Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. SINDIKASI Makassar Resmi Terbentuk, Shany Kasysyaf Terpilih Jadi Ketua Wilayah

SINDIKASI Makassar Resmi Terbentuk, Shany Kasysyaf Terpilih Jadi Ketua Wilayah

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
05 Juni 2026, 22.19 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
SINDIKASI Makassar

Makassar, JurnalPost.com – Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI) Makassar resmi terbentuk. Pembentukan ini dilakukan setelah melalui proses pengorganisasian, pendidikan, dan konsolidasi sejak 2023.

SINDIKASI Makassar resmi dibentuk pada Kamis (4/6/2026). Kehadiran organisasi ini disebut menjadi langkah penting untuk memperluas gerakan pekerja media dan industri kreatif di Indonesia Timur.

IKLAN

Pembentukan SINDIKASI Makassar diawali dengan diskusi publik bertajuk “Reorganisasi Gerakan Pekerja di Tengah Perubahan Dunia Kerja”. Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Lorong Pagi Sore, Jalan Salemba No. 14, Makassar.

Sensus Ekonomi 2026
Baca Juga

Pemkot Makassar Gandeng BPS Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 934 Petugas Diterjunkan

Diskusi menghadirkan empat narasumber, yakni Sahrul Ramadan dari AJI Makassar, Sukrianto K. dari LBH Pers Makassar, Mia Rosmiati dari DPN SINDIKASI, serta Shany Kasysyaf dari Komite Persiapan SINDIKASI Makassar.

Forum tersebut mempertemukan pekerja media, pekerja kreatif, serikat buruh, komunitas seni, organisasi masyarakat sipil, hingga elemen gerakan sosial. Mereka membahas tantangan ketenagakerjaan dan pentingnya membangun kekuatan kolektif pekerja.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Konferensi Pembentukan SINDIKASI Makassar yang berlangsung hingga sore hari. Dalam konferensi itu, anggota menetapkan arah organisasi sekaligus memilih kepengurusan wilayah pertama.

Hasil konferensi menetapkan Shany Kasysyaf sebagai Ketua Wilayah SINDIKASI Makassar. Sementara posisi Sekretaris Wilayah dijabat oleh Atri untuk periode kepengurusan 2026–2029.

Tenggak Oli 2 Tak
Baca Juga

Viral Aksi Nekat Pria di Makassar Tenggak Oli 2 Tak, Dokter Beri Peringatan Keras, MUI Tegaskan Haram

Ketua Wilayah SINDIKASI Makassar terpilih, Shany Kasysyaf, mengatakan pembentukan SINDIKASI Makassar menjadi langkah penting untuk memperkuat solidaritas pekerja media dan industri kreatif di Sulawesi Selatan.

“SINDIKASI Makassar lahir dari kebutuhan pekerja untuk memiliki organisasi yang independen, demokratis, dan benar-benar berpihak pada kepentingan pekerja,” ujar Shany.

Shany menilai kondisi kerja di sektor media dan industri kreatif saat ini semakin rentan. Karena itu, solidaritas dan pengorganisasian dinilai menjadi jalan penting untuk memperkuat posisi tawar pekerja.

“Di tengah kondisi kerja yang semakin rentan, kami percaya bahwa solidaritas dan pengorganisasian adalah jalan untuk memperkuat posisi tawar serta memperjuangkan hak-hak pekerja media dan industri kreatif secara bersama-sama,” katanya.

Pantai Jalaria Lantamal VI Jadi Tempat Taddabur Alam Bagi Pelajar
Baca Juga

Pantai Jalaria Lantamal VI Jadi Tempat Taddabur Alam Bagi Pelajar

Menurut Shany, SINDIKASI Makassar diharapkan menjadi ruang perjuangan bagi pekerja media, pekerja kreatif, pekerja lepas, seniman, pembuat konten, dan profesi lain di sektor kreatif. Selama ini, kata dia, banyak pekerja menghadapi persoalan ketenagakerjaan secara terpisah.

IKLAN

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengembangan Organisasi Dewan Pengurus Nasional (DPN) SINDIKASI, Setyo A. Saputro, mengatakan terbentuknya SINDIKASI Makassar merupakan hasil dari proses pengorganisasian yang panjang.

“Terbentuknya SINDIKASI Makassar menunjukkan bahwa kesadaran untuk berserikat terus tumbuh di kalangan pekerja media dan industri kreatif,” kata Setyo.

Setyo menegaskan, pembentukan SINDIKASI Makassar bukan sekadar menghadirkan struktur organisasi baru. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari penguatan gerakan pekerja yang lahir dari kebutuhan nyata menghadapi ketidakadilan di tempat kerja.

Ia menambahkan, pengorganisasian pekerja media dan industri kreatif semakin penting di tengah perubahan dunia kerja. Perubahan tersebut ditandai dengan fleksibilisasi kerja, kontrak jangka pendek, dan meningkatnya praktik kerja tanpa kepastian bagi pekerja.

“Kami percaya perubahan kondisi kerja tidak akan datang dari atas. Perubahan lahir ketika pekerja bersatu, terorganisir, dan memiliki kekuatan kolektif untuk memperjuangkan hak-haknya,” ujar Setyo.

Setyo menyebut kehadiran SINDIKASI Makassar menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan pekerja media dan industri kreatif, khususnya di Indonesia Timur.

Terbentuknya SINDIKASI Makassar menandai hadirnya wilayah keempat dalam jaringan organisasi SINDIKASI setelah Jabodetabek, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Saat ini, proses pengorganisasian serupa juga sedang dilakukan anggota SINDIKASI di Bandung dan Bali.

Shany kemudian mengajak pekerja media dan industri kreatif di Makassar serta Sulawesi Selatan untuk tidak menghadapi persoalan ketenagakerjaan secara individual.

“Kami mengajak kawan-kawan pekerja untuk bergabung dan mengorganisir diri bersama SINDIKASI Makassar. Perubahan tidak lahir dari individu yang berjuang sendirian, tetapi dari pekerja yang bersatu, saling menguatkan, dan bergerak secara kolektif untuk memperjuangkan hak-haknya,” kata Shany.

“Mari, kita saling jaga dan saling rawat satu sama lain,” tambahnya.

SINDIKASI merupakan organisasi pekerja yang menghimpun pekerja media, komunikasi, NGO, seni, budaya, dan berbagai sektor industri kreatif. Organisasi ini memperjuangkan hak-hak pekerja, kebebasan berserikat, keadilan kerja, kesetaraan, serta demokrasi di tempat kerja.

SINDIKASI tercatat di Suku Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Utara dengan nomor pencatatan 2279/III/SP/XII/2017. Sejak berdiri pada 2017, SINDIKASI telah mengadakan kelas pendidikan, forum diskusi, pertemuan rutin, penyebaran informasi, serta pendampingan dan advokasi masalah ketenagakerjaan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/sindikasi-makassar-resmi-terbentuk-shany-kasysyaf-terpilih-jadi-ketua-wilayah/94088/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.38 WITA

  • #Berita Makassar
  • #SINDIKASI Makassar

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  3. 3

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

  4. 4

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  5. 5

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.