Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dari Parlemen ke Panggung Global, Nurhayati Assegaf Dorong Partisipasi Politik Perempuan

Dari Parlemen ke Panggung Global, Nurhayati Assegaf Dorong Partisipasi Politik Perempuan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
24 September 2025, 20.25 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Nurhayati Assegaf
Dr. Nurhayati Ali Assegaf, Presiden Nuraa Women’s Institute yang mendorong partisipasi perempuan dalam dunia politik. (Dok. Istimewa)

Jakarta, JurnalPost.com – Setelah lama tak terdengar kabar, mantan anggota DPR RI Dr. Nurhayati Ali Assegaf sekarang tengah sibuk dengan kegiatan pemberdayaan dan pendidikan perempuan di kancah internasional. Perempuan yang pernah mendapat julukan perempuan berpengaruh ke tiga di Indonesia, sekarang aktif sebagai Presiden Nuraa Women’s Institute yang mendorong partisipasi perempuan dalam dunia politik.

Dalam wawancara eksklusif dengan awak media pada Rabu (24/9/2025), Nurhayati yang pernah menjadi anggota DPR RI selama 3 periode mengaku saat sekarang tidak memiliki ketertarikan untuk terjun kembali ke politik. “Passion saya saat ini melahirkan pemimpin-pemimpin perempuan yang mengusung value yang dianut Nuraa Women’s Institute. Saya lebih senang berkontribusi dengan melahirkan banyak pemimpin. Itu kepuasan saya daripada berbicara tentang diri saya sendiri,” ujarnya.

IKLAN

Mantan ketua Fraksi Partai Demokrat DPR 2009-2014 tersebut mengatakan saat sekarang Indonesia banyak membutuhkan pemimpin perempuan. Gunanya, untuk meneduhkan dunia politik Indonesia yang tengah banyak disorot masyarakat.

Survei
Baca Juga

Ketika Survei Menjadi Tameng Kebijakan Bagi Eksistensi Politik

“Perempuan dan laki-laki secara kodrat berbeda, itu sebabnya harus complementary each other, bukan compete. Perempuan harus smart dan cerdas memanfaatkan waktu dan prioritas. Saat ini posisi perempuan seperti piramida, banyak yang di bawah dan hanya sedikit yang ada di atas. Ini yang tengah kami fokuskan,” jelasnya.

Nurhayati juga mengatakan hingga saat sekarang Nuraa Women’s Institute yang dipimpinnya banyak mencetak pemimpin perempuan. “Di institusi kami, para peserta yang telah menjadi alumni program masih terus berhubungan dengan kami. Ini karena mentoring skills yang berkelanjutan,” ujarnya.

IKLAN

Perempuan yang pernah menjabat sebagai WPL Global Ambassador for Sustainable Development Goals (SDGs) tersebut menyayangkan program leadership yang digelar Nuraa Women’s Institute dalam bahasa Indonesia pesertanya tidak banyak, namun program leadership berbahasa Inggris justru peminatnya membludak dari berbagai negara. Hal tersebut tidak mengherankan, mengingat jajaran board institusinya banyak diisi oleh expert dari berbagai negara.

Nurhayati mengaku mengagumi Ani Yudhoyono, “Beliau tetap menempatkan diri sebagai ibu rumah tangga. Bahkan mulai dari kopi dan pakaian pak SBY, Ibu Ani yang langsung turun tangan,” kenangnya.

Kifah Bey
Baca Juga

Kritik Narasi Ketua Parpol Harus Tauke, GP PARMUSI: Konotasi Negatif bagi Dunia Politik

Lebih lanjut Nurhayati menuturkan bahwa semasa menjabat sebagai Presiden, SBY mengalami berbagai tantangan, namun Ani Yudhoyono tidak putus-putus melafalkan Asmaul Husna. Di mata Nurhayati, presiden ke-6 SBY merupakan sosok yang baik, cerdas dan berhati lembut.

“Dalam mengambil keputusan, SBY selalu berhitung dengan matang, dan melihat dari berbagai perspektif. Karena menurut saya, ada nilai-nilaiyang harus dijaga,” jelasnya.

Nurhayati menyarankan pada perempuan yang berencana terjun ke politik agar jangan langsung terima tawaran. Lihat platform dan rekam jejak partai politik di parlemen. Menurutnya, sebelum terjun, perempuan harus mempersiapkan diri dengan matang dan melakukan peningkatan kapasitas pribadi, karena akan menjadi bekal yang berharga. (Muhammad Fadhli)

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/dari-parlemen-ke-panggung-global-nurhayati-assegaf-dorong-partisipasi-politik-perempuan/86079/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.24 WITA

  • #Dunia Politik
  • #Nurhayati Assegaf
  • #Politik Perempuan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Pilihan Editor

  1. 1 Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya
  2. 2

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  3. 3

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  4. 4

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  5. 5

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.