Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. UMKM Desa Waru Mulai Naik Kelas, Pemasaran Digital Jadi Andalan

UMKM Desa Waru Mulai Naik Kelas, Pemasaran Digital Jadi Andalan

S
Penulis: Sarah Ghania
11 September 2026, 22.00 WITA Editor: Danang Purnama
6 menit baca
Pelaku UMKM Desa Waru bersama tim pengabdian kepada masyarakat.
Pelaku UMKM Desa Waru bersama tim pengabdian kepada masyarakat.

Bogor, JurnalPost.com - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, mulai didorong memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital. Strategi tersebut dinilai penting agar produk lokal tidak hanya bergantung pada pelanggan sekitar, tetapi juga lebih mudah ditemukan oleh konsumen yang lebih luas.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) di Kantor Desa Waru, Sabtu (25/7/2026).

IKLAN

Kegiatan berfokus pada penguatan kapasitas pelaku UMKM dalam pemasaran digital, mulai dari penyusunan strategi promosi, pembuatan materi visual menggunakan Canva, pemanfaatan media sosial dan marketplace, hingga optimalisasi profil usaha melalui Google Bisnisku.

Tim PKM UWKS di Gunung Sari
Baca Juga

Pelaku UMKM Gunung Sari Belajar Digital Marketing dan Promosi Produknya di Sosial Media

Berbeda dengan pelatihan satu arah, kegiatan dirancang secara interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti diskusi, simulasi, dan praktik yang disesuaikan dengan karakter usaha masing-masing.

Potensi UMKM Desa Waru Cukup Besar

Desa Waru memiliki potensi kewirausahaan yang cukup menjanjikan. Berdasarkan laporan kegiatan, sekitar 20 persen penduduk desa bekerja sebagai wirausaha dan pedagang.

Selain itu, lebih dari 100 pelaku usaha aktif terlibat dalam berbagai kegiatan promosi produk lokal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di Desa Waru berkembang dan memiliki peluang untuk diperluas.

Meski demikian, sebagian pelaku usaha masih mengandalkan pola pemasaran konvensional, seperti penjualan langsung dan rekomendasi dari pelanggan.

Dosen Sekolah Vokasi IPB
Baca Juga

Dosen Sekolah Vokasi IPB Bekali 35 Pelaku UMKM Mulyaharja Strategi Pemasaran Digital

Cara tersebut tetap memiliki peran penting, tetapi jangkauannya relatif terbatas jika dibandingkan dengan pemasaran melalui platform digital.

Di tengah perubahan perilaku konsumen, keberadaan usaha di internet menjadi semakin penting. Konsumen kini terbiasa mencari informasi mengenai produk, alamat, nomor kontak, jam operasional hingga ulasan sebelum memutuskan melakukan pembelian.

Karena itu, produk berkualitas belum tentu dapat menjangkau pasar lebih luas apabila informasi mengenai usaha tersebut sulit ditemukan secara daring.

Tantangan lain yang dihadapi pelaku UMKM adalah kemampuan membuat materi promosi yang menarik dan mengelola kanal digital secara konsisten.

Tim pelaksana Program
Baca Juga

Penguatan Kapasitas UMKM melalui Pendampingan Sertifikasi Halal di Kabupaten Bogor

Tidak semua pelaku usaha terbiasa membuat konten media sosial, menggunakan marketplace, atau memperbarui informasi usahanya di mesin pencarian.

Belajar Canva hingga Marketplace

Tim PKM yang dipimpin Sarah Ghania, S.P.W.K., M.E., kemudian memberikan pendampingan yang menitikberatkan pada praktik pemasaran digital yang dapat diterapkan secara langsung.

Peserta terlebih dahulu diperkenalkan dengan dasar perencanaan dan strategi pemasaran. Mereka diajak memahami bahwa pemasaran tidak sekadar memasang iklan, tetapi juga perlu memperhatikan karakter produk, target konsumen, pesan yang ingin disampaikan, serta kanal komunikasi yang paling sesuai.

Dalam pembuatan materi promosi, peserta diperkenalkan dengan Canva untuk membuat poster, banner digital, hingga konten media sosial.

Melalui praktik tersebut, informasi sederhana mengenai produk dapat diolah menjadi materi visual yang lebih menarik dan siap digunakan untuk mendukung kegiatan pemasaran.

Peserta juga dikenalkan dengan sejumlah kanal digital seperti Instagram, Facebook, WhatsApp Business, dan marketplace.

Masing-masing platform memiliki fungsi berbeda namun dapat saling mendukung. Media sosial dapat digunakan untuk membangun komunikasi dan memperkenalkan produk, sedangkan WhatsApp Business membantu pelaku usaha berinteraksi dengan pelanggan dan mengelola informasi produk.

Pemantapan
Pemaparan materi mengenai pemasaran digital dan pemanfaatan platform digital untuk UMKM.
IKLAN

Marketplace dapat menjadi saluran tambahan untuk transaksi dan memperluas jangkauan konsumen.

Melalui simulasi dan pendampingan langsung, peserta didorong tidak sekadar mengetahui fungsi berbagai aplikasi, tetapi juga memahami bagaimana menggunakannya sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing.

Google Bisnisku Jadi Etalase Digital

Salah satu materi yang mendapat perhatian khusus adalah pemanfaatan Google Bisnisku sebagai sarana memperkuat keberadaan UMKM di mesin pencarian.

Profil usaha yang lengkap dapat membantu calon pelanggan mengetahui lokasi, nomor kontak, jam operasional, foto produk, serta informasi penting lainnya tanpa harus datang langsung ke lokasi usaha.

Bagi UMKM, keberadaan profil bisnis di internet dapat berfungsi sebagai etalase digital yang bekerja selama informasi tersebut tetap tersedia dan diperbarui.

Karena itu, peserta juga mendapat pemahaman mengenai pentingnya menjaga akurasi informasi usaha.

Nomor telepon, alamat, jam operasional, foto produk, deskripsi, hingga informasi layanan perlu diperbarui apabila terjadi perubahan.

Profil bisnis yang tidak dikelola justru berpotensi menampilkan informasi lama yang membingungkan calon pelanggan.

Dengan kata lain, hadir di ruang digital bukan hanya tentang membuat akun. Pelaku usaha juga dituntut menjaga konsistensi informasi dan komunikasi agar keberadaan digital benar-benar dapat mendukung kegiatan bisnis.

Dorong UMKM Lebih Mandiri

Pendampingan pemasaran digital tersebut diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan pelatihan selesai.

Pelaku UMKM Desa Waru didorong mulai menerapkan strategi yang telah dipelajari secara mandiri dan berkelanjutan.

Langkah awal dapat dilakukan dari hal sederhana, seperti memperbaiki informasi profil bisnis, menggunakan foto produk yang lebih jelas, mengunggah materi promosi secara rutin, serta merespons pertanyaan calon pelanggan melalui kanal komunikasi yang tersedia.

Konsistensi menjadi salah satu faktor penting dalam pemasaran digital.

Media sosial maupun platform digital tidak hanya berfungsi sebagai tempat memasang iklan, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk membangun identitas merek, berkomunikasi dengan pelanggan, dan memperkenalkan keunggulan produknya.

Jika dimanfaatkan dengan baik, pemasaran digital dapat membuka kesempatan bagi produk UMKM Desa Waru untuk dikenal konsumen di luar wilayah Parung bahkan Kabupaten Bogor.

Digitalisasi pemasaran pada akhirnya bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi agar produk lokal semakin mudah ditemukan dan memiliki peluang bersaing di pasar yang lebih luas.

Program pengabdian yang dilakukan UPN “Veteran” Jakarta juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

Pendampingan berkelanjutan diharapkan dapat membantu UMKM menyesuaikan strategi pemasaran dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan Laporan Kemajuan Skema Program Kemitraan Masyarakat Dasar “Penguatan Daya Saing UMKM melalui Peningkatan Kapasitas Usaha dan Akses Pasar di Desa Waru Kecamatan Parung” Tahun 2026.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/umkm-desa-waru-mulai-naik-kelas-pemasaran-digital-jadi-andalan/97660/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.41 WITA

  • #Canva
  • #Google Bisnisku
  • #Kabupaten Bogor
  • #Pemasaran Digital
  • #UMKM Desa Waru
  • #UPNVJ
  • #marketplace
  • #pelatihan UMKM

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  4. 4

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  5. 5

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.