Malang, JurnalPost.com – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) Universitas Islam Malang (UNISMA), Wilda Lailatul Afifah, menggelar Sosialisasi Anti-Bullying di MI Al Marhamah, Gunung Kunci, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB tersebut diikuti sekitar 100 siswa MI Al Marhamah. Sosialisasi dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman sejak dini kepada siswa mengenai perilaku perundungan atau bullying yang masih dapat ditemukan dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari kepala sekolah dan para guru MI Al Marhamah. Kepala MI Al Marhamah, Fatkhul Zainudin, menilai sosialisasi tersebut penting untuk membantu siswa memahami batasan perilaku dalam berinteraksi dengan teman.
“Sosialisasi Anti-Bullying ini sangat penting bagi siswa di MI Al Marhamah ini karena dalam lapangan masih banyak ditemukan tindakan bullying antar siswa,” ujar Fatkhul Zainudin.
Kenalkan Bentuk dan Dampak Bullying
Materi pertama disampaikan oleh Farel Putra Andriyoso dari Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang. Ia membahas berbagai hal berkaitan dengan bullying, mulai dari pengertian, bentuk-bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, langkah pencegahan, hingga perbedaan antara bullying dan bercanda.
Materi disampaikan melalui pendekatan sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Para siswa diajak memahami bahwa bercanda tidak seharusnya menjadi alasan untuk menyakiti orang lain, baik melalui ucapan maupun tindakan. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga perkataan dan menghargai perasaan teman.
Farel mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut dan berinteraksi dengan para siswa.
“Seru banget bisa ngobrol, bercanda dan belajar bareng adik-adik tentang pentingnya menjaga ucapan, menghargai perasaan, dan nggak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk menyakiti,” ungkap Farel.

Belajar Membangun Pertemanan yang Sehat
Materi berikutnya disampaikan oleh M. Burhanudin dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang.
Dalam sesi tersebut, Burhanudin membahas pentingnya membangun hubungan pertemanan yang sehat. Siswa diajak memahami bagaimana bersikap saling menghargai, membantu teman, menjaga perkataan, serta memperlakukan orang lain dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Selain membahas hubungan pertemanan, siswa juga didorong untuk memahami bahwa setiap orang memiliki perbedaan yang perlu dihormati.
Materi yang disampaikan tidak hanya berbentuk penjelasan satu arah. Para pemateri turut melibatkan siswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Antusiasme peserta terlihat ketika para siswa berebut menjawab pertanyaan yang diberikan. Pada beberapa kesempatan, siswa bahkan menjawab secara serempak ketika pemateri memberikan pertanyaan kepada seluruh peserta.
Suasana tersebut membuat kegiatan berlangsung lebih aktif dan komunikatif. Siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mendapatkan ruang untuk menyampaikan pendapat serta merespons berbagai contoh situasi yang diberikan oleh pemateri.
Dorong Lingkungan Sekolah yang Aman
Melalui kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying tersebut, siswa diharapkan dapat mengenali berbagai bentuk perilaku perundungan dan memahami dampaknya bagi orang lain.
Pemahaman sejak usia sekolah dasar dinilai penting agar siswa semakin sadar bahwa tindakan mengejek, merendahkan, mengucilkan, maupun menyakiti teman tidak dapat dianggap sebagai sesuatu yang wajar.
Selain mencegah perilaku bullying, kegiatan tersebut juga mendorong siswa untuk membangun hubungan pertemanan yang lebih positif dengan mengedepankan sikap saling menghargai, menjaga ucapan, membantu sesama, serta menghormati perbedaan.
Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PPLK UNISMA dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa MI Al Marhamah.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda