Tuban, JurnalPost.com – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi Pesantren Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) resmi ditutup di Pondok Pesantren Langitan, Tuban. Penutupan dilaksanakan pada Sabtu pagi (19/07) pukul 08.00 WIB, ditandai dengan seremoni singkat yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan dan apresiasi.
Program KKNT Inovasi Pesantren ini merupakan bagian dari kegiatan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPNVJT, yang bertujuan untuk mendorong kontribusi mahasiswa dalam pengembangan masyarakat berbasis kearifan lokal dan inovasi teknologi.
Acara penutupan dihadiri langsung oleh Ro’is Idarotil ‘Ammah Pondok Pesantren Langitan, Ustadz Muhammad Anshori, yang mewakili pihak tuan rumah untuk menutup kegiatan secara resmi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi para mahasiswa selama menjalankan program di lingkungan pondok pesantren.
Sebanyak 11 mahasiswa dari Kelompok 1 KKNT Inovasi Pesantren telah melaksanakan berbagai program kerja selama beberapa pekan terakhir. Program yang difokuskan pada edukasi digital bagi santri ini mencakup pelatihan digital marketing, monetisasi platform digital, serta pengantar pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam konteks pendidikan dan kewirausahaan.
Sebagai bentuk apresiasi dan simbol keberlanjutan semangat kolaboratif, mahasiswa menyerahkan sejumlah hasil program kerja, seperti booklet edukatif, serta plakat berbahan dasar limbah plastik daur ulang, karya salah satu anggota kelompok, Sulthan Atha. Penyerahan plakat ini menjadi penanda kuat bahwa keberlanjutan lingkungan menjadi bagian dari nilai yang diusung oleh tim KKNT.
Perwakilan dosen pembimbing lapangan (DPL), Rohmatul Faizah, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak pondok yang telah membuka ruang kolaborasi dan mendampingi mahasiswa dalam pelaksanaan program. Sementara itu, ketua kelompok, Raihan Wira, menyampaikan pesan perpisahan dan harapan agar ilmu yang telah diberikan bisa menjadi manfaat jangka panjang bagi para santri.
Sebelum kembali ke kampus, seluruh anggota kelompok menyempatkan diri melakukan ziarah ke makam para kiai di lingkungan pondok sebagai bentuk penghormatan dan doa. Setelah itu, mahasiswa berpamitan kepada tim pondok pesantren serta tim media internal yang selama ini menjadi mitra dokumentasi dan komunikasi kegiatan.
Dengan ditutupnya program ini, mahasiswa berharap semangat inovasi, edukasi digital, dan kepedulian lingkungan dapat terus berlanjut dan tumbuh di lingkungan pesantren.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda