun kolaborasi. Empat hal inilah yang menjadi fondasi dalam konsep 4 ON Leadership,” kata Dr. H. Jumadi Subur.
Peserta Diajak Mengevaluasi Diri
Penyampaian materi dilakukan melalui diskusi, refleksi, serta contoh pengalaman yang berkaitan dengan kehidupan dan dunia kerja.
Peserta tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi juga diajak mengevaluasi perjalanan mereka selama bekerja, kontribusi yang telah diberikan, serta peran yang ingin diambil pada masa mendatang.
Salah seorang peserta, Rofiq, menilai program tersebut memberikan dorongan untuk melakukan perbaikan diri. Ia mengaku semakin termotivasi mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan kontribusinya di lingkungan perusahaan.
Peserta lainnya, Chandra, juga menilai kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap karyawan mempunyai kesempatan untuk berkembang dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar.
Ia berharap pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal untuk mempersiapkan diri menghadapi kesempatan kepemimpinan pada masa mendatang.
Melalui program upgrading ini, PT Multi Power Abadi berupaya membangun sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter, motivasi, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan memimpin.
Pengembangan talenta internal tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan perusahaan terhadap sumber daya manusia yang mampu mengambil tanggung jawab lebih besar sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan organisasi.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda