JurnalPost.com - Gema Wong Cilik Nusantara (GWCN) menyampaikan apresiasi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait permohonan yang mempersoalkan syarat pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
GWCN menilai putusan tersebut merupakan bagian dari proses hukum dan ketatanegaraan yang perlu dihormati oleh seluruh pihak. Perbedaan pandangan maupun keberatan dalam proses politik, menurut organisasi tersebut, seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang tersedia tanpa memperpanjang ketegangan di tengah masyarakat.
Setelah Mahkamah Konstitusi menyatakan permohonan tersebut tidak dapat diterima, GWCN berharap seluruh elemen bangsa dapat menghormati proses konstitusional yang telah berjalan dan menjadikan putusan tersebut sebagai momentum untuk mengakhiri polemik berkepanjangan.
GWCN menekankan bahwa hukum semestinya menjadi ruang untuk mencari keadilan dan kepastian, bukan sarana untuk mempertajam perselisihan politik.
“Hukum harus menjadi tempat mencari keadilan, bukan alat memperpanjang pertikaian. Demokrasi harus menjadi jalan menuju kedewasaan, bukan jalan menuju perpecahan,” demikian pernyataan GWCN.
GWCN juga mengajak seluruh pihak untuk kembali memberikan perhatian pada berbagai persoalan yang dinilai lebih mendesak bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan, penciptaan lapangan pekerjaan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas pendidikan.
Menurut GWCN, keberpihakan terhadap masyarakat kecil harus tetap menjadi salah satu prioritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Organisasi tersebut juga berharap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat menjalankan amanah pemerintahan secara optimal. Pada saat yang sama, masyarakat tetap memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan secara kritis, santun, dan sesuai dengan prinsip konstitusional.
GWCN menegaskan bahwa perbedaan pandangan politik tidak semestinya menghambat upaya bersama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Wong cilik bukan kecil di mata sejarah. Bersama wong cilik, Indonesia bermartabat,” tutup GWCN dalam pernyataannya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda