Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. Ajak Stakeholder Rancang Framework Energi Hijau, BPSDM ESDM Gelar The 2nd Human Capital Summit of Energy 2025

Ajak Stakeholder Rancang Framework Energi Hijau, BPSDM ESDM Gelar The 2nd Human Capital Summit of Energy 2025

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
27 September 2024, 09.00 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Ajak Stakeholder Rancang Framework Energi Hijau, BPSDM ESDM Gelar The 2nd Human Capital Summit of Energy 2025
Peluncuran The 2nd Human Capital Summit of Energy 2025. (YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA.KOMPAS.COM).
JAKARTA, JurnalPost..com - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) resmi meluncurkan The 2nd Human Capital Summit of Energy 2025 di Gedung Widjajono Partowidagdo, Kamis (26/9/2024). Human Capital Summit of Energy merupakan forum yang mempertemukan para pemangku kepentingan di sektor energi untuk membahas isu terkini di sektor energi, termasuk transisi energi hijau. Human Capital Summit of Energy pertama kali digelar dengan mengusung tema “Human Capital Development towards Net Zero Emission 2060” pada 21 Maret 2023. Pertemuan tersebut menghasilkan rekomendasi program dan kebijakan untuk mengatasi pengurangan emisi karbon, percepatan transisi energi dan penciptaan pasokan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan sesuai dengan Peta Jalan Net Zero Emission (NZE). Untuk The 2nd Human Capital Summit of Energy 2025, BPSDM ESDM mengusung tema “Accelerating the Transformation of Green Collar Workforce toward Energy Transition”. Pertemuan tersebut diharapkan dapat merancang dan mengusulkan kerangka kebijakan komprehensif yang mendukung percepatan transformasi tenaga kerja kerah hijau sejalan dengan tujuan transisi energi Indonesia. Kepala BPSDM ESDM Prahoro Nurtjahyo menjelaskan, pengembangan sektor energi hijau di Indonesia membutuhkan kerangka kerja yang terencana, mulai dari aspek upstream, midstream, hingga downstream. Sebagai pihak yang berada di sektor upstream atau hulu, Kementerian ESDM berkewajiban melihat potensi di sektor energi sesuai ketersediaan resource dan teknologi. Oleh karena itu, BPSDM ESDM selalu mengamati perkembangan human capital di sektor energi agar sesuai dengan kebutuhan saat ini. Sementara itu, di sektor downstream, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), serta Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) bertanggung jawab mengembangkan human capital yang sesuai kebutuhan sektor energi dan mengantisipasi perubahan teknologi dan tuntutan industri sesuai tupoksinya masing-masing. Prahoro menilai bahwa human capital merupakan faktor kunci dalam pengembangan energi terbarukan. Investor tidak hanya melihat kesiapan sumber daya alam dan teknologi, tetapi juga kualitas. “Padahal, investasi datangnya itu satu paket. Itu sudah termasuk resource, uang, dan human capital. Jadi, kita harus siap-siap,” kata Prahoro. Prahoro melanjutkan bahwa potensi energi hijau Indonesia mencapai 3.600 Giga Watt. Potensi ini didapat dari berbagai sektor, mulai dari laut, geothermal, serta nuklir. Selain itu, pemerintah juga sudah memiliki Indonesia Net-Zero Emission (NZE) Roadmap 2060 yang efektif diberlakukan mulai 2025 hingga 2060. Berdasarkan roadmap tersebut, pemerintah sudah siapkan mengembangkan energi nuklir, hidrogen, serta geotermal sesuai rancangan waktu yang sudah ditetapkan. Meski demikian, roadmap tersebut hanya akan menjadi rencana di atas kertas jika tidak ditunjang dengan human capital yang mumpuni. Pasalnya, dari 280 juta penduduk Indonesia, jumlah pekerja dari lulusan universitas hanya 14 juta. Sementara itu, pekerja Indonesia didominasi lulusan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Oleh karena itu, The 2nd Human Capital Summit of Energy 2025 dapat menjadi gerbang untuk sharing informasi, data, serta rencana kebijakan berikutnya “Melalui acara tersebut, kami menargetkan dua hal. Pertama, desain framework terkait human capital development di sektor energi dengan mempertimbangkan resource, tantangan, serta potensi human capital. Kedua, memetakan green job yang ada saat ini beserta peta kompetensinya serta sertifikasinya,” tuturnya.

Tindaklanjuti RPJPN di sektor energi

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan bahwa Kementerian ESDM tengah menindaklanjuti perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) menjadi Undang-undang, khususnya di sektor energi. Pihaknya telah mendorong penyelesaian Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional. Ke depan, pihaknya juga membuat rancangan serupa untuk sektor minyak dan gas bumi. Tujuannya, untuk memberikan pedoman bagi perusahaan minyak nasional, seperti Pertamina, dalam mengembangan energi ke depan, khususnya energi terbarukan. Peluncuran The 2nd Human Capital Summit of Energy 2025. (YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA.KOMPAS.COM). Selain itu, Kementerian ESDM tengah memfinalisasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru. Pihaknya juga memperimbangkan membuat rancangan itu untuk Pertamina atau badan usaha pemerintah lainnya. “Dengan demikian, mereka dapat mengikuti target yang ditentukan pemerintah. Pemerintah juga terbuka untuk mendengar aspirasi dari badan usaha dalam penyusunan rancangan ini,” kata Dadan. Terkait luasnya hilirisasi di industri energi, Dadan menilai bahwa beberapa lembaga kementerian dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga memiliki universitas yang telah mencetak human capital handal. Sebut saja, Telkom memiliki Telkom University, PLN memiliki Institut Teknologi PLN (ITPLN), serta Kementerian ESDM memiliki Politeknik Energi dan Mineral Akamigas (PEM Akamigas). Hal tersebut menandakan bahwa kementerian dan BUMN juga memiliki komitmen untuk menyediakan human capital berkualitas, khususnya di sektor energi yang memiliki cakupan luas. “Saat ini, pemerintah melarang ekspor bahan baku minyak dan gas. Mungkin jika kita sudah siap, pemerintah akan melarang ekspor produk energi yang telah diolah sebagian (intermediate),” tuturnya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/ajak-stakeholder-rancang-framework-energi-hijau-bpsdm-esdm-gelar-the-2nd-human-capital-summit-of-energy-2025/72583/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.49 WITA

  • #BPSDM ESDM
  • #Human Capital Summit
  • #Kementerian ESDM
  • #The 2nd Human Capital Summit of Energy 2025
  • #energi hijau

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pilihan Editor

  1. 1 PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online
  2. 2

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  3. 3

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  4. 4

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  5. 5

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.