SURABAYA, JurnalPost.com — Dosen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPN Jatim) memberikan pembekalan mengenai etika berbicara di depan publik kepada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam gelaran Jatim Fest 2026 di Grand City Surabaya, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Tunas Hijau Indonesia tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus membangun kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan gagasan di hadapan orang lain.
Para peserta mendapatkan materi tentang cara berbicara dengan baik dan santun, membangun kepercayaan diri, serta menyesuaikan cara berkomunikasi dengan lawan bicara maupun situasi yang dihadapi.
Dosen UPN Jatim, Reza Mehdi Fauzi, menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan publik tidak hanya berkaitan dengan keberanian untuk tampil. Kemampuan tersebut juga mencakup etika, pemilihan kata, sikap tubuh, intonasi, hingga kemampuan menghargai orang lain.
“Berbicara di depan publik bukan hanya tentang bagaimana kita menyampaikan pesan, tetapi juga bagaimana kita menghargai orang yang mendengarkan. Karena itu, etika menjadi bagian penting dalam komunikasi,” ujar Reza saat menyampaikan materi.
Belajar Berani Berpendapat dengan Santun
Dalam sesi tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya menggunakan bahasa yang sopan, tidak memotong pembicaraan, mendengarkan orang lain dengan baik, serta menyampaikan pendapat tanpa merendahkan pihak lain.
Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan langsung cara berbicara di hadapan publik.
Menurut Reza, kemampuan komunikasi perlu mulai dibangun sejak usia sekolah. Kepercayaan diri yang terbentuk melalui latihan berbicara dapat menjadi bekal bagi siswa dalam mengikuti kegiatan akademik, organisasi, maupun ketika berinteraksi di lingkungan sosial.
“Anak-anak harus berani menyampaikan pendapat, tetapi tetap dengan cara yang santun. Berani berbicara dan mampu menghargai orang lain adalah dua hal yang harus berjalan bersama,” katanya.
Siswa Diajak Praktik Berbicara di Depan Publik
Kegiatan dalam rangkaian Jatim Fest 2026 tersebut mendapat antusiasme dari para siswa. Peserta diberi kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, hingga mencoba menyampaikan pendapat di hadapan peserta lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memiliki keberanian untuk tampil di depan umum, tetapi juga mampu menjadi komunikator muda yang percaya diri, santun, bertanggung jawab, dan mampu menyampaikan gagasan secara positif.
Kolaborasi antara akademisi UPN Jatim dan Tunas Hijau Indonesia dalam Jatim Fest 2026 sekaligus menunjukkan pentingnya pendidikan komunikasi bagi generasi muda.
Pembekalan mengenai etika berbicara di depan publik diharapkan dapat menjadi pengalaman bagi para siswa untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan pada masa mendatang.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda