Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  2. Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

  3. Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  1. Beranda
  2. Wisata
  3. Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

F
Penulis: Fitrotul Mufiddah | Mahasiswa KPI, Universitas Hasyim Asy'ari
23 Oktober 2026, 11.13 WITA Editor: Rina Maharani
4 menit baca
Pesona Malam Jalan Tunjungan

SURABAYA, JurnalPost.com - Jalan Tunjungan menjadi salah satu destinasi wisata malam yang menarik perhatian masyarakat Surabaya maupun wisatawan dari luar daerah. Gemerlap lampu hias berbentuk daun yang menggantung di sepanjang jalan, lalu lalang kendaraan, serta keramaian anak muda yang menikmati suasana malam menciptakan daya tarik tersendiri di kawasan bersejarah tersebut.

Ketika malam tiba, kawasan ini berubah menjadi ruang berkumpul yang dipenuhi pengunjung. Sebagian memilih bersantai di bangku pedestrian, berjalan kaki menikmati suasana kota, hingga berburu kuliner yang dijajakan para pedagang di sekitar kawasan.

IKLAN

Jalan Tunjungan kini tidak hanya berfungsi sebagai salah satu jalur utama di pusat Kota Surabaya. Melalui penataan yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya, kawasan tersebut berkembang menjadi ruang publik yang memadukan nilai sejarah, fasilitas perkotaan, aktivitas wisata, dan peluang usaha bagi masyarakat.

Tim Pengabdian Masyarakat
Baca Juga

UPN Veteran Jatim Bekali UMKM Manggarsari dengan Digitalisasi Keuangan

Salah satu daya tarik Jalan Tunjungan adalah lokasinya yang berdekatan dengan Hotel Majapahit, bangunan bersejarah yang menjadi saksi peristiwa penyobekan bendera Belanda pada 19 September 1945.

Peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan rakyat Surabaya. Keberadaan Hotel Majapahit sekaligus menambah nilai historis kawasan Tunjungan yang hingga kini tetap menjadi salah satu ikon Kota Pahlawan.

Pengunjung dapat menikmati wisata sejarah di sekitar Hotel Majapahit pada sore hari, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan santai, menikmati kuliner, atau sekadar menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga di Jalan Tunjungan saat malam tiba.

Keramaian Wisatawan Membawa Peluang bagi Pelaku UMKM

Pesona Budaya Flores
Baca Juga

Sanggar Tari HIMFLOR Kenalkan Budaya Flores Lewat Tari Nong Mari Nong di GAPURA Fest Undiksha 2026

Ramainya aktivitas wisata malam di Jalan Tunjungan turut memberikan peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai pedagang memanfaatkan keramaian pengunjung untuk menawarkan produk mereka.

Mulai dari kopi keliling, makanan seperti sate dan gulai, hingga aneka aksesori, bunga segar, kerajinan tangan, serta produk fesyen lokal dapat dijumpai di sekitar kawasan tersebut.

Salah seorang pedagang aksesori bernama Nanda, yang telah berjualan di kawasan Tunjungan selama kurang lebih dua tahun, mengaku merasakan perubahan suasana setelah kawasan tersebut semakin tertata dan ramai dikunjungi masyarakat.

IKLAN
“Sekarang jauh lebih rame dan tertib, Mbak. Kalau dulu sepi. Sekarang semenjak ada lampu-lampu dan tempat duduk ini, anak-anak muda betah nongkrong,” ujar Nanda.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pedestrian dan penerangan yang menarik membuat pengunjung semakin nyaman menghabiskan waktu di Jalan Tunjungan, terutama pada akhir pekan.

Di Tengah Tren Childfree
Baca Juga

Di Tengah Tren Childfree, Tim JAGA KRAMA PKM-RSH Undiksha Ungkap Kesiapan Pengasuhan Anak Generasi Z Bali

Hal serupa disampaikan Fia, salah seorang penjual bunga segar atau fresh flower di kawasan tersebut. Ia mengaku terbantu dengan ramainya pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan.

“Enak, Kak, di sini. Pembelinya campur, ada turis yang habis dari Hotel Majapahit, ada pekerja kantoran juga. Kita dikasih tempat, cuma harus jaga kebersihan dan tidak boleh pakai tenda permanen,” jelas Fia.

Bagi para pedagang, keberadaan kawasan wisata yang ramai tidak hanya membuka kesempatan meningkatkan penjualan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung dari berbagai daerah.

Penataan Parkir untuk Menjaga Kenyamanan Pengunjung

Selain menghadirkan fasilitas pedestrian, penataan kawasan Jalan Tunjungan juga mencakup pengaturan lalu lintas dan parkir kendaraan.

Di sepanjang sisi jalan yang diberlakukan larangan parkir, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak diperbolehkan berhenti atau memarkirkan kendaraan sembarangan di bahu jalan.

Aturan tersebut bertujuan menjaga ketertiban kawasan, mengurangi hambatan arus lalu lintas, serta memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki yang ingin menikmati suasana wisata malam.

Dengan kondisi jalan yang lebih tertata, pengunjung dapat menikmati deretan bangunan bersejarah, cahaya lampu kota, dan aktivitas perdagangan yang menjadi bagian dari kehidupan malam di pusat Surabaya.

Keberadaan Jalan Tunjungan memperlihatkan bagaimana kawasan bersejarah dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat tanpa kehilangan identitasnya.

Perpaduan antara sejarah, wisata kuliner, aktivitas anak muda, dan geliat UMKM menjadikan Jalan Tunjungan lebih dari sekadar jalan di tengah kota. Kawasan ini telah menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus salah satu wajah pariwisata malam Surabaya.

Di tengah perkembangan Kota Pahlawan yang semakin modern, Jalan Tunjungan tetap mempertahankan pesonanya sebagai tempat untuk menikmati suasana perkotaan, mengenal sejarah, serta merasakan kehidupan masyarakat Surabaya dari dekat.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/pesona-jalan-tunjungan-di-malam-hari-ikon-wisata-surabaya-yang-selalu-ramai-pengunjung/98313/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 02 November 2026, 11.22 WITA

  • #Hotel Majapahit
  • #Jalan Tunjungan
  • #Kota Pahlawan
  • #UMKM Surabaya
  • #kuliner Surabaya
  • #wisata Surabaya
  • #wisata malam

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pulau Lusi Sidoarjo Dikembangkan Jadi Wisata Edukatif Berbasis Pengalaman

Ferdinand Hamdan Soroti Potensi Keindahan Alam Sumba yang Dapat Dikenal Lebih Luas Lagi

Tiga Destinasi Wisata di TN Bantimurung-Bulusaraung Tutup Sementara Mulai 11 Januari 2026

Tosari dan Kearifan Tengger: Menyulam Pariwisata Berkelanjutan dari Budaya Lokal

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

KM Tilongkabila dan Masyarakat Pelabuhan: Kisah Perjalanan, Perjuangan Hidup, dan Harapan di Setiap Dermaga

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Pilihan Editor

  1. 1 Mengurangi Risiko Penggunaan Plastik Kresek Hitam pada Pedagang Kuliner Lokal
  2. 2

    Mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang Edukasi Warga Desa Sangiang tentang Bahaya Penipuan Digital dan Perlindungan Data Pribadi

  3. 3

    Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

  4. 4

    Keamanan Pangan pada Jajanan Kaki Lima: Tantangan Higiene dan Sanitasi dalam Pengolahan Makanan

  5. 5

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.