Cepu, JurnalPost.com - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) kembali menggelar pelatihan bantuan masyarakat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM). Program ini dibuka sebagai upaya meningkatkan kompetensi masyarakat agar memiliki keterampilan teknis yang dibutuhkan di sektor minyak dan gas bumi.
Pelatihan tersebut berlangsung di PPSDM Migas, Cepu, mulai 22 hingga 26 Juni 2026. Sebanyak 50 peserta dari berbagai daerah mengikuti program ini untuk mendapatkan pembekalan teori, praktik, hingga persiapan sertifikasi kompetensi.
Pada pelaksanaan kali ini, PPSDM Migas membuka dua bidang pelatihan. Keduanya yakni Petugas Pengukur Isi Tangki Minyak Bumi dan Hasil Olahan serta Perawatan Mekanik Tingkat Teknisi Perawatan Mekanik 3.
Subkoordinator Pelatihan PPSDM Migas, Syafril Ramadhon, mengatakan program ini menjadi kesempatan penting bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan teknis. Ia meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin dan sungguh-sungguh selama proses pelatihan berlangsung.
“PPSDM Migas melaksanakan program pelatihan bantuan masyarakat untuk dua judul, yaitu Petugas Pengukur Isi Tangki Minyak Bumi dan Hasil Olahan serta Perawatan Mekanik Tingkat Teknisi Perawatan Mekanik 3. Program dengan total 50 orang peserta ini berlangsung dari tanggal 22 sampai 26 Juni 2026,” ujar Syafril dalam arahannya.
Syafril berharap peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut secara maksimal. Menurutnya, bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya saing peserta di dunia kerja.
“Kami meminta para peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan menaati peraturan yang ada. Sehingga seusai pelatihan dan sertifikasi kompetensi nanti, ilmu yang didapat bisa dijadikan bekal berharga ke depannya,” katanya.
Selama lima hari pelatihan, para peserta tidak hanya menerima materi teori di kelas. Mereka juga mengikuti simulasi lapangan serta praktik menggunakan fasilitas pendukung yang dimiliki PPSDM Migas.
Kombinasi pembelajaran teori dan praktik tersebut dirancang agar peserta memahami kebutuhan industri migas secara lebih menyeluruh. Selain itu, pelatihan ini juga disiapkan agar peserta mampu memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang berlaku di bidang migas.
Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan, peserta akan mengikuti ujian sertifikasi kompetensi. Peserta yang dinyatakan kompeten nantinya akan memperoleh sertifikat kompetensi dari LSP PPSDM Migas.
Sertifikat tersebut menjadi bukti resmi atas kemampuan teknis yang dimiliki peserta. Dengan adanya sertifikasi ini, peserta diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memasuki dunia kerja, khususnya di sektor minyak dan gas bumi.
Melalui program pelatihan bantuan masyarakat ini, PPSDM Migas menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas SDM energi. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya KESDM dalam membuka akses pelatihan berbasis kompetensi bagi masyarakat.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda