JURNALPOST.COM - Menanggapi pendapat beberapa pengamat yang mengatakan bahwa bila harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia berpatokan pada harga minyak dunia, seharusnya harga BBM di Indonesia bisa turun lebih dari Rp500 per liternya.
Pihak PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) VII Wilayah Sulawesi, saat dikonfirmasi melalui Humasnya, Fhety, mengatakan, pihaknya hanya mengikuti penetapan pemerintah terkait harga BBM dan menjalankan mandat dari pemerintah terkait pendistribusian BBM.
"Kami sebagai penerima mandat pendistribusian bbm subsidi mengikuti penetapan harga ini sesuai dengan ketentuan yang diberikan," kata Fhety, Kemarin.
Menurutnya, keputusan pemerintah terkait penetapan besaran penurunan harga BBM subsidi tentunya dilakukan setelah melalui berbagai kajian dan pertimbangan sebelumnya.
"Keputusan Pemerintah dalam menentukan harga BBM subsidi tentunya didasarkan pada berbagai pertimbangan yang bersifat jangka panjang salah satunya adalah tren menguatnya (meningkatnya) harga minyak mentah," tutupnya. (fo/)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda