Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Terisolir Pascabencana, Warga Kampung Gewat Linge Menanti Uluran Tangan Kemanusiaan

Terisolir Pascabencana, Warga Kampung Gewat Linge Menanti Uluran Tangan Kemanusiaan

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
31 Desember 2025, 00.39 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Kampung
Kampung Gewat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah yang terisolir pasca banjir bandang dan longsor akhir November 2025.

ACEH TENGAH, JurnalPost.com – Di tengah berbagai upaya penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Provinsi Aceh, masih terdapat daerah yang luput dari jangkauan bantuan dan terjebak dalam isolasi berkepanjangan. Kampung Gewat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi salah satu potret krisis kemanusiaan yang hingga kini belum tertangani secara optimal.

Akses darat menuju Kampung Gewat terputus akibat longsor yang menimbun badan jalan. Kondisi jalan desa yang masih berupa tanah asli dan belum diaspal semakin memperparah situasi, dengan sejumlah titik mengalami retak dan amblas. Akibatnya, mobilitas warga sangat terbatas dan distribusi logistik nyaris tidak memungkinkan dilakukan melalui jalur darat.

IKLAN

Sementara itu, jalur udara yang menjadi satu-satunya harapan masyarakat untuk membuka akses bantuan hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, warga setempat telah menyiapkan titik koordinat pendaratan helikopter sebagai bentuk ikhtiar dan kesiapsiagaan agar bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau wilayah mereka.

Keluarga Abdul Karim yang hunianya sedang dimulai pembangunannya mengucapkan terima kasih kepada Tim UAR dan para donatur
Baca Juga

Tim UAR Mulain Bangun Hunian Keluarga Abdul Karim, Satu Huntara Waso Sudah Ditempati

Kondisi tersebut disampaikan Kepala Desa Gewat, Andi Suardi, kepada Edy Wahyudi, Koordinator Lapangan (Korlap) Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), yang saat ini tengah menjalankan misi kemanusiaan membantu korban banjir bandang dan longsor di Aceh Tamiang, Selasa (30/12/2025).

IKLAN

“Yang paling mendesak saat ini adalah bantuan beras sebagai makanan pokok bagi 48 kepala keluarga atau sekitar 220 jiwa. Bantuan pemerintah yang sempat kami ambil sendiri ke kota melalui jalan tanah yang licin dan amblas hanya mampu mencukupi kebutuhan hingga sepekan ke depan. Kami khawatir, jika tidak ada bantuan lanjutan, setelah 6 Januari 2026 warga bisa mengalami kekurangan pangan,” ujar Andi saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Kampung Gewat tidak hanya dihuni oleh masyarakat umum, tetapi juga memiliki fasilitas pendidikan berupa SD Negeri 20 Linge. Terisolirnya wilayah ini berdampak langsung pada pemenuhan hak-hak dasar warga, khususnya anak-anak, untuk memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, dan asupan gizi yang layak. Bayi, balita, ibu hamil, serta lansia menjadi kelompok paling rentan dalam situasi darurat yang berkepanjangan ini.

Kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dan respons cepat dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat. Pelibatan unsur TNI, khususnya Angkatan Udara, dinilai sangat penting untuk membuka akses bantuan melalui jalur udara. Keterlambatan penanganan wilayah terisolir berpotensi memicu krisis kemanusiaan yang lebih luas dan mendalam.

Relawan Ukhuwah Al-Fatah
Baca Juga

UAR Kirim Empat Relawan ke NTT, Pembina Utama: Jangan Tunggu Diminta untuk Menolong

Selain peran pemerintah, seluruh elemen masyarakat, lembaga kemanusiaan, organisasi sosial, serta para dermawan diimbau untuk turut mengambil bagian dalam membantu warga Kampung Gewat. Solidaritas dan kepedulian bersama menjadi kunci agar tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam penanganan bencana dan pemulihan pascabencana. [am]

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/terisolir-pascabencana-warga-kampung-gewat-linge-menanti-uluran-tangan-kemanusiaan/89644/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.00 WITA

  • #Ukhuwah Al-Fatah Rescue

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  3. 3

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  4. 4

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  5. 5

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.