BOGOR, JurnalPost.com – Lembaga kemanusiaan dan kebencanaan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) menyampaikan ucapan selamat kepada Ahmad Soleh, S.Pd.I., M.A., yang berhasil meraih gelar doktor bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di Universitas PTIQ Jakarta.
Ahmad Soleh yang merupakan dosen STAI Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, menjalani sidang terbuka Promosi Doktor di Program Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Dalam sidang tersebut, Ahmad Soleh berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pendekatan Tafsir Maqashidi dalam Penanggulangan Ujaran Kebencian Keagamaan Perspektif Al-Qur’an.”
Sidang berlangsung di Ruang Sidang Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Jalan Lebak Bulus Raya No. 2, Cilandak, Jakarta Selatan, mulai pukul 13.30 hingga 14.45 WIB.
Ketua Umum UAR H. Endang Sudrajat, S.T., M.T., mengapresiasi pencapaian akademik Ahmad Soleh. Ia berharap gelar doktor tersebut dapat semakin memperkuat kontribusi Ahmad Soleh dalam pengembangan keilmuan Islam, khususnya di bidang Al-Qur’an dan Tafsir.
“Mewakili keluarga besar Ukhuwah Al-Fatah Rescue, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Ahmad Soleh, yang telah berhasil menyelesaikan Promosi Doktor dalam Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan hasil yang sangat baik,” ujar Endang dalam keterangannya di Bogor, Minggu (9/8/2026).
Endang juga mendoakan agar ilmu dan gelar akademik yang diperoleh Ahmad Soleh dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan umat.
“Semoga gelar dan ilmu yang didapat menjadi bekal berharga dalam meraih ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, bermanfaat bagi umat, serta semakin memperkuat kontribusi dalam pengembangan ilmu Al-Qur’an dan Tafsir,” katanya.
Dalam disertasinya, Ahmad Soleh mengangkat persoalan ujaran kebencian keagamaan melalui pendekatan tafsir maqashidi.
Pendekatan tersebut digunakan untuk memahami pesan Al-Qur’an tidak hanya berdasarkan makna tekstual, tetapi juga dengan memperhatikan tujuan, nilai, serta kemaslahatan yang hendak diwujudkan melalui ajaran Islam.
Kajian mengenai ujaran kebencian dinilai relevan dengan kondisi sosial kontemporer, terutama ketika penyebaran informasi dan komunikasi melalui berbagai platform digital berpotensi memunculkan narasi yang dapat mengganggu kerukunan antarumat beragama.
Melalui perspektif tafsir maqashidi, nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun pemahaman keagamaan yang lebih mendalam, sekaligus mendorong terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan berorientasi pada kemaslahatan.
Sidang Promosi Doktor Ahmad Soleh dipimpin Prof. Dr. H.M. Darwis Hude, M.Si., yang sekaligus bertindak sebagai salah satu penguji.
Tim penguji lainnya terdiri atas Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A., Dr. Baeti Rohman, M.A., Prof. Dr. Nur Arfiyah Febriani, M.A., Dr. Muhammad Hariyadi, M.A., serta Dr. Akhmad Shunhaji, M.Pd.I.
Sidang tersebut turut disaksikan sejumlah pihak, antara lain jajaran manajemen STAI Al-Fatah, Dr. Wahyudi KS, Penasihat UAR H. Syakuri, S.H., Amir dan staf Niyabah Bogor, staf Maktab Am, serta keluarga Ahmad Soleh.
Pencapaian gelar doktor tersebut turut memperkuat jajaran akademisi STAI Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, dalam pengembangan pendidikan dan keilmuan Islam.
STAI Al-Fatah saat ini memiliki tiga program studi, yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Ekonomi Syariah (ES), serta Pendidikan Bahasa Arab (PBA).
Pendaftaran mahasiswa baru untuk ketiga program studi tersebut disebut masih dibuka hingga akhir November 2026.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda