Probolinggo, JurnalPost.com — Kemampuan menulis ilmiah dan menguasai keterampilan digital menjadi bekal penting bagi pelajar di tengah perkembangan teknologi. Hal tersebut menjadi perhatian Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Inovasi Pesantren UPN “Veteran” Jawa Timur melalui pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan multimedia bagi siswa Pondok Pesantren Islamiyah Syafi’iyah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian KKN yang berlangsung pada 22 Juli hingga 22 Agustus 2026. Program dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran formal di kelas, tetapi juga melalui praktik dan pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan siswa.
Pelatihan KTI dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 di SMP Insan Terpadu. Kegiatan ini diikuti siswa kelas VIII Sains dan kelas IX SMP Insan Terpadu serta 10 siswa dari SMP Islam Paiton.
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa memperkenalkan struktur dan teknik dasar penulisan karya ilmiah. Materi disampaikan melalui presentasi dan contoh tulisan untuk membantu peserta memahami perbedaan antara penulisan yang tepat dan yang masih perlu diperbaiki.
Siswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta mengajukan pertanyaan. Metode tersebut diharapkan dapat membantu peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh gambaran praktis mengenai proses menyusun sebuah karya ilmiah.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Inovasi Pesantren, Augustin Mustika Chairil, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan akademik sekaligus keterampilan kreatif para siswa.
“Harapannya dalam kegiatan ini siswa dapat meningkatkan pengetahuannya dalam penulisan Karya Ilmiah Remaja dan desain grafis,” ujar Augustin.
Pelatihan Multimedia dan Desain Visual
Selain pelatihan karya tulis ilmiah, Tim KKN juga memberikan pelatihan multimedia kepada siswa SMK Insan Terpadu pada 12 Agustus 2026.
Pelatihan difokuskan pada keterampilan desain visual yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk promosi dan komunikasi produk di media digital.
Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan dengan penggunaan Canva, pemilihan warna, pengaturan elemen desain, hingga teknik dasar menghasilkan visual produk yang lebih menarik.

Mahasiswa juga memberikan demonstrasi secara langsung agar peserta dapat melihat penerapan pengaturan objek dan pencahayaan dalam menghasilkan foto produk yang lebih baik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Melalui pelatihan tersebut, siswa diharapkan memiliki pengetahuan dasar mengenai pemanfaatan visual sebagai bagian dari komunikasi dan promosi di era digital.
Imam, salah seorang guru di lingkungan Pondok Pesantren Islamiyah Syafi’iyah, menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan para mahasiswa.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan ruang tambahan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan melalui metode pembelajaran yang lebih beragam.
“Alhamdulillah anak-anak bisa mengembangkan skill-nya dan bisa mengasahnya, jadi pembelajaran tidak hanya formal dari gurunya saja,” ungkap Imam.
Pelatihan KTI dan multimedia tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren dalam memperluas pengalaman belajar siswa.
Melalui kegiatan berbasis praktik, peserta memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, serta keterampilan digital yang dapat mendukung proses pendidikan mereka.
Penulis: Augustin Mustika Chairil
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda