Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Riset ID COMM Ungkap Kesiapan Indonesia Menuju Era Mobil Listrik

Riset ID COMM Ungkap Kesiapan Indonesia Menuju Era Mobil Listrik

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
09 Maret 2026, 21.31 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Riset ID COMM

Jakarta, JurnalPost.com – Di balik setiap keputusan besar baik di dunia bisnis, kebijakan publik, maupun strategi komunikasi selalu ada satu hal yang sering tidak terlihat: riset. Riset merupakan fondasi dari setiap studi yang berkualitas. Ia adalah proses sistematis untuk menjawab pertanyaan secara terukur dan biasanya dimulai dari rasa ingin tahu atau keraguan terhadap suatu fenomena, atau kebutuhan untuk memastikan sesuatu secara objektif.

Dari situ, pertanyaan dirumuskan secara lebih terstruktur, lalu ditentukan metode yang tepat untuk menjawabnya. Umumnya riset memiliki dua pendekatan utama. Metode kuantitatif digunakan untuk mengukur dan menguji sesuatu melalui data angka dan statistik. Sementara metode kualitatif membantu menggali persepsi, pengalaman, dan dinamika yang tidak selalu bisa diterjemahkan dalam angka. Dalam praktiknya, keduanya sering dikombinasikan agar menghasilkan pemahaman yang lebih utuh.

IKLAN

Hal inilah yang dibagikan oleh Asti Putri (Lead Research, Co-founder ID COMM) Riset ID COMM bertajuk “Menuju Era Mobil Listrik: Sejauh Mana Indonesia Siap?”, saat menjadi dosen tamu dalam sesi kuliah di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Serpong beberapa waktu lalu. “Riset dimulai karena ada sesuatu yang belum pasti. Ada hal yang perlu dicek dengan data, bukan hanya asumsi,” ujarnya.

Ganjil-Genap dan Mobil Listrik di Jakarta
Baca Juga

Dilema Ganjil-Genap dan Equality Before the Law: Ketika Mobil Listrik Mendapat Keistimewaan

Dalam mempersiapkan Riset ID COMM misalnya, pertanyaannya tidak hanya soal tren penjualan.

1. Kesiapan Industri Apakah industri siap? Banyak produsen datang ke Indonesia. Apakah mereka membangun pabrik di sini atau hanya menjual produk? Bagaimana kesiapan rantai pasok, termasuk produksi spare part kecil?

2. Kebijakan Pemerintah Apakah regulasinya sinkron dari hulu ke hilir? Apakah ada insentif? Apakah kebijakan mendukung investasi dan perkembangan industri?

IKLAN

3. Konsumen Perubahan perilaku konsumen luar biasa. Dulu mobil penuh tombol, sekarang hampir semua fitur ada di satu layar. Dulu menyalakan mobil dengan kunci, sekarang bisa dengan sistem digital. Tidak semua orang siap dengan perubahan ini. Ada yang membeli, tetapi belum tentu siap menggunakan atau sebaliknya.

Gustian Adie Irawan
Baca Juga

Pakar Inspeksi Indonesia Buka Jasa Pemasangan Charger Mobil Listrik di Jabar, Banten, dan Jabodetabek

4. Infrastruktur Bagaimana dengan pengisian daya listriknya? Apakah infrastruktur seperti home charging sudah tersedia? Bagaimana dengan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di mal atau kantor? Apakah mudah digunakan? Apakah sistem pembayarannya praktis?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tim peneliti melakukan :

• Literature review (menelaah regulasi dan kebijakan satu per satu untuk melihat arah kebijakan pemerintah) • In-depth interview dengan pelaku industri, konsumen (yang sudah membeli maupun yang berencana membeli), media, dan komunitas • Focus Group Discussion (FGD) untuk melihat dinamika persepsi antar-stakeholder • Observasi lapangan (mengamati langsung perilaku pengguna di SPKLU) • Social listening (memantau percakapan publik melalui social listening di media sosial)

Memahami proses ini penting agar tidak melihat riset sebagai sekadar kumpulan angka atau laporan tebal. “Tantangannya bukan hanya mengumpulkan data, tetapi bagaimana membuat data itu berbunyi dan menghasilkan insight yang relevan. Yang pasti, metode kuantitatif maupun kualitatif itu sama kuatnya, sama-sama powerful,” tutup Asti.

Kendaraan Listrik
Baca Juga

Pajak Kendaraan Listrik 0 Persen: Akankah Mematikan Pendapatan Daerah?

Sebagai peneliti, yang penting adalah kejernihan dalam membaca informasi. Informasi apa pun, jika dianalisis dengan baik, bisa menjadi data yang bermakna. Karena pada akhirnya, keputusan yang baik lahir dari pemahaman yang berbasis bukti.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/riset-id-comm-ungkap-kesiapan-indonesia-menuju-era-mobil-listrik/91355/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.59 WITA

  • #Mobil Listrik
  • #Riset ID COMM

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Pilihan Editor

  1. 1 Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka
  2. 2

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  3. 3

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. 4

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  5. 5

    Peran Teknologi Pangan dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.