Jurnalpost - Dalam mendukung terpenuhinya target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2019, Flores, Toraja, Wakatobi dan Tanjung Puting hadir di pameran pariwisata terbesar, ITB (Internationale Tourismus-Börse) Berlin, Jerman pada 8-12 Maret 2017. Indonesia aktif mengikuti bursa pasar pariwisata internasional setaraf ITB Berlin yang diikuti oleh tak kurang dari 10.000 peserta dari 180 negara, 168.000 pengunjung, serta 600 top buyer potensial dari 5 benua. Gencarnya promosi wisata di kancah internasional ini diharapkan dapat mendukung peningkatan jumlah wisatawan ke destinasi.
Data yang dirilis oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menunjukkan bahwa hingga penghujung tahun 2016, 12.023.971 wisman telah berkunjung dan mencatatkan peningkatan sebesar 15,54% dibanding tahun sebelumnya. Diyakini investasi pariwisata di Indonesia akan berdampak positif dalam mempengaruhi secara langsung peningkatan pendapatan ekspor, penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha serta infrastruktur.
Girda Safitri, Manajer Pemasaran Flores Destination Management Organization (DMO), menyebutkan, “Tahun ini Flores DMO berkesempatan tampil secara eksklusif selama 1 jam di stan New 7 Wonders. Semoga peluang berbagi informasi ini dapat membantu meningkatkan kunjungan wisman serta semakin banyak lagi operator tur Eropa yang tersambung dengan operator tur lokal di Flores.” Exit Survey yang dilaksanakan pada tahun 2014 di Flores, Toraja, Wakatobi dan Tanjung Puting mencatat 70% lebih wisman belum menggunakan jasa operator tur dalam mengorganisir liburan, serta kurang dari 5% mendapat informasi yang memadai tentang daerah tujuan wisata. Rata-rata wisman hanya mengandalkan buku panduan umum serta Internet atau rekomendasi dari kerabat.
Ketersediaan informasi serta akses ke operator tur lokal di destinasi terungkap sebagai rekomendasi utama dalam mengembangkan potensi pariwisata. Yohan Tangke Salu dari Komisi Pemasaran Toraja DMO membenarkan bahwa banyak wisman Eropa memutuskan berwisata ke Toraja berdasarkan informasi yang didapat dari business listings, brosur dan presentasi yang diberikan saat ITB Berlin 2016 lalu. “Pasar Eropa masih menempatkan Toraja sebagai 10 destinasi wajib kunjung di Indonesia.
Informasi terbaru mengenai penerbangan langsung 6 kali seminggu dari Makassar, serta berbagai festival budaya dan event yang digagas di Toraja, diharapkan mendongkrak jumlah kunjungan wisman,” imbuhnya. Destinasi Flores, Toraja, Wakatobi dan Tanjung Puting dapat memanfaatkan ITB Berlin untuk menjangkau pasar yang lebih luas serta menambah peluang berjejaring dalam pasar dunia untuk mendukung pencapaian devisa dari sektor pariwisata sebesar 240 trilyun di tahun 2019. Guntur dari Forum Tata Kelola Pariwisata (FTKP) Wakatobi menambahkan, “Melalui pertemuan B2B dan B2C di ITB Berlin, Wakatobi akan membuka pasar mancanegara yang lebih luas.”
Keempat destinasi dampingan Swisscontact WISATA ini akan bergabung di bawah koordinasi Kementerian Pariwisata bersama-sama dengan para seller Indonesia di stan Wonderful Indonesia, Hall 26A booth #120.
Tentang Flores DMO, Toraja DMO, FTKP Wakatobi, dan FTKP Tanjung Puting Kehadiran Flores, Toraja, Wakatobi dan Tanjung Puting di ITB Berlin 2017 ini diwakili oleh organisasi tata kelola kepariwisataan masing-masing destinasi yaitu Flores DMO, Toraja DMO, FTKP Wakatobi, dan FTKP Tanjung Puting.
Destination Management Organization (DMO) adalah program yang digagas oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pada tahun 2010 yang berfungsi sebagai payung kepariwisataan regional di masing-masing destinasi. Tugas dari DMO antara lain adalah melakukan perencanaan, koordinasi, implementasi dan fungsi pengawasan terhadap manajemen pariwisata di setiap destinasi.
Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi: - Flores DMO: media@florestourism.com/ www.florestourism.com - Toraja DMO: media@visittoraja.com/ www.visittoraja.com - FTKP Wakatobi: media@wakatobitourism.com / www.wakatobitourism.com - FTKP Tanjung Puting: media@visittanjungputing.com / www.visittanjungputing.com
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda