Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  2. Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  3. Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  4. Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  5. Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. VCT 2027 Masuk Indonesia: Potensi Penerimaan dan Awal Kesiapan Infrastruktur

VCT 2027 Masuk Indonesia: Potensi Penerimaan dan Awal Kesiapan Infrastruktur

Foto profil Rina Maharani
Editor: Rina Maharani
16 September 2026, 14.55 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
VCT 2027 Masuk Indonesia

JurnalPost.com - Riot Games mengumumkan format baru Valorant Champions Tour (VCT) 2027 yang membawa peluang bagi ekosistem esports Indonesia. Sistem kompetisi yang sebelumnya cenderung tertutup akan dikembangkan menjadi turnamen terbuka berbasis jaringan lokal di lebih dari 16 kota dunia.

Indonesia disebut masuk dalam kalender Open Qualifier VCT Pacific yang mulai digelar pada November 2026. Kehadiran Indonesia dalam rangkaian tersebut tidak hanya menarik bagi komunitas dan pemain Valorant, tetapi juga membuka ruang pembahasan mengenai potensi ekonomi, penerimaan negara, serta kesiapan infrastruktur digital dalam mendukung industri esports.

IKLAN

Selama ini, perputaran ekonomi sektor game di Indonesia masih menghadapi tantangan karena sebagian besar nilai transaksi dinikmati oleh penerbit game dari luar negeri. Dalam pertimbangan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional, potensi pasar industri gim Indonesia diperkirakan mencapai sekitar US$1,5 miliar hingga US$2 miliar per tahun.

Peneliti DKV UPI
Baca Juga

Peneliti DKV UPI Kembangkan Model Kemasan Berbasis Budaya untuk Sarung Goyor Pemalang

Besarnya pasar tersebut menunjukkan bahwa industri game bukan lagi sekadar sektor hiburan. Transaksi pembelian item, layanan digital, kompetisi, hingga aktivitas komunitas telah membentuk ekosistem ekonomi yang cukup besar.

Format baru VCT 2027 dapat menjadi salah satu peluang untuk mendorong agar sebagian nilai ekonomi tersebut berputar lebih besar di dalam negeri.

Riot Games menyiapkan insentif bagi tim yang mengikuti jalur kualifikasi terbuka, dengan nilai yang bervariasi sesuai pencapaian di kompetisi. Tim yang mampu melaju ke level internasional juga berpeluang mendapatkan hadiah dari rangkaian turnamen global.

Apabila pemain atau organisasi esports Indonesia mampu memperoleh hadiah maupun insentif tersebut, pendapatan yang masuk ke Indonesia berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi baru, mulai dari penghasilan pemain, organisasi esports, pekerja kreatif, hingga sektor pendukung lainnya.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Dari sisi fiskal, penghasilan yang diterima individu maupun badan usaha juga dapat menjadi bagian dari basis penerimaan perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, prestasi di bidang esports berpotensi memberikan dampak yang lebih luas daripada sekadar pencapaian kompetitif.

Potensi bagi Kas Daerah dan UMKM

Salah satu keunggulan kompetisi esports dengan format terbuka adalah peluang penyelenggaraan pertandingan secara langsung atau luring. Apabila Indonesia dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan babak kualifikasi maupun pertandingan penting lainnya, dampak ekonominya dapat dirasakan oleh pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.

Turnamen yang menghadirkan banyak peserta biasanya tidak hanya membawa pemain. Tim datang bersama pelatih, staf teknis, manajemen, media, hingga pendukung. Jika penyelenggaraan mampu menarik penonton dari luar daerah, sektor akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, hingga industri kreatif juga berpotensi memperoleh manfaat.

Kegiatan tersebut dapat meningkatkan transaksi hotel, restoran, kafe, transportasi lokal, penjualan merchandise, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi pertandingan.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Dari perspektif pemerintah daerah, peningkatan aktivitas ekonomi tersebut juga berpotensi berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk melalui Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sesuai ketentuan perpajakan daerah.

Esports dalam konteks ini dapat berkembang menjadi bagian dari industri pariwisata berbasis acara. Penonton tidak hanya datang untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga menggunakan jasa transportasi, menginap, berbelanja, dan mengonsumsi berbagai produk lokal selama berada di kota penyelenggara.

IKLAN

Efek penggandanya dapat semakin besar apabila pemerintah daerah mampu mengintegrasikan turnamen dengan promosi destinasi wisata, ekonomi kreatif, serta produk UMKM lokal.

Pajak Digital dan Kesiapan Fasilitas Publik

Potensi ekonomi esports juga berasal dari transaksi digital. Dalam ekosistem Valorant, penjualan berbagai item digital telah menjadi salah satu sumber perputaran ekonomi yang cukup besar.

Pada rangkaian VCT 2025, Riot Games dilaporkan mendistribusikan lebih dari US$86 juta dari penjualan item digital kepada tim-tim mitra yang memiliki perjanjian dengan perusahaan tersebut. Angka tersebut menggambarkan besarnya potensi ekonomi yang terdapat di balik sebuah kompetisi esports.

Ketika transaksi digital dilakukan oleh konsumen Indonesia, aspek perpajakan digital juga menjadi bagian penting untuk diperhatikan. Aktivitas perdagangan melalui sistem elektronik dapat berkontribusi terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPN PMSE) sepanjang memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku.

Potensi Penerimaan

Namun, peluang ekonomi dari penyelenggaraan turnamen esports juga harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur.

Kompetisi game taktis seperti Valorant membutuhkan pasokan listrik yang stabil serta jaringan internet berkecepatan tinggi dengan latensi rendah. Gangguan koneksi atau pasokan listrik selama pertandingan dapat memengaruhi kualitas kompetisi sekaligus reputasi penyelenggara.

Karena itu, peningkatan konektivitas internet dan fasilitas pendukung di kota-kota potensial penyelenggara sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan suatu turnamen.

Infrastruktur digital yang dibangun atau ditingkatkan juga dapat digunakan oleh masyarakat, pelaku UMKM, perusahaan rintisan, pekerja kreatif, lembaga pendidikan, hingga sektor pelayanan publik. Dengan pendekatan tersebut, investasi untuk mendukung kegiatan esports dapat menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang.

Peluang bagi Ekonomi Digital Indonesia

Perubahan format VCT 2027 menunjukkan bahwa ekonomi kreatif digital memiliki potensi ekonomi yang semakin luas. Esports tidak lagi hanya berkaitan dengan pemain profesional dan komunitas game, tetapi juga menyentuh sektor perpajakan, pariwisata, UMKM, teknologi, hingga pembangunan infrastruktur.

Indonesia memiliki basis pemain dan komunitas game yang besar. Namun, besarnya jumlah pengguna perlu diikuti dengan kemampuan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi di dalam negeri.

Pemerintah pusat dan daerah dapat mengambil peran melalui penyederhanaan perizinan kegiatan, peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan industri game dan esports lokal, serta memastikan aktivitas ekonomi digital masuk ke dalam sistem perpajakan secara proporsional dan sesuai regulasi.

Jika peluang tersebut dikelola dengan baik, kehadiran kompetisi seperti VCT dapat memberikan manfaat lebih luas. Bukan hanya membuka kesempatan bagi pemain Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional, tetapi juga mendorong investasi, menggerakkan UMKM, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar penting dalam industri esports global.

Penulis: Alexander Frederic Raja
Mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik, Politeknik Keuangan Negara STAN

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/vct-2027-masuk-indonesia-potensi-penerimaan-dan-awal-kesiapan-infrastruktur/97706/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.15 WITA

  • #Ekonomi Kreatif
  • #Esports Indonesia
  • #Infrastruktur Digital
  • #Pajak Digital
  • #Riot Games
  • #UMKM
  • #VCT 2027
  • #Valorant

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Pilihan Editor

  1. 1 Dari Fermentasi dan Inovasi ke Modernisasi: Mengangkat Nilai Jual Tempe melalui Teknologi Modern
  2. 2

    Birokrasi Seharusnya Memudahkan, Bukan Justru Menambah Beban Masyarakat dalam Mengurus Pelayanan Publik

  3. 3

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  4. 4

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  5. 5

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.