Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. Pidato Kenegaraan Prabowo 14 Agustus 2026: Ini Poin Penting dan Isi yang Disampaikan

Pidato Kenegaraan Prabowo 14 Agustus 2026: Ini Poin Penting dan Isi yang Disampaikan

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
14 Agustus 2026, 17.46 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Pidato Kenegaraan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: BPMI Setpres/Presiden RI.
JurnalPost – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Pidato tersebut menjadi bagian dari rangkaian kenegaraan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Sidang juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan lembaga negara, jajaran Kabinet Merah Putih, serta sejumlah mantan presiden dan wakil presiden. Dalam pidatonya, Prabowo membahas sejumlah isu besar, mulai dari kemandirian pangan, pembangunan sumber daya manusia, Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ekonomi desa dan UMKM, restrukturisasi BUMN, hingga kondisi ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Prabowo Ingat Kembali Sumpah sebagai Presiden

Mengawali pidatonya, Prabowo mengingat kembali momen ketika dirinya mengucapkan sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024. Ia menegaskan kembali komitmennya menjalankan kepemimpinan dengan tulus dan jujur serta mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Pidato tahun ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk menyampaikan capaian setelah menjalankan pemerintahan selama sekitar 21 bulan. Prabowo menyebut pemerintah telah mengambil dan menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 663 hari pemerintahan untuk menangani berbagai persoalan nasional.

Kemandirian Pangan Jadi Sorotan

Salah satu isu penting yang disampaikan Prabowo adalah kemandirian pangan. Presiden menegaskan Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyat dengan kekuatan sendiri dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri, terutama di tengah situasi geopolitik dan ekonomi dunia yang tidak menentu. Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan dalam satu tahun terakhir. Meski demikian, masih terdapat komoditas tertentu yang belum dapat dipenuhi sepenuhnya dari produksi domestik, salah satunya bawang putih. Kemandirian pangan dinilai penting bukan hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari ketahanan dan kedaulatan nasional.

Makan Bergizi Gratis dan Pembangunan Manusia

Prabowo juga memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, pembangunan manusia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan paling mendasar, yakni kecukupan gizi.
“Tidak boleh ada anak-anak kita belajar dalam keadaan lapar.”
Pemerintah karena itu akan melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG sebagai salah satu instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus penanganan masalah kekurangan gizi dan stunting. Prabowo menilai anak yang kekurangan gizi akan menghadapi hambatan dalam perkembangan otak, tulang, otot, hingga kemampuan mengikuti pendidikan.

Ekonomi Desa, Koperasi dan UMKM

Dalam pidatonya, Prabowo turut menekankan peranan ekonomi rakyat. Menurut Presiden, kekuatan ekonomi Indonesia tidak semata-mata bertumpu pada perusahaan besar. Petani, nelayan, pedagang, pengrajin, pelaku UMKM, perempuan, hingga anak muda yang membangun usaha di daerah merupakan bagian penting dari fondasi ekonomi nasional. Pemerintah ingin memperkuat ekonomi desa antara lain melalui peningkatan konektivitas, penyediaan kebutuhan dasar serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Prabowo mengingatkan pengalaman krisis moneter 1998 ketika banyak perusahaan dan institusi keuangan besar mengalami tekanan, sementara sektor ekonomi rakyat dan UMKM menunjukkan daya tahan yang kuat.

Restrukturisasi BUMN

Pembenahan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN juga menjadi salah satu topik yang disorot. Prabowo menegaskan BUMN pada hakikatnya merupakan aset milik rakyat sehingga pengelolaannya harus mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Pemerintah mendorong restrukturisasi untuk meningkatkan efisiensi, tata kelola dan kinerja perusahaan-perusahaan negara. Kemensetneg memasukkan pembenahan BUMN sebagai salah satu pokok utama pidato kenegaraan Prabowo pada 14 Agustus 2026. Selain BUMN, pemerintah menekankan penguatan tata kelola kekayaan nasional, termasuk melalui pengembangan ekosistem Bank Emas dan pengelolaan investasi strategis nasional.

Indonesia Harus Mandiri di Tengah Gejolak Global

Ketidakpastian global turut menjadi perhatian Prabowo. Presiden menilai Indonesia harus memiliki kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri dan tidak terlalu bergantung kepada pasokan dari negara lain. Gejolak geopolitik, perdagangan, energi dan rantai pasok global dapat sewaktu-waktu memengaruhi perekonomian nasional. Karena itu, pemerintah menempatkan ketahanan pangan, energi dan penguatan industri nasional sebagai agenda strategis. Pertumbuhan ekonomi, menurut Prabowo, juga tidak cukup hanya dilihat dari angka statistik, tetapi harus menghasilkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

RAPBN 2027: Pertumbuhan Ekonomi Ditargetkan 6 Persen

Selain pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan, pada Jumat 14 Agustus 2026 Prabowo juga menyampaikan agenda terkait Rancangan APBN 2027 dan Nota Keuangan. Pemerintah mengusulkan belanja negara tahun 2027 sebesar Rp4.097,2 triliun, sementara pendapatan negara diproyeksikan mencapai Rp3.426 triliun. Defisit APBN 2027 dirancang sebesar 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut berada di bawah proyeksi defisit 2026 sebesar 2,85 persen dan tetap berada di bawah batas defisit 3 persen. Pemerintah menggunakan sejumlah asumsi makro untuk RAPBN 2027, yakni pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, inflasi 2,5 persen, nilai tukar rupiah rata-rata Rp17.500 per dolar AS, serta imbal hasil Surat Berharga Negara tenor 10 tahun sekitar 6,9 persen. Anggaran tersebut diarahkan untuk sejumlah program prioritas, antara lain swasembada pangan dan energi, penguatan industri dalam negeri serta sektor pendidikan. Prabowo sendiri memiliki target jangka menengah untuk membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen pada 2029.

Pidato Menjelang HUT ke-81 RI

Pidato kenegaraan 14 Agustus 2026 menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. DPR RI mencatat agenda Sidang Tahunan tahun ini mencakup penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato Presiden dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Dari keseluruhan pidato tersebut, arah yang ditekankan Prabowo adalah kemandirian nasional: pangan harus semakin diproduksi sendiri, ekonomi rakyat diperkuat, sumber daya manusia dibangun melalui pendidikan dan gizi, BUMN dibenahi, serta pengelolaan kekayaan nasional diarahkan untuk memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat. Pidato itu sekaligus memberikan gambaran mengenai prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran menuju tahun ketiga masa pemerintahan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/pidato-kenegaraan-prabowo-14-agustus-2026-ini-poin-penting-dan-isi-yang-disampaikan/97080/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.04 WITA

  • #APBN 2027
  • #Ekonomi
  • #HUT RI ke-81
  • #Pidato Kenegaraan
  • #Politik
  • #Prabowo Subianto
  • #RAPBN 2027
  • #Sidang Tahunan MPR

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan
  2. 2

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. 3

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  4. 4

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

  5. 5

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.