JURNALPOST - Bandara sebagai fasilitas penunjang untuk bepergian tentunya harus memiliki kriteria yang baik agar penggunanya merasa nyaman ketika akan bepergian ke suatu tempat.
Dewasa ini bandara terkenal di bali yaitu Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, berhasil menyabet juara di ajang penilaian bandara yang diadakan oleh dewan bandara internasional.
Tak tanggung-tanggung, Bandara Ngurah Rai berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus. Penghargaan pertama adalah sebagai bandara paling dikembangkan tahun 2015 dan kedua sebagai bandara dengan pelayanan terbaik ketiga di dunia tahun 2015.
Kami sangat beryukur atas penghargaan yang berhasil kami dapatkan. Penghargaan ini mengacu pada kualitas bandara yang berhasil kami tingkatkan dari tahun ke tahun,” ujar Trikora Harjo selaku General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai.
Kedua penghargaan itu diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal ACI (Airport Council International) yaitu Angela Gittens kepada Harjo saat dilangsungkannya konferensi yang diadakan oleh Organisasi Pemerhati Bandar Udara Internasional. Konferensi tersebut dihelat di Gold Coast, Australia pada tanggal 18 sampai 19 April 2016.
Menurut Trikora Harjo penilaian yang didapat oleh Bandara Ngurah Rai pada tahun 2015 ini adalah 60,7. Nilai tersebut telah meningkat dari tahun 2012 yang mana hanya memperoleh nilai sebesar 2,95.
Seperti yang sudah dikatakan di awal, bandara Ngurah Rai berhasil membawa pulang piala sebagai bandara terbaik ketiga se-Asia Pasifik. Posisi pertama berhasil diduduki oleh Bandara Internasional Gimpo di Seoul, Korea Selatan. Sedangkan untuk posisi runner up berhasil disabet oleh Bandara Internasional Wuhan Tianhe, Tiongkok.
Nilai tersebut adalah hasil survei yang dilakukan oleh Airport Council Internasional (ACI) terhadap 550 ribu responden. Responden tersebut didapat dari 320 bandara internasional yang tersebar di 80 negara.
Kategori penilaian meliputi akses menuju bandara, fasilitas untuk lapor diri, kelengkapan dan kebersihan toilet, keamanan bendara. Selain itu, fasilitas penunjang lainnya seperti ketersediaan toko penjual makanan dan minuman juga masuk dalam kategori penilaian. Penlaian ini dihelat di Asia Pasifik, Amerika, dan Afrika. (Ifan Andri Prastya/jp)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda